{"id":137795,"date":"2026-10-26T21:09:07","date_gmt":"2026-10-26T14:09:07","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/26\/hadapi-penuaan-penduduk-singapura-naikkan-usia-pensiun-dan-tambah-insentif\/"},"modified":"2026-10-26T21:09:07","modified_gmt":"2026-10-26T14:09:07","slug":"hadapi-penuaan-penduduk-singapura-naikkan-usia-pensiun-dan-tambah-insentif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/26\/hadapi-penuaan-penduduk-singapura-naikkan-usia-pensiun-dan-tambah-insentif\/","title":{"rendered":"Hadapi Penuaan Penduduk, Singapura Naikkan Usia Pensiun dan Tambah Insentif"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Pemerintah Singapura mempercepat kenaikan usia pensiun menjadi 65 tahun dan usia wajib mempekerjakan kembali pekerja senior yang memenuhi syarat menjadi 70 tahun mulai 2029. Kebijakan ini dimajukan setahun dari target sebelumnya pada 2030 untuk mempertahankan pekerja berusia lanjut di tengah penuaan populasi dan perlambatan pertumbuhan angkatan kerja.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Saat ini, usia pensiun resmi di Singapura adalah 64 tahun, sedangkan usia\u00a0<em>re-employment<\/em>\u00a0atau penempatan kerja kembali mencapai 69 tahun. Perubahan tersebut berarti perusahaan tidak boleh memberhentikan pekerja hanya karena faktor usia sebelum mereka mencapai 65 tahun dan harus menawarkan pekerjaan kembali kepada pekerja yang memenuhi persyaratan hingga berusia 70 tahun.<\/p>\n<p>Langkah tersebut diumumkan pada Senin (26\/10\/2026) melalui rekomendasi Tripartite Workgroup on Senior Employment yang diterima sepenuhnya oleh pemerintah. Kementerian Tenaga Kerja Singapura (<em>Ministry of Manpower<\/em>\/MOM), National Trades Union Congress (NTUC), dan Singapore National Employers Federation (SNEF) menyatakan kebijakan itu akan memberikan kepastian lebih besar bagi pekerja senior yang ingin melanjutkan karier.<\/p>\n<p>Menteri Negara untuk Tenaga Kerja Dinesh Vasu Dash mengatakan, perubahan tersebut mengirimkan sinyal bahwa pekerja senior yang ingin bekerja lebih lama akan memiliki kesempatan untuk melakukannya.<\/p>\n<p>\u201cIni mengirimkan sinyal yang jelas bahwa pekerja senior yang ingin terus bekerja lebih lama akan memiliki kesempatan untuk melakukannya,\u201d kata Dinesh.<\/p>\n<p>Pemerintah juga akan memperluas dukungan bagi perusahaan yang mempekerjakan kembali pekerja senior, meningkatkan bantuan bagi pekerja senior berupah rendah, serta memperbesar bantuan keuangan bagi pekerja yang tidak mendapatkan penempatan kerja kembali. Rincian implementasi berbagai rekomendasi tersebut dijadwalkan diumumkan pada paruh pertama 2027.<\/p>\n<p>Pekerja Senior Capai 40% Angkatan Kerja<\/p>\n<p>Kebijakan tersebut merespons perubahan struktur demografi Singapura. Pekerja berusia 50 tahun ke atas menyumbang sekitar 40% dari total angkatan kerja pada 2025, meningkat dibandingkan sekitar 34% pada 2015.<\/p>\n<p>Tripartite Workgroup on Senior Employment memperkirakan penuaan populasi akan semakin meningkatkan proporsi pekerja senior. Pada 2030, satu dari empat warga Singapura diproyeksikan berusia 65 tahun ke atas.<\/p>\n<p>Laporan kelompok kerja tersebut juga mencatat tingkat partisipasi angkatan kerja menurun tajam pada penduduk berusia akhir 50-an dan kelompok yang lebih tua. Tanggung jawab merawat anggota keluarga menjadi alasan utama pekerja berusia 50-an tidak bekerja atau tidak mencari pekerjaan. Sementara itu, pengaturan kerja fleksibel dinilai sebagai langkah yang paling berpotensi mempertahankan mereka di dunia kerja.<\/p>\n<p>Wakil Sekretaris Jenderal NTUC Desmond Tan mengatakan pekerja senior perlu memiliki pilihan nyata untuk melanjutkan kontribusi, mulai dari pekerjaan penuh waktu hingga pengaturan kerja fleksibel. Mereka juga membutuhkan akses yang adil terhadap pelatihan dan kesempatan kerja.<\/p>\n<p>Wakil Presiden SNEF Tan Hwee Bin menilai investasi terhadap pekerja senior semakin menjadi kebutuhan bisnis di tengah ketatnya pasar tenaga kerja dan melambatnya pertumbuhan angkatan kerja.<\/p>\n<p>\u201cDengan mendesain ulang pekerjaan dan menawarkan pengaturan yang lebih fleksibel, perusahaan dapat mempertahankan pengalaman berharga dan membangun tim lintas generasi yang lebih tangguh,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h2>Insentif Baru bagi Perusahaan<\/h2>\n<p>Salah satu kebijakan utama yang disiapkan adalah program Flexi-Load untuk membantu perusahaan menciptakan dan memperluas pekerjaan dengan beban kerja fleksibel, termasuk pekerjaan paruh waktu dan\u00a0<em>fractional work<\/em>.<\/p>\n<p>Program baru tersebut akan menggantikan Part-time Re-employment Grant yang berakhir setelah 2027. Skema lama memberikan hibah S$2.500 untuk setiap pekerja senior warga Singapura yang ditawari penempatan kerja paruh waktu, pengaturan kerja fleksibel lainnya, serta perencanaan karier terstruktur, dengan batas maksimal S$125.000 per perusahaan.<\/p>\n<p>Sejak 2020, program tersebut telah mendukung sekitar 68.500 pekerja senior dan 7.800 perusahaan. Flexi-Load akan memperluas cakupan penerima manfaat kepada pekerja berusia 50 tahun ke atas. Perusahaan juga harus menunjukkan hasil nyata berupa terciptanya tambahan posisi kerja dengan beban kerja fleksibel.<\/p>\n<p>Selain itu, pemerintah akan memperkenalkan Re-employment Credit mulai 2028 untuk membantu menanggung biaya bisnis perusahaan yang mempertahankan pekerja senior. Program ini menggantikan Senior Employment Credit, yang saat ini memberikan subsidi upah hingga 7% bagi perusahaan yang mempekerjakan warga Singapura berusia 60 tahun ke atas dengan penghasilan kurang dari S$4.000 per bulan.<\/p>\n<p>Batas upah untuk skema kredit baru tersebut akan dinaikkan untuk menyesuaikan pertumbuhan upah. Pemerintah juga berencana memperkuat Workfare Income Supplement bagi pekerja berupah rendah melalui bantuan tunai dan kontribusi Central Provident Fund (CPF), serta memperbarui Progressive Wage Credit Scheme yang membantu perusahaan membiayai kenaikan upah pekerja.<\/p>\n<h2>Keringanan Pajak dan Bantuan bagi Pekerja<\/h2>\n<p>Pemerintah Singapura juga akan meningkatkan Earned Income Relief bagi pekerja yang tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun dan usia penempatan kerja kembali. Saat ini, pekerja berusia 55 tahun ke atas dapat mengklaim keringanan pajak hingga S$8.000, bergantung pada usia.<\/p>\n<p>Bagi pekerja yang tidak mendapatkan tawaran penempatan kerja kembali, pemerintah akan menaikkan besaran rekomendasi Employment Assistance Payment. Bantuan satu kali ini diberikan untuk membantu pekerja mencari pekerjaan lain. Saat ini, nilainya setara dengan 3,5 bulan gaji, dengan batas minimum S$6.250 dan maksimum S$14.750.<\/p>\n<p>Pemerintah juga akan membentuk kantor program untuk memperpanjang keberlanjutan karier di bawah Skills and Workforce Development Agency. Lembaga ini akan membantu pekerja merencanakan transisi karier dan keterampilan, sekaligus mendukung perusahaan menerapkan perencanaan karier serta pengaturan beban kerja fleksibel.<\/p>\n<p>Dinesh menegaskan, kebijakan ketenagakerjaan senior tidak semestinya hanya memperpanjang masa kerja pada pekerjaan yang sama. Menurut dia, pekerja senior perlu memiliki pilihan karier yang bermakna sekaligus dapat mendukung keberhasilan bisnis.<\/p>\n<p>Dalam pembahasan mengenai keseimbangan kesempatan kerja bagi pekerja senior dan lulusan baru, Dinesh mengatakan kedua kelompok tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai pesaing untuk pekerjaan yang sama. Pekerja senior, menurut dia, dapat berperan sebagai mentor bagi karyawan junior dan membantu perusahaan menyiapkan suksesi kepemimpinan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pemerintah kini tengah mengkaji cara memperkuat skema pendampingan tersebut agar pengalaman pekerja senior dapat dimanfaatkan sekaligus membuka ruang pengembangan bagi tenaga kerja muda.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643590\/hadapi-penuaan-penduduk-singapura-naikkan-usia-pensiun-dan-tambah-insentif\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Pemerintah Singapura mempercepat kenaikan usia pensiun menjadi 65 tahun dan usia wajib mempekerjakan kembali pekerja senior yang memenuhi syarat menjadi 70 tahun mulai 2029. Kebijakan ini dimajukan setahun dari target sebelumnya pada 2030 untuk mempertahankan pekerja berusia lanjut di tengah penuaan populasi dan perlambatan pertumbuhan angkatan kerja. Saat ini, usia pensiun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":137796,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-137795","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/137795","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=137795"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/137795\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/137796"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=137795"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=137795"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=137795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}