{"id":137517,"date":"2026-10-26T12:49:10","date_gmt":"2026-10-26T05:49:10","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/26\/fadel-jadi-bos-komisaris-surge-bidik-internet-rp100-ribu\/"},"modified":"2026-10-26T12:49:10","modified_gmt":"2026-10-26T05:49:10","slug":"fadel-jadi-bos-komisaris-surge-bidik-internet-rp100-ribu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/26\/fadel-jadi-bos-komisaris-surge-bidik-internet-rp100-ribu\/","title":{"rendered":"Fadel Jadi Bos Komisaris SURGE, Bidik Internet Rp100 Ribu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Komisaris Utama baru PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), Fadel Muhammad Al-Haddar, mengungkapkan rencana ekspansi layanan internet murah dengan tarif Rp100.000 per rumah hingga ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Fadel yang menggantikan Hashim Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama perseroan sejak 21 Oktober 2026 itu menargetkan perluasan jaringan internet ke Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.<\/p>\n<p>Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan akses internet terjangkau sekaligus memperluas pasar layanan telekomunikasi di Indonesia.<\/p>\n<p>Fadel mengatakan perusahaan memiliki solusi teknologi untuk menghadirkan layanan internet dengan harga yang lebih rendah dibandingkan sejumlah layanan konvensional.<\/p>\n<p>Teknologi yang digunakan adalah Fixed Wireless Access (FWA), yakni sistem penyediaan akses internet melalui jaringan nirkabel berbasis frekuensi radio.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi, perusahaan ini ada solusi untuk membuat internet murah. Kita menjual internet Rp100 ribu per rumah. Nah, jadi teknologi yang kita gunakan adalah pakai FWA, pakai frekuensi. Jadi, sangat bagus sekali. Karena murah, maka permintaan pasarnya besar sekali,&#8221; ujar Fadel saat dikonfirmasi, Minggu (25\/10\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Fadel, pengembangan layanan tersebut tidak terlepas dari keterlibatannya bersama Hashim dalam membangun perusahaan selama beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<p>Ia menyebut tingginya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas menjadi salah satu alasan perusahaan memperluas jangkauan layanan.<\/p>\n<p>&#8220;Saya bersama-sama Pak Hashim, membangun perusahaan ini beberapa tahun lalu, kurang lebih 3 tahun lalu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Seiring pertumbuhan bisnis, perseroan mulai mengarahkan pengembangan infrastruktur ke wilayah-wilayah yang belum memperoleh akses internet dengan harga terjangkau.<\/p>\n<p>Fadel menjelaskan bahwa penggelaran jaringan kabel untuk mendukung ekspansi tersebut tengah dilakukan, termasuk menuju kawasan Indonesia bagian timur.<\/p>\n<p>&#8220;Kita mau kembangkan lagi untuk internet murah ini di daerah-daerah. Kita pengin di Sulawesi, Kalimantan, sampai ke Papua, sedang kita gelar kabel sekarang,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia menilai perluasan layanan menjadi langkah penting untuk meningkatkan penetrasi internet rumah tangga, terutama bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kendala biaya berlangganan.<\/p>\n<p>Fadel menyebut harga layanan internet masih menjadi salah satu hambatan utama dalam memperluas konektivitas digital di Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Kita jual Rp100 ribu per rumah. Nah, jadi dengan harapan ini bisa menaikkan penetrasi internet yang selama ini dikritik oleh dunia bahwa Indonesia paling rendah, bukan karena apa-apa, karena memang daya beli kita untuk internet ini tidak ada, terlalu mahal jualnya,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Dalam pengembangan bisnis ke depan, Fadel menyampaikan bahwa perusahaan menyiapkan tiga arah utama untuk memperkuat layanan dan ekosistem digital.<\/p>\n<p>Salah satu prioritasnya adalah ekspansi infrastruktur telekomunikasi ke berbagai pulau melalui pembangunan jaringan, termasuk penggelaran kabel laut.<\/p>\n<p>Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar layanan internet murah tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.<\/p>\n<p>&#8220;Yang pertama, kita mau menyebar ke beberapa daerah di samping di Jawa, kita berusaha di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, sampai ke Papua dengan menggelar kabel laut, dan kita sudah siapkan,&#8221; jelas Fadel.<\/p>\n<p>Selain memperluas jaringan, perusahaan juga berencana mengembangkan bisnis konten digital untuk meningkatkan pemanfaatan layanan internet oleh pelanggan.<\/p>\n<p>Fadel melihat adanya peluang pada industri hiburan berbasis digital, termasuk tayangan film pendek yang berkembang pesat di sejumlah negara.<\/p>\n<p>&#8220;Yang kedua, kita akan meningkatkan konten. Jadi, internet itu orang beli, nah, pakai ini, nonton film pendek, nonton film seperti di China, ada kontennya, maka kita mengambil alih,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Pengembangan konten tersebut diharapkan dapat menjadi pelengkap layanan konektivitas yang disediakan perusahaan.<\/p>\n<p>Fadel juga mengaitkan rencana penyediaan internet murah dengan kebutuhan masyarakat terhadap akses digital yang semakin meningkat.<\/p>\n<p>Menurutnya, internet kini telah menjadi kebutuhan penting yang mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari pendidikan hingga layanan publik.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau Pak Prabowo mengatakan, kebutuhan internet ini kata Presiden, sudah seperti kebutuhan sembako. Sudah kebutuhan sembako. Kalau internetnya tidak ada, ya repot,&#8221; kata Fadel.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan pemanfaatan jaringan berkecepatan tinggi untuk mendukung berbagai layanan jarak jauh, termasuk aktivitas di bidang kesehatan.<\/p>\n<p>Namun, pengembangan layanan internet berharga terjangkau tetap perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas jaringan agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.<\/p>\n<p>Terkait hal tersebut, Fadel mengklaim kualitas layanan yang dikembangkan perusahaan telah menjalani pengujian oleh lembaga independen.<\/p>\n<p>&#8220;Kualitasnya kita ada diuji oleh suatu institusi untuk menghitung kualitas, kualitas daripada internet ini. Mereka mengatakan kita punya ini sudah bagus, sama dengan Indi, ya,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, Fadel tidak merinci nama lembaga penguji, parameter penilaian, maupun hasil pengujian teknis yang dimaksud.<\/p>\n<p>Di sisi lain, ia menyoroti kondisi penetrasi internet Indonesia yang menurutnya masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Fadel menyebut Singapura, Malaysia, dan Filipina sebagai negara yang memiliki tingkat penetrasi internet lebih tinggi.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau bilang internet, penetrasi internet itu di Asia, ASEAN ini yang tertinggi Singapura, yang kedua Malaysia, Filipina, kita di bawah itu. Kita masih sama dengan Laos, Kamboja, karena apa? Karena mahal, bukan karena anak-anak, karena mahal saja,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut menjadi dasar pandangannya bahwa tarif layanan merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan pelanggan internet rumah tangga.<\/p>\n<p>Fadel memperkirakan terdapat sekitar 90 juta rumah di Indonesia yang berpotensi menjadi pasar layanan internet.<\/p>\n<p>Dari jumlah tersebut, ia menyebut baru sekitar 16 juta rumah yang telah memperoleh layanan internet.<\/p>\n<p>&#8220;Target kita rumah, semua rumah di Indonesia ini ada 90 juta rumah. 90 juta rumah. Sekarang baru terisi sekitar 16 juta rumah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642552\/surge-wifi-ganti-nahkoda-fadel-muhammad-pimpin-komisaris-gantikan-hashim\">Surge (WIFI) Ganti Nahkoda, Fadel Muhammad Pimpin Komisaris Gantikan Hashim<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642107\/hashim-jual-saham-wifi-rp406-triliun-pemegang-baru-kuasai-2667\">Hashim Jual Saham WIFI Rp4,06 Triliun, Pemegang Baru Kuasai 26,67%<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan angka yang disampaikan Fadel, terdapat selisih sekitar 74 juta rumah yang berpotensi menjadi pasar layanan internet rumah tangga.<\/p>\n<p>Namun, angka tersebut merupakan estimasi yang dikemukakan Fadel dan belum disertai penjelasan mengenai metode penghitungan maupun periode datanya.<\/p>\n<p>Selain memperluas jangkauan pelanggan, perusahaan juga ingin mendorong penggunaan internet untuk kebutuhan pendidikan dan hiburan keluarga.<\/p>\n<p>Fadel mengatakan akses internet di rumah dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh dan kegiatan pendidikan mandiri.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Kita utamakan ada 3, yaitu pertama pendidikan, hiburan, dan kita mau ada home education (pendidikan rumah) yang mereka bisa belajar di rumah dengan internet ini,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643410\/fadel-jadi-bos-komisaris-surge-bidik-internet-rp100-ribu\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Komisaris Utama baru PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), Fadel Muhammad Al-Haddar, mengungkapkan rencana ekspansi layanan internet murah dengan tarif Rp100.000 per rumah hingga ke berbagai wilayah di luar Pulau Jawa. Fadel yang menggantikan Hashim Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama perseroan sejak 21 Oktober 2026 itu menargetkan perluasan jaringan internet ke Sumatra, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":137518,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-137517","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/137517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=137517"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/137517\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/137518"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=137517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=137517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=137517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}