{"id":136378,"date":"2026-10-24T20:13:04","date_gmt":"2026-10-24T13:13:04","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/24\/mengapa-sikap-jokowi-terhadap-prabowo-dinilai-berubah-pengamat-ungkap-dua-faktor\/"},"modified":"2026-10-24T20:13:04","modified_gmt":"2026-10-24T13:13:04","slug":"mengapa-sikap-jokowi-terhadap-prabowo-dinilai-berubah-pengamat-ungkap-dua-faktor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/24\/mengapa-sikap-jokowi-terhadap-prabowo-dinilai-berubah-pengamat-ungkap-dua-faktor\/","title":{"rendered":"Mengapa Sikap Jokowi terhadap Prabowo Dinilai Berubah? Pengamat Ungkap Dua Faktor"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Dugaan perubahan sikap Joko Widodo terhadap Presiden Prabowo Subianto dinilai berkaitan dengan dua persoalan, yakni kemungkinan berkurangnya keterlibatan Jokowi dalam keputusan politik besar dan polemik ijazah yang kini turut menyeret putranya, Gibran Rakabuming Raka.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Analisis tersebut disampaikan pengamat komunikasi politik Hendri Satrio yang melihat adanya kemungkinan Jokowi mulai mempertimbangkan strategi politik berbeda.<\/p>\n<p>Hendri, yang akrab disapa Hensa, menegaskan bahwa pembacaannya tidak serta-merta berarti Jokowi sudah memutuskan untuk melawan pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurut dia, Jokowi sejauh ini masih mendukung pemerintahan tersebut, meskipun sejumlah langkahnya belakangan dinilai membuka kemungkinan adanya perhitungan politik lain.<\/p>\n<p>Faktor pertama yang disoroti Hendri adalah dugaan Jokowi merasa tidak lagi dilibatkan dalam pengambilan keputusan politik. Setelah lebih dari satu dekade berada di pusat kekuasaan, perubahan posisi tersebut dinilai dapat mendorong Jokowi mencari ruang politik baru.<\/p>\n<p>\u201cSelama sepuluh tahun lebih, Pak Jokowi selalu berada di pusat keputusan politik. Sekarang, kalau ia merasa tidak lagi diajak bicara soal langkah-langkah besar, wajar kalau Pak Jokowi mulai mencari ruang politiknya sendiri,\u201d kata Hensa, Minggu, 18 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Menurut founder lembaga survei KedaiKOPI itu, politisi yang merasa ditinggalkan biasanya memiliki dua pilihan, yakni menerima keadaan atau membangun panggung baru. Ia menilai Jokowi cenderung memilih opsi kedua, dengan PSI sebagai salah satu kendaraan politik yang dianggap paling dekat.<\/p>\n<p>Faktor kedua berkaitan dengan polemik ijazah Jokowi yang kemudian meluas ke ijazah SMA Gibran. Persoalan tersebut menjadi sorotan setelah menyentuh putra Jokowi yang kini menjabat sebagai wakil presiden dan perkaranya sampai disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK).<\/p>\n<p>Hendri menilai, meluasnya polemik itu dapat membuat Jokowi merasa perlu mengambil sikap lebih tegas. Ia berpendapat, situasinya berbeda ketika persoalan hanya menyangkut diri sendiri dibandingkan saat isu tersebut turut menyeret anggota keluarga yang memegang jabatan publik.<\/p>\n<p>\u201cIsu ijazah ini sudah bukan lagi soal pribadi Pak Jokowi. Begitu merembet ke anaknya, apalagi anaknya kini menjabat wakil presiden, wajar kalau Pak Jokowi merasa harus pasang badan dan tampil lebih keras,\u201d tutur Hensa.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643143\/kubu-anti-gibran-mengajukan-tawaran-begini-ke-jokowi-gimana-pak-daripada-gini-gini-aja\">Kubu Anti Gibran Mengajukan Tawaran Begini ke Jokowi: &#8216;Gimana Pak? Daripada Gini-Gini Aja?&#8217;<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menambahkan, tekanan yang berlangsung terus-menerus bisa membuat seseorang berhenti sekadar bertahan dan mulai mengambil inisiatif. Dalam pandangan Hendri, kondisi itu mungkin ikut menjelaskan mengapa sikap Jokowi terhadap Prabowo belakangan dinilai berbeda.<\/p>\n<p>Meski demikian, Hendri mengingatkan bahwa analisis tersebut disusun berdasarkan pengamatan dari luar. Ia tidak mengklaim mengetahui secara pasti apa yang sedang diperhitungkan Jokowi ataupun memastikan bahwa hubungan politik keduanya telah berubah secara mendasar.<\/p>\n<p>\u201cJokowi memang sejauh ini masih mendukung Prabowo-Gibran. Tapi melihat langkahnya sekarang, saya melihat Jokowi mungkin juga sudah mulai mempertimbangkan rencana lain. Dilihat saja apa yang akan ia lakukan bersama PSI nantinya,\u201d pungkas Hensa.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dua faktor tersebut pada akhirnya menjadi dasar analisis Hendri mengenai kemungkinan perubahan strategi politik Jokowi. Namun, tanpa pernyataan langsung dari Jokowi atau bukti keputusan politik baru, dugaan mengenai motif dan arah langkahnya tetap perlu diperlakukan sebagai penilaian pengamat, bukan kepastian.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643217\/mengapa-sikap-jokowi-terhadap-prabowo-dinilai-berubah-pengamat-ungkap-dua-faktor\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Dugaan perubahan sikap Joko Widodo terhadap Presiden Prabowo Subianto dinilai berkaitan dengan dua persoalan, yakni kemungkinan berkurangnya keterlibatan Jokowi dalam keputusan politik besar dan polemik ijazah yang kini turut menyeret putranya, Gibran Rakabuming Raka. Analisis tersebut disampaikan pengamat komunikasi politik Hendri Satrio yang melihat adanya kemungkinan Jokowi mulai mempertimbangkan strategi politik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":80681,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-136378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/136378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=136378"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/136378\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80681"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=136378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=136378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=136378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}