{"id":136036,"date":"2026-10-24T09:08:43","date_gmt":"2026-10-24T02:08:43","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/24\/9-perusahaan-antre-ipo-ada-dari-sektor-energi-keuangan-hingga-kesehatan\/"},"modified":"2026-10-24T09:08:43","modified_gmt":"2026-10-24T02:08:43","slug":"9-perusahaan-antre-ipo-ada-dari-sektor-energi-keuangan-hingga-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/24\/9-perusahaan-antre-ipo-ada-dari-sektor-energi-keuangan-hingga-kesehatan\/","title":{"rendered":"9 Perusahaan Antre IPO, Ada dari Sektor Energi, Keuangan, hingga Kesehatan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak sembilan perusahaan masih berada dalam antrean penawaran umum perdana saham atau <em>initial public offering<\/em> (IPO) hingga 23 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, sektor kesehatan (healthcare) mendominasi dengan empat calon emiten.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Berdasarkan data pipeline BEI per 23 Oktober 2026, empat perusahaan sektor kesehatan tersebut mencakup sekitar 44,4% dari total calon emiten yang tengah mempersiapkan pencatatan saham di bursa.<\/p>\n<p>Selain sektor kesehatan, terdapat masing-masing dua perusahaan dari sektor bahan baku (basic materials) dan energi, serta satu perusahaan dari sektor keuangan (financials).<\/p>\n<p>Dari sisi skala aset, mayoritas perusahaan yang berada dalam antrean IPO merupakan perusahaan dengan aset skala menengah.<\/p>\n<p>BEI mencatat sebanyak lima perusahaan memiliki aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, sedangkan tiga perusahaan memiliki aset di atas Rp250 miliar. Sementara itu, satu perusahaan lainnya memiliki aset di bawah Rp50 miliar.<\/p>\n<p>Klasifikasi tersebut mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53\/POJK.04\/2017.<\/p>\n<p>Di sisi realisasi, sepanjang 2026 hingga 23 Oktober, sebanyak tujuh perusahaan telah mencatatkan saham perdana di BEI dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.<\/p>\n<p>Dengan demikian, jumlah perusahaan yang masih berada dalam pipeline IPO lebih banyak dibandingkan jumlah emiten baru yang telah resmi melantai di bursa sepanjang periode tersebut.<\/p>\n<h2><strong>Pipeline Obligasi Capai 25 Emisi<\/strong><\/h2>\n<p>Selain pasar saham, BEI mencatat aktivitas penghimpunan dana melalui efek bersifat utang dan sukuk (EBUS) masih berlanjut.<\/p>\n<p>Hingga 23 Oktober 2026, sebanyak 149 emisi EBUS dari 66 penerbit telah diterbitkan dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp151,95 triliun.<\/p>\n<p>Sementara itu, masih terdapat 25 emisi dari 16 penerbit EBUS yang berada dalam pipeline penerbitan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643160\/persib-bandung-targetkan-ipo-pada-2027-fokus-benahi-keuangan\">Persib Bandung Targetkan IPO pada 2027, Fokus Benahi Keuangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641808\/pramono-soal-ipo-dua-bumd-dki-sekarang-pasarnya-sedang-tidak-baik\">Pramono Soal IPO Dua BUMD DKI: Sekarang Pasarnya Sedang Tidak Baik<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641644\/ojk-ungkap-8-modal-ventura-belum-penuhi-ekuitas-minimum-ipo-jadi-opsi\">OJK Ungkap 8 Modal Ventura Belum Penuhi Ekuitas Minimum, IPO Jadi Opsi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan klasifikasi sektor, penerbit EBUS dalam antrean tersebut didominasi sektor infrastruktur dengan lima perusahaan, diikuti sektor keuangan sebanyak empat perusahaan dan energi sebanyak tiga perusahaan.<\/p>\n<p>Selanjutnya, terdapat dua perusahaan dari sektor bahan baku, serta masing-masing satu perusahaan dari sektor industri dan properti serta real estate.<\/p>\n<h2><strong>Right Issue Tembus Rp37,35 Triliun<\/strong><\/h2>\n<p>Pada aksi korporasi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue, BEI mencatat sebanyak 16 perusahaan tercatat telah melaksanakan aksi tersebut hingga 23 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Total nilai rights issue yang telah diterbitkan mencapai Rp37,35 triliun.<\/p>\n<p>Adapun dalam pipeline right issue, BEI mencatat masih terdapat satu perusahaan tercatat yang berencana melakukan penambahan modal melalui mekanisme tersebut.<\/p>\n<p>Perusahaan yang masih berada dalam antrean rights issue itu berasal dari sektor properti dan real estat.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas penghimpunan dana melalui pasar modal masih berlangsung, baik melalui IPO, penerbitan surat utang, maupun right issue. Namun, realisasi dari perusahaan yang masih berada dalam pipeline tetap bergantung pada kelanjutan proses dan kondisi pasar.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read643162\/9-perusahaan-antre-ipo-ada-dari-sektor-energi-keuangan-hingga-kesehatan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak sembilan perusahaan masih berada dalam antrean penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) hingga 23 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, sektor kesehatan (healthcare) mendominasi dengan empat calon emiten. Berdasarkan data pipeline BEI per 23 Oktober 2026, empat perusahaan sektor kesehatan tersebut mencakup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":66733,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-136036","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/136036","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=136036"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/136036\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66733"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=136036"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=136036"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=136036"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}