{"id":135790,"date":"2026-10-23T23:33:28","date_gmt":"2026-10-23T16:33:28","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/23\/dedi-mulyadi-beberkan-alasan-gerbang-sekolah-dikunci-saat-kbm\/"},"modified":"2026-10-23T23:33:28","modified_gmt":"2026-10-23T16:33:28","slug":"dedi-mulyadi-beberkan-alasan-gerbang-sekolah-dikunci-saat-kbm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/23\/dedi-mulyadi-beberkan-alasan-gerbang-sekolah-dikunci-saat-kbm\/","title":{"rendered":"Dedi Mulyadi Beberkan Alasan Gerbang Sekolah Dikunci Saat KBM"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap alasan penerapan kebijakan penguncian gerbang sekolah selama kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.<\/p>\n<p>Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan sekaligus mencegah gangguan terhadap konsentrasi siswa dan guru.<\/p>\n<p>Dedi mencontohkan insiden di Sukabumi ketika seorang oknum yang mengaku sebagai wartawan membuat keributan di lingkungan sekolah saat kegiatan pembelajaran berlangsung.<\/p>\n<p>Menurutnya, akses keluar-masuk sekolah perlu dikendalikan agar proses belajar berjalan tertib.<\/p>\n<p>\u201cBegini, pada saat KBM itu suka hilir mudik orang yang masuk ke dalam. Contoh tuh di Sukabumi. Pada saat KBM kan ada oknum wartawan bodong yang ngamuk-ngamuk,\u201d kata Dedi, Jumat (23\/10\/2026).<\/p>\n<p>Ia menilai penguncian gerbang selama pembelajaran merupakan langkah yang wajar untuk menjaga ketertiban. Gerbang sekolah dibuka saat siswa dan guru datang, kemudian ditutup selama kegiatan belajar dan kembali dibuka setelah pembelajaran selesai atau ketika diperlukan.<\/p>\n<p>\u201cProses belajar mengajar di negara manapun, pasti pada saat belajar itu dibukanya pada waktu masuk dan keluar. Pada saat belajar tuh close, tutup,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain membatasi akses orang luar, Dedi turut menyoroti kebiasaan sebagian orang tua yang menunggu anaknya hingga masuk ke ruang kelas. Menurutnya, pengaturan akses sekolah perlu dilakukan untuk memastikan kegiatan pembelajaran berlangsung kondusif.<\/p>\n<p>Meski demikian, Dedi menegaskan bahwa pengelolaan sekolah dasar (SD) bukan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pengaturan sekolah pada jenjang tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten dan kota.<\/p>\n<p>\u201cApalagi kalau tapi kalau penanganan SD, kan bukan kewenangan gubernur ya, kewenangan bupati\/walikota. Coba lihat SD, itu orang tua siswa nunggunya anak itu kadang-kadang masuk kelas,\u201d tuturnya.<\/p>\n<h3>Disdik Jabar Perketat Akses Sekolah<\/h3>\n<p>Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat memperketat akses ke SMA, SMK, dan SLB negeri selama KBM berlangsung. Pihak luar yang tidak memiliki kepentingan dilarang masuk, sedangkan tamu dengan keperluan resmi wajib mendapatkan izin dari pihak sekolah.<\/p>\n<p>Kepala Disdik Jawa Barat Purwanto mengatakan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Dedi Mulyadi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cItu kan dimaksudkan agar lingkungan sekolah itu benar-benar aman pada jam-jam pembelajaran berlangsung. Tidak ada gangguan-gangguan yang bisa mengakibatkan keamanan, kenyamanan, konsentrasi guru dan siswa terganggu,\u201d ujar Purwanto, Selasa (21\/10\/2026).<\/p>\n<p>Ketentuan tersebut tertuang dalam nota dinas Nomor 38297\/PW.01\/SEKRE yang ditandatangani Purwanto pada 12 Oktober 2026. Instruksi itu telah disampaikan kepada seluruh Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan di Jawa Barat untuk diteruskan kepada satuan pendidikan.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, kepala sekolah diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas keluar-masuk lingkungan sekolah. Tamu yang memiliki kepentingan resmi harus menunjukkan surat dan berkoordinasi dengan pihak sekolah sebelum memperoleh izin masuk.<\/p>\n<p>Purwanto menegaskan, penguncian gerbang bertujuan memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan optimal sekaligus mencegah siswa keluar-masuk sekolah tanpa kepentingan yang jelas.<\/p>\n<p>\u201cKetika sudah masuk jam pembelajaran, gerbangnya dikunci agar proses pembelajaran yang ada di dalam kelas itu bisa berjalan dengan baik, guru-guru bisa menunaikan kewajibannya dengan baik, terus anak-anaknya juga tidak keluar masuk sekolah,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Disdik Jabar memastikan kebijakan tersebut telah diterapkan di sekolah-sekolah yang berada di bawah kewenangannya. Purwanto mengaku sedang meninjau langsung pelaksanaan aturan tersebut di salah satu sekolah.<\/p>\n<p>\u201cIya, diberlakukan. Ini saya lagi di SMA 28, sudah diberlakukan,\u201d katanya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/224480\/dedi-mulyadi-beberkan-alasan-gerbang-sekolah-dikunci-saat-kbm\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap alasan penerapan kebijakan penguncian gerbang sekolah selama kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan sekaligus mencegah gangguan terhadap konsentrasi siswa dan guru. Dedi mencontohkan insiden di Sukabumi ketika seorang oknum yang mengaku sebagai wartawan membuat keributan di lingkungan sekolah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41187,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-135790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=135790"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135790\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=135790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=135790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=135790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}