{"id":135531,"date":"2026-10-23T16:07:52","date_gmt":"2026-10-23T09:07:52","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/23\/pembangunan-halte-brt-di-tengah-jalan-otista-dikeluhkan-pengendara\/"},"modified":"2026-10-23T16:07:52","modified_gmt":"2026-10-23T09:07:52","slug":"pembangunan-halte-brt-di-tengah-jalan-otista-dikeluhkan-pengendara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/23\/pembangunan-halte-brt-di-tengah-jalan-otista-dikeluhkan-pengendara\/","title":{"rendered":"Pembangunan Halte BRT di Tengah Jalan Otista Dikeluhkan Pengendara"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013 Pembangunan halte on corridor Bus Rapid Transit (BRT) di Jalan Otista, tepat di depan Pasar Baru, Kota Bandung, Jawa Barat, mulai dikerjakan. Namun, pembangunan halte yang berada di tengah jalan tersebut dikeluhkan pengendara karena dinilai menghambat perjalanan.<\/p>\n<p>Pantauan Koran Mandala pada Jumat (23\/10\/2026) siang, area pembangunan halte telah dibatasi menggunakan seng proyek dan dipasangi water barrier. Pengendara masih dapat melintas melalui sisi kiri dan kanan area pengerjaan.<\/p>\n<p>Keberadaan proyek tersebut membuat pengendara harus melintas di sisi area pembangunan. Selain perjalanan yang terhambat, kondisi penerangan pada malam hari juga menjadi perhatian pengguna jalan.<\/p>\n<p>Dewi (23), warga asal Cimahi, mengatakan pembangunan halte di tengah jalan menghambat perjalanannya. Ia juga mengaku terganggu saat melintas pada malam hari karena penerangan yang minim.<\/p>\n<p>\u201cAdanya pembuatan halte di tengah jalan, membuat perjalanan jadi terhambat. Dan jika melakukan perjalanan pada malam hari itu sedikit peneranga disini, Jadi, agak perlu hati hati.\u201d kata Dewi saat ditemui, Jumat (23\/10\/2026).<\/p>\n<p>Ia berharap pengerjaan proyek tersebut segera diselesaikan agar tidak terus mengganggu aktivitas pengguna jalan. Dewi juga menyoroti pekerjaan di sekitar lokasi yang menurut pengamatannya lebih banyak berfokus pada pembaruan trotoar dibandingkan pembangunan halte.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya segera diselesaikan ya, apalagi tadi saat melintas ada pengerjaan pembaruan trotoar, belum lagi pengerjaan proyek halte, ya sekaligus proyek ini bisa mengatasi kemacetan\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Keluhan serupa disampaikan Rahma (22), warga asal Cimahi. Ia menilai banyaknya galian di sepanjang jalan menuju Kota Bandung turut mengganggu perjalanan. Selain itu, pembangunan sejumlah halte yang ditemuinya sepanjang perjalanan dari Cimahi ke Bandung juga dinilai memengaruhi kenyamanan berkendara.<\/p>\n<p>\u201cDi sepanjang jalan banyak galian membuat cukup mengganggu di perjalanan, saya termasuk yang jarang ke Bandung jadi merasa banyak perubahan terkait jalan dan ada pembuatan halte di sepanjang jalan kurang lebih menemukan 3 halte dari Cimahi ke Bandung itu cukup mengganggu juga,\u201d kata Rahma.<\/p>\n<p>Rahma berharap pengerjaan berbagai proyek infrastruktur jalan tersebut segera rampung agar perjalanan menjadi lebih nyaman dan kondisi jalan di Kota Bandung lebih tertata.<\/p>\n<p>\u201cDiharapkan proyek ini segera diselesaikan agar lebih nyaman dan rapi jalan Bandung,\u201d tuturnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/224453\/pembangunan-halte-brt-di-tengah-jalan-otista-dikeluhkan-pengendara\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013 Pembangunan halte on corridor Bus Rapid Transit (BRT) di Jalan Otista, tepat di depan Pasar Baru, Kota Bandung, Jawa Barat, mulai dikerjakan. Namun, pembangunan halte yang berada di tengah jalan tersebut dikeluhkan pengendara karena dinilai menghambat perjalanan. Pantauan Koran Mandala pada Jumat (23\/10\/2026) siang, area pembangunan halte telah dibatasi menggunakan seng proyek [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":135532,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-135531","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=135531"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/135531\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/135532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=135531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=135531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=135531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}