{"id":134808,"date":"2026-10-22T17:57:04","date_gmt":"2026-10-22T10:57:04","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/22\/low-tuck-kwong-sumbang-rp17-triliun-ke-singapura-eks-mendag-singgung-nasib-pendidikan-indonesia\/"},"modified":"2026-10-22T17:57:04","modified_gmt":"2026-10-22T10:57:04","slug":"low-tuck-kwong-sumbang-rp17-triliun-ke-singapura-eks-mendag-singgung-nasib-pendidikan-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/22\/low-tuck-kwong-sumbang-rp17-triliun-ke-singapura-eks-mendag-singgung-nasib-pendidikan-indonesia\/","title":{"rendered":"Low Tuck Kwong Sumbang Rp1,7 Triliun ke Singapura, Eks Mendag Singgung Nasib Pendidikan Indonesia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Mantan Menteri Perdagangan era Presiden Joko Widodo (Jokowi), Muhammad Lutfi menyoroti donasi pendiri PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Low Tuck Kwong, yang disebut mencapai 101 juta dolar Singapura atau sekitar Rp1,7 triliun untuk beasiswa dan pendidikan di Singapura.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Lutfi mempertanyakan pemanfaatan kekayaan dari sumber daya alam Indonesia, sementara kebutuhan pendanaan pendidikan di dalam negeri masih besar.<\/p>\n<p>Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @m.lutfi, Lutfi mempertanyakan apakah kekayaan alam Indonesia sudah benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cPertanyaan saya kepada Anda semua, harta pusaka Indonesia, kekayaan alam Indonesia ini sebenarnya untuk menyejahterakan Indonesia atau untuk menyejahterakan bangsa asing?\u201d ujar Lutfi.<\/p>\n<p>Ia membandingkan nilai donasi tersebut dengan anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp878 miliar untuk membangun dan memperbaiki 19 gedung sekolah. Menurut Lutfi, perbandingan itu menunjukkan besarnya manfaat yang bisa dirasakan masyarakat apabila dana dalam jumlah besar juga dialokasikan untuk mendukung pendidikan di Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam video yang sama, Lutfi turut menyoroti latar belakang Low Tuck Kwong, yang berasal dari Singapura sebelum menjadi warga negara Indonesia. Ia mengaitkan perjalanan tersebut dengan kepemilikan usaha pertambangan batu bara di Kalimantan, sekaligus menyinggung pengalihan sebagian saham Bayan Resources kepada Elaine Low, yang disebutnya berkewarganegaraan Singapura.<\/p>\n<p>Menurut Lutfi, struktur kepemilikan saham perusahaan tambang perlu dilihat dalam kaitannya dengan aturan penanaman modal asing dan kewajiban divestasi saham. Ia menghubungkan persoalan tersebut dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang mengamanatkan agar pengelolaan kekayaan alam ditujukan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.<\/p>\n<p>Lutfi kemudian menyoroti transaksi pengalihan 30,25% saham Bayan Resources kepada PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang terafiliasi dengan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Ia mengapresiasi transaksi tersebut karena menilai kepemilikan saham oleh perusahaan nasional dapat memperkuat partisipasi Indonesia di sektor sumber daya alam.<\/p>\n<p>\u201cSaya justru bukan merendahkan, malah saya hormat kepada Haji Isam yang mengambil alih 30,25 persen saham itu kembali ke tangan Merah Putih,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, Jhonlin Baratama menyelesaikan pembelian sekitar 10,08 miliar saham BYAN dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 7 Oktober 2026. Transaksi tersebut bernilai sekitar Rp26,09 triliun, dengan harga Rp2.588 per saham. Setelah transaksi rampung, Jhonlin Baratama menguasai 30,25% saham Bayan Resources.<\/p>\n<p>Lutfi juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri yang, menurutnya, turut membantu proses transaksi tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSaya juga hormat kepada Bank Mandiri yang telah membantu dan memastikan bahwa proses Merah Putih ini berjalan dengan semestinya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia kemudian membandingkan nilai transaksi saham yang mencapai sekitar Rp26,1 triliun dengan anggaran tunjangan guru non-ASN yang disebutnya sekitar Rp14 triliun per tahun. Perbandingan itu kembali menegaskan pesan Lutfi mengenai besarnya nilai ekonomi yang berputar di sektor pertambangan dan pentingnya memastikan manfaatnya turut dirasakan masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641374\/low-tuck-kwong-dan-putrinya-kembali-jual-saham-byan-rp172-triliun-h-isam-di-balik-transaksi\">Low Tuck Kwong dan Putrinya Kembali Jual Saham BYAN Rp1,72 Triliun, H Isam di Balik Transaksi?<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641115\/low-tuck-kwong-kembali-beli-saham-byan-kini-senilai-rp112-triliun\">Low Tuck Kwong Kembali Beli Saham BYAN, Kini Senilai Rp1,12 Triliun<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642690\/dino-patti-djalal-isu-singapura-jatuhkan-pasar-saham-ri-melalui-msci-tak-masuk-akal\">Dino Patti Djalal: Isu Singapura Jatuhkan Pasar Saham RI Melalui MSCI Tak Masuk Akal<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Lutfi juga mengingatkan pengalamannya menangani persoalan divestasi perusahaan tambang asing, termasuk sengketa dengan Newmont pada 2008. Menurutnya, kewajiban divestasi dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperbesar keterlibatan nasional dalam penguasaan sektor pertambangan.<\/p>\n<p>\u201cJadi, proses ini bukan proses ugal-ugalan, tapi amanah dari Undang-Undang Dasar 1945 untuk menyejahterakan bangsa Indonesia,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, pandangan Lutfi mengenai kewajiban divestasi dan status penanaman modal asing merupakan penafsiran yang ia sampaikan dalam video, bukan kesimpulan hukum yang telah dipastikan oleh otoritas.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Di sisi lain, manajemen Bayan Resources sebelumnya menyatakan bahwa pengalihan saham kepada Jhonlin Baratama tidak mengubah pengendalian perseroan. Low Tuck Kwong tetap menjadi pengendali BYAN setelah transaksi tersebut.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642800\/low-tuck-kwong-sumbang-rp17-triliun-ke-singapura-eks-mendag-singgung-nasib-pendidikan-indonesia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Mantan Menteri Perdagangan era Presiden Joko Widodo (Jokowi), Muhammad Lutfi menyoroti donasi pendiri PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Low Tuck Kwong, yang disebut mencapai 101 juta dolar Singapura atau sekitar Rp1,7 triliun untuk beasiswa dan pendidikan di Singapura. Lutfi mempertanyakan pemanfaatan kekayaan dari sumber daya alam Indonesia, sementara kebutuhan pendanaan pendidikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45850,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-134808","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/134808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=134808"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/134808\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45850"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=134808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=134808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=134808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}