{"id":134141,"date":"2026-10-21T21:52:28","date_gmt":"2026-10-21T14:52:28","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/21\/laba-phapros-naik-541-valuasi-saham-peha-masih-497-kali\/"},"modified":"2026-10-21T21:52:28","modified_gmt":"2026-10-21T14:52:28","slug":"laba-phapros-naik-541-valuasi-saham-peha-masih-497-kali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/21\/laba-phapros-naik-541-valuasi-saham-peha-masih-497-kali\/","title":{"rendered":"Laba Phapros Naik 541%, Valuasi Saham PEHA Masih 4,97 Kali"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Laba Phapros (PEHA) Melonjak 541%, Valuasi Saham di Bawah Rata-Rata Historis<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>PT Phapros Tbk. (PEHA) membukukan laba bersih Rp15,29 miliar pada semester I\/2026, melonjak 541% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di tengah pemulihan kinerja tersebut, valuasi saham perseroan tercatat rendah dengan rasio\u00a0<em>price to earnings<\/em>\u00a0(PER) 4,97 kali dan\u00a0<em>price to book value<\/em>\u00a0(PBV) 0,48 kali berdasarkan data yang disampaikan analis pasar modal sekaligus Founder MikirDuit, Surya Rianto.<\/p>\n<p>Kinerja Phapros ditopang pertumbuhan penjualan, peningkatan margin kotor, pemulihan pendapatan lain-lain, serta penurunan beban keuangan. Perusahaan farmasi tersebut juga menargetkan pertumbuhan penjualan di atas 20% sepanjang 2026.<\/p>\n<p>Surya mengatakan rasio PER\u00a0<em>trailing twelve months<\/em>\u00a0(TTM) Phapros berada di bawah rata-rata historis valuasi perseroan selama tiga tahun terakhir, yakni 15,7 kali. Sementara itu, PBV sebesar 0,48 kali juga berada di bawah rata-rata historis tiga tahunnya sebesar 0,56 kali.<\/p>\n<p>\u201cDari segi\u00a0<em>price to book value<\/em>\u00a0(PBV) juga terdiskon secara historis. PBV PEHA sebesar 0,48 kali sudah berada di bawah rata-rata PBV band 3 tahunnya yang sebesar 0,56 kali,\u201d ujar Surya, Rabu (21\/10\/2026).<\/p>\n<p>Meski demikian, valuasi yang rendah tidak dengan sendirinya menjamin kenaikan harga saham. Prospek PEHA tetap bergantung pada kemampuan perusahaan mencapai target penjualan, mempertahankan margin, dan meningkatkan profitabilitas.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan keuangan semester I\/2026, Phapros mencatatkan penjualan Rp482,85 miliar, naik 5,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Segmen\u00a0<em>over the counter<\/em>\u00a0(OTC), yakni obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter, menjadi salah satu pendorong pertumbuhan dengan penjualan Rp108,17 miliar atau meningkat 16,3%.<\/p>\n<p>Sementara itu, segmen Obat Generik Berlogo (OGB) tetap menjadi kontributor pendapatan terbesar. Penjualan segmen ini mencapai Rp261,62 miliar, tumbuh 5,46% secara tahunan.<\/p>\n<p>Pertumbuhan penjualan tersebut diikuti perbaikan efisiensi biaya produksi. Beban pokok penjualan hanya meningkat 0,38% menjadi Rp239 miliar, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan penjualan.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut mendorong margin laba kotor atau\u00a0<em>gross profit margin<\/em>\u00a0(GPM) Phapros naik menjadi 50,43% dari 47,96% pada semester I\/2025.<\/p>\n<p>Perbaikan margin juga terjadi pada kedua segmen utama. GPM segmen OTC meningkat menjadi 58,63% dari 49,41%, sedangkan GPM segmen OGB naik menjadi 39,18% dari 37,07%.<\/p>\n<p>Pendapatan Lain Pulih, Beban Keuangan Turun<\/p>\n<p>Faktor lain yang menopang peningkatan laba Phapros adalah pemulihan pendapatan lain-lain. Perseroan mencatatkan pendapatan lain-lain bersih positif Rp250,03 juta, berbalik dari kerugian Rp3,76 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Pemulihan tersebut antara lain didukung pemulihan piutang usaha senilai Rp277,39 juta dan pendapatan sewa Rp5,3 miliar yang tidak tercatat pada periode pembanding.<\/p>\n<p>Dengan dukungan tersebut, laba usaha Phapros meningkat 24,22% menjadi Rp43,56 miliar.<\/p>\n<p>Perseroan juga berhasil menekan beban keuangan sebesar 7,56% menjadi Rp22,87 miliar. Pada saat yang sama, pendapatan keuangan melonjak 269% menjadi Rp1,25 miliar.<\/p>\n<p>Kombinasi pertumbuhan penjualan, peningkatan margin, pemulihan pendapatan lain-lain, dan penurunan beban keuangan menjadi faktor yang mendukung lonjakan laba bersih pada semester pertama tahun ini.<\/p>\n<p>Dalam paparan publik, manajemen Phapros menargetkan pertumbuhan penjualan di atas 20% pada 2026, laba bersih tumbuh dua digit, serta belanja modal sebesar Rp68,7 miliar.<\/p>\n<p>Dengan realisasi penjualan semester I\/2026 sebesar Rp482,85 miliar, Phapros membutuhkan tambahan pendapatan Rp646,21 miliar untuk mencapai target penjualan yang disampaikan manajemen.<\/p>\n<p>\u201cDengan realisasi penjualan semester I\/2026 senilai Rp482,85 miliar, PEHA membutuhkan tambahan pendapatan senilai Rp646,21 miliar untuk bisa mencapai target. Lalu, perseroan perlu menjaga margin keuntungan bersih sekitar 3 persen agar laba bersih bisa tumbuh 23 persen menjadi Rp33,87 miliar,\u201d ujar Surya.<\/p>\n<p>Menurut Surya, prospek pertumbuhan laba bersih dua digit menjadi salah satu faktor yang membuat valuasi saham PEHA terlihat menarik dibandingkan rata-rata historisnya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Namun, pencapaian target tersebut masih memerlukan pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi pada semester II\/2026. Investor perlu mencermati realisasi pendapatan, keberlanjutan perbaikan margin, dan kemampuan perusahaan menjaga beban operasional serta keuangan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642575\/laba-phapros-naik-541-valuasi-saham-peha-masih-497-kali\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Laba Phapros (PEHA) Melonjak 541%, Valuasi Saham di Bawah Rata-Rata Historis PT Phapros Tbk. (PEHA) membukukan laba bersih Rp15,29 miliar pada semester I\/2026, melonjak 541% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di tengah pemulihan kinerja tersebut, valuasi saham perseroan tercatat rendah dengan rasio\u00a0price to earnings\u00a0(PER) 4,97 kali dan\u00a0price to book value\u00a0(PBV) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":134142,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-134141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/134141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=134141"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/134141\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/134142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=134141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=134141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=134141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}