{"id":133802,"date":"2026-10-21T12:36:32","date_gmt":"2026-10-21T05:36:32","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/21\/area-bermain-keropos-dan-wastafel-kering-fasilitas-taman-cempaka-dikeluhkan-pengunjung\/"},"modified":"2026-10-21T12:36:32","modified_gmt":"2026-10-21T05:36:32","slug":"area-bermain-keropos-dan-wastafel-kering-fasilitas-taman-cempaka-dikeluhkan-pengunjung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/21\/area-bermain-keropos-dan-wastafel-kering-fasilitas-taman-cempaka-dikeluhkan-pengunjung\/","title":{"rendered":"Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013 Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, menjadi perhatian pengunjung.<\/p>\n<p>Kondisi area bermain yang mengalami kerusakan hingga wastafel tanpa aliran air dinilai perlu mendapat perhatian agar kenyamanan masyarakat tetap terjaga.<\/p>\n<p>Sebagai Informasi,Taman Cempaka atau Taman Fotografi Bandung, diresmikan Ridwan Kamil pada tahun 2013.<\/p>\n<p>Atin (53), warga Gatot Subroto, Bandung, mengatakan dirinya kerap datang ke taman tersebut untuk menemani cucunya bermain setelah pulang sekolah. Menurutnya, taman ini menjadi salah satu pilihan ruang bermain bagi anak-anak di tengah perkotaan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_224365\" aria-describedby=\"caption-attachment-224365\" style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-224365\" src=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-11.57.23-1200x675.webp\" alt=\"Ibu Atin sedang mengantar cucunya bermain di Taman Cempaka, Kota Bandung (Sarah\/Koran Mandala)\" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-11.57.23-1200x675.webp 1200w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-11.57.23-768x432.webp 768w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-11.57.23-1536x864.webp 1536w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-11.57.23-150x84.webp 150w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-11.57.23-450x253.webp 450w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-21-at-11.57.23.webp 1599w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\"\/><figcaption id=\"caption-attachment-224365\" class=\"wp-caption-text\">Ibu Atin sedang mengantar cucunya bermain di Taman Cempaka, Kota Bandung (Sarah\/Koran Mandala)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Namun, ia menilai sejumlah fasilitas permainan perlu mendapatkan pemeliharaan. Selain terdapat bagian yang mengelupas, kelengkapan permainan anak juga dinilai perlu ditingkatkan.<\/p>\n<p>\u201cKayaknya tinggal pemeliharaan saja. Ini kan sudah banyak yang mengelupas dan keropos ya, jadi agak kurang menarik. Terus, permainannya dilengkapi lagi,\u201d kata Atin saat ditemui di Taman Cempaka. Rabu (21\/10\/2026)<\/p>\n<p>Ia mengaku sempat khawatir dengan kondisi area bermain yang mengalami kerusakan. Menurutnya, anak-anak yang bermain belum tentu menyadari kondisi fasilitas di sekitarnya sehingga berpotensi membahayakan keselamatan mereka.<\/p>\n<p>\u201cYa, sempat dikhawatirkan. Takutnya anak-anak kan enggak tahu, main-main saja, enggak lihat ke atas atau ke bawah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Atin juga menyebut sebelumnya terdapat dua ayunan di taman tersebut. Namun, ayunan itu sempat dicopot setelah bagian engselnya mengalami kerusakan.<\/p>\n<p>\u201cKalau kemarin ada 2 ayunan,engselnya pada terbuka. Mungkin karena sudah rusak, jadi takut bahaya\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain kondisi fasilitas bermain, Atin menyoroti kebersihan taman. Ia mengatakan dedaunan yang berguguran saat musim kemarau terkadang terlambat dibersihkan sehingga membuat area taman kurang nyaman.<\/p>\n<p>\u201cKadang suka telat dibersihkan, sampai ke sini jadi kurang nyaman. Kemarin mah sampai kotor banget. Harusnya dibersihkan secara rutin supaya lebih nyaman,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Wastafel Tak Mengalirkan Air<\/p>\n<p>Keluhan lain disampaikan Winia (33), pengunjung asal Subang. Ia menilai Taman Cempaka bermanfaat sebagai ruang terbuka bagi anak-anak untuk bermain sekaligus tempat masyarakat menikmati udara luar.<\/p>\n<p>Meski demikian, ia mempertanyakan ketersediaan fasilitas toilet dan air di wastafel. Saat berkunjung, Winia mendapati wastafel tidak mengalirkan air.<\/p>\n<p>\u201cEnggak tahu di sini ada toilet atau enggak. Soalnya, kalau untuk wastafel, enggak ada airnya,\u201d ujar Winia.<\/p>\n<p>Ia berharap fasilitas yang sudah tersedia dapat dipertahankan dan kebersihan taman tetap diperhatikan. Terlebih, saat musim kemarau, daun-daun yang berguguran perlu dibersihkan secara rutin agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung.<\/p>\n<p>\u201cHarapan ke depannya mungkin bisa dipertahankan saja seperti ini. Ada kebersihan juga, soalnya lagi musim kemarau, daun-daunnya pada turun,\u201d tuturnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/224363\/area-bermain-keropos-dan-wastafel-kering-fasilitas-taman-cempaka-dikeluhkan-pengunjung\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013 Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, menjadi perhatian pengunjung. Kondisi area bermain yang mengalami kerusakan hingga wastafel tanpa aliran air dinilai perlu mendapat perhatian agar kenyamanan masyarakat tetap terjaga. Sebagai Informasi,Taman Cempaka atau Taman Fotografi Bandung, diresmikan Ridwan Kamil pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":133803,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-133802","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133802","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133802"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133802\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/133803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}