{"id":133257,"date":"2026-10-20T19:21:26","date_gmt":"2026-10-20T12:21:26","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/20\/kontras-nilai-dua-tahun-prabowo-gibran-makin-jauh-dari-cita-cita-demokrasi\/"},"modified":"2026-10-20T19:21:26","modified_gmt":"2026-10-20T12:21:26","slug":"kontras-nilai-dua-tahun-prabowo-gibran-makin-jauh-dari-cita-cita-demokrasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/20\/kontras-nilai-dua-tahun-prabowo-gibran-makin-jauh-dari-cita-cita-demokrasi\/","title":{"rendered":"KontraS Nilai Dua Tahun Prabowo-Gibran Makin Jauh dari Cita-cita Demokrasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin menjauh dari cita-cita demokrasi. Penilaian itu didasarkan pada sejumlah persoalan yang disoroti organisasi tersebut, mulai dari kebebasan berekspresi hingga perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan reformasi keamanan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Semakin menjauh dari cita-cita demokrasi,&#8221; kata Wakil Koordinator KontraS Jane Rosalina melalui keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (20\/10\/2026).<\/p>\n<p>Salah satu indikator yang disoroti KontraS adalah kebebasan warga dalam menyampaikan pendapat. Organisasi tersebut mencatat 111 peristiwa pembungkaman pendapat sepanjang Januari hingga Juni 2026.<\/p>\n<p>Angka itu menjadi dasar kritik KontraS terhadap jaminan pemerintah atas kebebasan berekspresi. Jane menilai pemerintahan Prabowo belum mampu menjamin warga dapat menyampaikan kritik secara memadai.<\/p>\n<p>Selain kebebasan sipil, KontraS menyoroti arah reformasi sektor keamanan. Pengesahan Undang-Undang TNI pada 2025 dinilai membuka ruang perluasan peran militer di ranah sipil, sehingga memunculkan kekhawatiran mengenai batas keterlibatan militer dalam urusan di luar pertahanan.<\/p>\n<p>&#8220;UU TNI yang baru justru membuat institusi TNI semakin jauh dari jati diri TNI sebagaimana diatur oleh konstitusi,&#8221; ungkap Jane.<\/p>\n<p>KontraS menilai persoalan tersebut tidak dapat dipisahkan dari kondisi penegakan HAM selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Jane menyebut masih terbukanya ruang impunitas bagi pejabat maupun anggota militer yang melakukan pelanggaran menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian.<\/p>\n<p>&#8220;Sepanjang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, pemerintah gagal memperlihatkan keseriusan untuk menuntaskan berbagai peristiwa kejahatan terhadap kemanusiaan,&#8221; tambah Jane.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642236\/2-tahun-prabowo-gibran-ribuan-orang-ditangkap-usai-demo-agustus-2025-pusham-uii-soroti-perlindungan-ham\">2 Tahun Prabowo-Gibran! Ribuan Orang Ditangkap Usai Demo Agustus 2025, Pusham UII Soroti Perlindungan HAM<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Bagi KontraS, penuntasan berbagai peristiwa pelanggaran HAM dan pertanggungjawaban pihak yang terlibat merupakan bagian penting dari upaya menjaga demokrasi. Organisasi tersebut menilai negara tidak seharusnya membiarkan persoalan semacam itu tanpa penyelesaian yang jelas.<\/p>\n<p>Jane juga mengingatkan pemerintah agar tidak menggunakan retorika untuk menutupi berbagai persoalan yang dikritik masyarakat. Menurut dia, negara harus menjalankan perannya untuk melindungi rakyat, bukan justru melindungi kepentingan penguasa dan kelompok elite.<\/p>\n<p>&#8220;Negara tidak boleh terus-menerus menjadi tameng bagi kepentingan penguasa, elite politik, dan oligarki, sementara rakyat dipaksa menanggung dampak kesewenang-wenangan kekuasaan,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Kritik tersebut disampaikan KontraS dalam evaluasi terhadap dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran pada Selasa (20\/10\/2026). Melalui catatan itu, organisasi tersebut menyoroti keterkaitan antara kebebasan sipil, penegakan HAM, dan reformasi keamanan dalam kehidupan demokrasi Indonesia.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Penilaian bahwa demokrasi semakin menjauh dari cita-citanya merupakan pandangan KontraS terhadap kebijakan dan kondisi yang mereka soroti. Catatan tersebut menjadi kritik masyarakat sipil yang perlu ditempatkan sesuai konteks dan indikator yang digunakan organisasi tersebut.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642244\/kontras-nilai-dua-tahun-prabowo-gibran-makin-jauh-dari-cita-cita-demokrasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin menjauh dari cita-cita demokrasi. Penilaian itu didasarkan pada sejumlah persoalan yang disoroti organisasi tersebut, mulai dari kebebasan berekspresi hingga perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan reformasi keamanan. &#8220;Semakin menjauh dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":100684,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-133257","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133257"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133257\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100684"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}