{"id":133163,"date":"2026-10-20T16:43:48","date_gmt":"2026-10-20T09:43:48","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/20\/massa-kuasai-simpang-lima-bandung-kritik-masa-pemerintahan-prabowo-gibran\/"},"modified":"2026-10-20T16:43:48","modified_gmt":"2026-10-20T09:43:48","slug":"massa-kuasai-simpang-lima-bandung-kritik-masa-pemerintahan-prabowo-gibran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/20\/massa-kuasai-simpang-lima-bandung-kritik-masa-pemerintahan-prabowo-gibran\/","title":{"rendered":"Massa Kuasai Simpang Lima Bandung, Kritik Masa pemerintahan Prabowo &#8211; Gibran"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013 Ratusan massa gabungan mahasiswa, komunitas, dan warga bergerak menuju Simpang Lima, Kota Bandung, Selasa (20\/10\/2026).<\/p>\n<p>Pantauan Koran Mandala, Massa kemudian menguasai kawasan simpang lima setelah sebelumnya melakukan perjalanan dari Jalan Braga.<\/p>\n<p>Dalam aksi tersebut, Komunitas inisiator Indung Bandung Ngariung (IBN), Susan Angelica, menyampaikan sejumlah kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah berjalan selama dua tahun.<\/p>\n<p>Susan mengatakan, IBN pada dasarnya memiliki tuntutan utama terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, dalam aksi kali ini, pihaknya memilih bergabung dengan elemen massa lainnya untuk menyuarakan tuntutan bersama.<\/p>\n<p>\u201cKalau kami dari IBN, salah satu tuntutan utama kami itu MBG. Tapi, untuk saat ini, memang kami fokus ikut pada tuntutan umum dalam aksi massa ini,\u201d kata Susan saat diwawancarai koran Mandala Selasa (20\/10\/2026)<\/p>\n<p>Susan juga menyoroti dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang menurutnya terasa sangat berat. Ia menilai berbagai persoalan lingkungan, termasuk kebakaran hutan di sejumlah wilayah di luar Jawa, menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius.<\/p>\n<p>\u201cIni seperti dua tahun, tapi rasanya seperti dua abad. Rasanya seperti neraka. Apalagi buat teman-teman kita di luar Jawa, ya, di Sulawesi, Kalimantan terutama sekarang, Sumatera, dan Papua juga. Hutan-hutan dibakar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_224331\" aria-describedby=\"caption-attachment-224331\" style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-224331\" src=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-20-at-16.33.07-1200x675.webp\" alt=\"Massa aksi di Simpang Lima,Kota Bandung Selasa, 20\/10\/2026 (Sarah\/Koran Mandala) \" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-20-at-16.33.07-1200x675.webp 1200w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-20-at-16.33.07-768x432.webp 768w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-20-at-16.33.07-1536x864.webp 1536w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-20-at-16.33.07-150x84.webp 150w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-20-at-16.33.07-450x253.webp 450w, https:\/\/www.koranmandala.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-20-at-16.33.07.webp 1599w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\"\/><figcaption id=\"caption-attachment-224331\" class=\"wp-caption-text\">Massa aksi di Simpang Lima,Kota Bandung Selasa, 20\/10\/2026 (Sarah\/Koran Mandala)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ia menilai, hutan yang seharusnya menjadi paru-paru dunia justru mengalami kerusakan akibat kepentingan kelompok tertentu.<\/p>\n<p>\u201cHutan-hutan di Kalimantan yang harusnya jadi paru-paru dunia sekarang malah dibakar. Demi apa? Ya, demi memenuhi ego-ego oligarki,\u201d tutur Susan.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Susan menilai perubahan mendasar diperlukan dalam pemerintahan. Ia bahkan meminta Prabowo-Gibran berhenti memimpin apabila tidak mampu mengurus negara.<\/p>\n<p>\u201cMemang tidak ada jalan lain, ya. Harusnya memang revolusi. Harusnya mereka berhenti. Kalau mereka tidak mampu mengurus negara besar ini, ya mereka harus turun. Turun atau diturunkan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Susan juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami politik dan mempertimbangkan rekam jejak serta janji kampanye sebelum menentukan pilihan dalam pemilihan umum mendatang.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh politik uang maupun popularitas yang dibangun melalui citra dan hiburan semata.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap kepada masyarakat yang lebih luas untuk bisa lebih melek politik, tidak memilih kembali pemimpin-pemimpin yang zalim seperti ini,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Susan secara khusus menyinggung Pemilu 2029. Ia berharap masyarakat lebih kritis dalam menilai calon pemimpin, termasuk dengan membaca dan mencermati aspirasi serta janji yang disampaikan selama masa kampanye.<\/p>\n<p>\u201cNanti di 2029, tolong lebih melek politik lagi. Jangan hanya mudah digoyahkan oleh politik uang, hanya oleh joget-joget. Betul-betul baca aspirasi, baca apa yang mereka janjikan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurut Susan, masyarakat yang dahulu memberikan suara kepada pasangan Prabowo-Gibran juga memiliki peran untuk menagih janji-janji kampanye yang telah disampaikan.<\/p>\n<p>\u201cHarusnya, 02 saat itu, mereka yang paling tepat menagih janji-janji kampanye Prabowo-Gibran saat ini,\u201d tandasnya<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/224329\/massa-kuasai-simpang-lima-bandung-kritik-masa-pemerintahan-prabowo-gibran\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013 Ratusan massa gabungan mahasiswa, komunitas, dan warga bergerak menuju Simpang Lima, Kota Bandung, Selasa (20\/10\/2026). Pantauan Koran Mandala, Massa kemudian menguasai kawasan simpang lima setelah sebelumnya melakukan perjalanan dari Jalan Braga. Dalam aksi tersebut, Komunitas inisiator Indung Bandung Ngariung (IBN), Susan Angelica, menyampaikan sejumlah kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":133164,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-133163","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133163","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133163"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133163\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/133164"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133163"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133163"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133163"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}