{"id":133072,"date":"2026-10-20T14:20:01","date_gmt":"2026-10-20T07:20:01","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/20\/daftar-nama-150-guru-besar-yang-desak-gibran-mundur-mengetuk-hati-presiden-prabowo-cegah-cacat-moral-di-birokrasi-tertinggi\/"},"modified":"2026-10-20T14:20:01","modified_gmt":"2026-10-20T07:20:01","slug":"daftar-nama-150-guru-besar-yang-desak-gibran-mundur-mengetuk-hati-presiden-prabowo-cegah-cacat-moral-di-birokrasi-tertinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/20\/daftar-nama-150-guru-besar-yang-desak-gibran-mundur-mengetuk-hati-presiden-prabowo-cegah-cacat-moral-di-birokrasi-tertinggi\/","title":{"rendered":"Daftar Nama 150 Guru Besar yang Desak Gibran Mundur, &#8216;Mengetuk Hati Presiden Prabowo Cegah Cacat Moral di Birokrasi Tertinggi&#8217;"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Forum Guru Besar Indonesia, yang terdiri dari ratusan profesor dari berbagai perguruan tinggi, menerbitkan surat terbuka pada 19 Oktober 2026 yang mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri. Himbauan moral ini merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Perkara Nomor 01\/PHPU.PRES-XXIV\/2026 terkait dokumen ijazah.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dalam surat tersebut, para guru besar menyatakan bahwa MK tidak menjatuhkan sanksi diskualifikasi karena alasan legal standing dan batasan prosedural. Namun, majelis hakim konstitusi dinyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan terkait keabsahan dokumen\/ijazah luar negeri yang setara dengan SLTA\/sederajat pada saat pendaftaran pemilihan presiden.<\/p>\n<p>&#8220;Fakta hukum yang terungkap di lembaga peradilan tertinggi konstitusi ini membawa implikasi moral dan etis yang teramat berat bagi jalannya roda pemerintahan,\u201d tulis Forum Guru Besar Indonesia dalam Surat Terbuka, dikutip Selasa (20\/10).<\/p>\n<p><strong>Tiga Poin Keprihatinan Utama<\/strong><\/p>\n<p>Surat terbuka menyoroti tiga isu utama:<\/p>\n<p><strong>1. Runtuhnya keteladanan dan etika bernegara<\/strong><\/p>\n<p>Syarat pendidikan minimal disebut sebagai batas administratif paling mendasar. Menurut forum, ketiadaan keabsahan dokumen tersebut melanggar asas kepatutan, kejujuran, dan keteladanan. Mereka merujuk pada Ketetapan MPR No. VI\/MPR\/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa yang menekankan kewajiban pejabat publik mundur jika tindakannya memicu kontroversi moral.<\/p>\n<p><strong>2. Krisis legitimasi di mata generasi muda dan institusi pendidikan<\/strong><\/p>\n<p>Para akademisi mempertanyakan bagaimana mereka bisa menanamkan integritas akademik dan kepatuhan hukum kepada mahasiswa jika posisi wakil presiden dianggap cacat secara administratif. Hal ini dinilai berpotensi menjadi preseden buruk bagi pendidikan nasional.<\/p>\n<p><strong>3. Beban politik bagi Presiden dan stabilitas nasional<\/strong><\/p>\n<p>Forum menilai ketiadaan legitimasi moral akan terus menjadi polemik yang mengikis kredibilitas pemerintah di tingkat domestik maupun internasional. Mereka menekankan pentingnya kepemimpinan yang fokus pada keadilan dan kesejahteraan rakyat tanpa tersandera krisis kepercayaan publik.<\/p>\n<p><strong>Desakan Pengunduran Diri Sukarela<\/strong><\/p>\n<p>Forum Guru Besar Indonesia menghimbau Gibran untuk \u201cmengambil langkah kesatria dan berjiwa besar\u201d dengan mengundurkan diri secara sukarela. Langkah tersebut, menurut mereka, akan dicatat sejarah sebagai pengorbanan politik terhormat demi menjaga marwah konstitusi dan etika berbangsa.<\/p>\n<p>Surat juga mengetuk pintu hati Presiden Prabowo Subianto agar melihat persoalan ini sebagai ujian komitmen mencegah cacat moral di birokrasi tertinggi. Kepada Joko Widodo, forum berharap kearifan sebagai negarawan untuk memberikan pandangan jernih demi kehormatan keluarga dan masa depan demokrasi Indonesia.<\/p>\n<p>Surat terbuka ditandatangani atas nama inisiator yang antara lain Prof. M. Din Syamsuddin, Prof. Ryaas Rasyid, Prof. Ganjar Kurnia, Prof. Idrus Paturusi, Prof. Nuhfil Hanani, Prof. M. Nasih, dan sejumlah guru besar lainnya, disertai daftar panjang nama-nama profesor dari berbagai disiplin ilmu.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan ini kami menghimbau dan mendesak Saudara Gibran Rakabuming Raka untuk segera mengambil langkah kesatria dan berjiwa besar dengan menyatakan Mengundurkan Diri dari jabatan Wakil Presiden Republik Indonesia. Langkah pengunduran diri secara sukarela tidak akan mengecilkan arti keberadaan Saudara, melainkan akan dicatat oleh sejarah sebagai sebuah pengorbanan politik yang terhormat demi menyelamatkan marwah konstitusi serta etika berbangsa dan bernegara di negeri tercinta Indonesia,&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kami berterima kasih atas pengabdian Saudara selama ini. Semoga bermanfaat bagi bangsa dan negara. Kami juga mengetuk pintu hati Presiden Prabowo Subianto untuk melihat persoalan ini bukan sekadar dinamika politik, melainkan ujian pertama atas komitmen Presiden mencegah cacat moral di birokrasi tertinggi. Begitu pula kepada Saudara Joko Widodo, kami berharap kearifan dan kebijaksanaan Saudara sebagai seorang negarawan untuk ikut memberikan pandangan yang jernih demi menyelamatkan kehormatan keluarga sekaligus masa depan sejarah demokrasi Indonesia.<\/p>\n<p>Demikian &#8220;Himbauan Moral&#8221; ini kami sampaikan.<\/p>\n<p>Jakarta, 19 Oktober 2026<\/p>\n<p>Hormat kami,<\/p>\n<p>Forum Guru Besar Indonesia<\/p>\n<p>Surat Terbuka ini kami tembuskan kepada yth. Presiden Prabowo Subianto dam Saudara Joko Widodo<\/p>\n<p>Atas Nama Inisiator:<\/p>\n<p>1. Prof. M. Din Syamsuddin<\/p>\n<p>2. Prof. Ryaas Rasyid<\/p>\n<p>3. Prof. Ganjar Kurnia<\/p>\n<p>4. Prof. Idrus Paturusi<\/p>\n<p>5. Prof. Nuhfil Hanani<\/p>\n<p>6. Prof. M. Nasih<\/p>\n<p>7. Prof. Amran Razak<\/p>\n<p>8. Prof. La Ode M. Aslan<\/p>\n<p>9. Prof. Rochmat Wahab<\/p>\n<p>10. Prof. Connie Rahakundini Bakrie<\/p>\n<p>11. Prof. Nandang Sutrisno<\/p>\n<p>12. Prof. Fathul Wahid<\/p>\n<p>13. Prof. Lukman Hakim<\/p>\n<p>Nama-nama Guru Besar Indonesia lainnya<\/p>\n<p>14. Prof. A. Zaenurrosyid<\/p>\n<p>15. Prof. Abdul Basit<\/p>\n<p>16. Prof. Abdul Haris Fatgehipon<\/p>\n<p>17. Prof. Abrar<\/p>\n<p>18. Prof. Achmad Nurmandi<\/p>\n<p>19. Prof. Adam Wiryawan<\/p>\n<p>20. Prof. Adang Djumhur Salikin<\/p>\n<p>21. Prof. Agus Taufiq<\/p>\n<p>22. Prof. Ahmad Badawi Saluy<\/p>\n<p>23. Prof. Ahmad Sarbini<\/p>\n<p>24. Prof. Akbar Silo<\/p>\n<p>25. Prof. Alaiddin Koto<\/p>\n<p>26. Prof. Ali Maksum<\/p>\n<p>27. Prof. Aminuddin Ilmar<\/p>\n<p>28. Prof. Aminuddin Mane Kandari<\/p>\n<p>29. Prof. Amung Ma&#8217;mun<\/p>\n<p>30. Prof. Andi Faisal Bakti<\/p>\n<p>31. Prof. Andi Iqbal Burhanuddin32. Prof. Apridar<\/p>\n<p>33. Prof. Armin<\/p>\n<p>34. Prof. Asep Usman Ismail<\/p>\n<p>35. Prof. Asmawi<\/p>\n<p>36. Prof. Asna Husin<\/p>\n<p>37. Prof. Bambang Irawan<\/p>\n<p>38. Prof. Budi Santoso<\/p>\n<p>39. Prof. Budi Setiadi Daryono<\/p>\n<p>40. Prof. Bukhori Abdul Shomad<\/p>\n<p>41. Prof. Bunyamin Maftuh<\/p>\n<p>42. Prof. Burhanuddin<\/p>\n<p>43. Prof. Chairul A. Nidom<\/p>\n<p>44. Prof. Dedy Takdir Syaifuddin<\/p>\n<p>45. Prof. Denny Indrayana<\/p>\n<p>46. Prof. Deti Nurhayati<\/p>\n<p>47. Prof. Didin Nurul Rosidin<\/p>\n<p>48. Prof. Didin Saripudin<\/p>\n<p>49. Prof. Dikdik Zafar Sidik<\/p>\n<p>50. Prof. Dimyati<\/p>\n<p>51. Prof. Djawahir Hejzziey<\/p>\n<p>52. Prof. Dradjad Irianto<\/p>\n<p>53. Prof. Dwi Agus Sudjimat<\/p>\n<p>54. Prof. Elimartati<\/p>\n<p>55. Prof. Endang Sutisna Sulaeman<\/p>\n<p>56. Prof. Enjang Akhmad Juanda<\/p>\n<p>57. Prof. Fauzan Saleh<\/p>\n<p>58. Prof. Fauziyah Harahap<\/p>\n<p>59. Prof. Firman D. Syah<\/p>\n<p>60. Prof. Ghozali Maski<\/p>\n<p>61. Prof. Hadi Machmud<\/p>\n<p>62. Prof. Heni Noviarita<\/p>\n<p>63. Prof. Herri<\/p>\n<p>64. Prof. Heru Kurnianto Tjahjono<\/p>\n<p>65. Prof. Heru Susetyo<\/p>\n<p>66. Prof. Hesti Armiwulan Sochmawardiah<\/p>\n<p>67. Prof. Ibrahim Siregar<\/p>\n<p>68. Prof. Imam Suprayogo<\/p>\n<p>69. Prof. Irza Sukmana<\/p>\n<p>70. Prof. Jarnawi Afgani Dahlan<\/p>\n<p>71. Prof. Kusman Ibrahim<\/p>\n<p>72. Prof. La Rianda Baka<\/p>\n<p>73. Prof. La Rianda Baka<\/p>\n<p>74. Prof. Lukman Asha<\/p>\n<p>75. Prof. Luqman Hakim<\/p>\n<p>76. Prof. M. Aswin<\/p>\n<p>77. Prof. M. Furqon<\/p>\n<p>78. Prof. M. Janib Achmad<\/p>\n<p>79. Prof. M. Sihab Ridwan<\/p>\n<p>80. Prof. M. Syaom Barliana<\/p>\n<p>81. Prof. Mahsun82. Prof. Mahyuddin Barni<\/p>\n<p>83. Prof. Mahyuddin K. M. Nasution<\/p>\n<p>84. Prof. Mas Yedi Sumaryadi<\/p>\n<p>85. Prof. Masruchin Rubai<\/p>\n<p>86. Prof. Memed Sueb<\/p>\n<p>87. Prof. Mhd. Buhari Sibuea<\/p>\n<p>88. Prof. Moch. Qasim Mathar<\/p>\n<p>89. Prof. Moch. Tolchah<\/p>\n<p>90. Prof. Muhajir Utomo<\/p>\n<p>91. Prof. Muhamad Syamsudin<\/p>\n<p>92. Prof. Muhammad Chirzin<\/p>\n<p>93. Prof. Muhammad Nur<\/p>\n<p>94. Prof. Muharram<\/p>\n<p>95. Prof. Mukti Ali<\/p>\n<p>96. Prof. Muzakkir<\/p>\n<p>97. Prof. Nadjib Bustan<\/p>\n<p>98. Prof. Naelati Tubastuvi<\/p>\n<p>99. Prof. Noermijati<\/p>\n<p>100. Prof. Normuslim<\/p>\n<p>101. Prof. Nur Hadi Ihsan<\/p>\n<p>102. Prof. Nurdin Saidi<\/p>\n<p>103. Prof. Nurman<\/p>\n<p>104. Prof. Nurul Barizah<\/p>\n<p>105. Prof. Ridha Dharmajaya<\/p>\n<p>106. Prof. Rofiaty<\/p>\n<p>107. Prof. Rosdanelli Hasibuan<\/p>\n<p>108. Prof. Roslina Alam<\/p>\n<p>109. Prof. Rukmina Gonibala<\/p>\n<p>110. Prof. Sardjuningsih<\/p>\n<p>111. Prof. Sariffudin Fatmona<\/p>\n<p>112. Prof. Selamat Triono Ahmad<\/p>\n<p>113. Prof. Setyo Widagdo<\/p>\n<p>114. Prof. Siswanto Masruri<\/p>\n<p>115. Prof. Sri Puryono KS<\/p>\n<p>116. Prof. Sri Zul Chairiyah<\/p>\n<p>117. Prof. Suadi Sa&#8217;ad<\/p>\n<p>118. Prof. Subandi<\/p>\n<p>119. Prof. Sudarminto S. Yuwono<\/p>\n<p>120. Prof. Sugeng Purwanto<\/p>\n<p>121. Prof. Sugiyanto<\/p>\n<p>122. Prof. Suhadi Ibnu<\/p>\n<p>123. Prof. Suhana<\/p>\n<p>124. Prof. Sukarmi<\/p>\n<p>125. Prof. Sukirno<\/p>\n<p>126. Prof. Sukron Kamil<\/p>\n<p>127. Prof. Sumantri<\/p>\n<p>128. Prof. Suparman Marzuki<\/p>\n<p>129. Prof. Supiana<\/p>\n<p>130. Prof. Suradi Wijaya Saputra.<\/p>\n<p>131. Prof. Suyata132. Prof. Syafiuddin<\/p>\n<p>133. Prof. Syafrial<\/p>\n<p>134. Prof. Syafruddin<\/p>\n<p>135. Prof. Syafruddin Syarif<\/p>\n<p>136. Prof. Syahidin<\/p>\n<p>137. Prof. Syahrir Mallongi<\/p>\n<p>138. Prof. Tajul Arifin<\/p>\n<p>139. Prof. Takdir Rahmadi<\/p>\n<p>140. Prof. Triyo Supriyatno<\/p>\n<p>141. Prof. Umar Burhan<\/p>\n<p>142. Prof. Unti Ludigdo<\/p>\n<p>143. Prof. Wahyudi<\/p>\n<p>144. Prof. Widiastuti<\/p>\n<p>145. Prof. Yaslis Ilyas<\/p>\n<p>146. Prof. Yayan Rahtikawati<\/p>\n<p>147. Prof. Yayan Sopyan<\/p>\n<p>148. Prof. Yeni Huriani<\/p>\n<p>149. Prof. Yusri Yusuf<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>150. Prof. Zainal Muttaqi<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642152\/daftar-nama-150-guru-besar-yang-desak-gibran-mundur-mengetuk-hati-presiden-prabowo-cegah-cacat-moral-di-birokrasi-tertinggi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Forum Guru Besar Indonesia, yang terdiri dari ratusan profesor dari berbagai perguruan tinggi, menerbitkan surat terbuka pada 19 Oktober 2026 yang mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri. Himbauan moral ini merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Perkara Nomor 01\/PHPU.PRES-XXIV\/2026 terkait dokumen ijazah. Dalam surat tersebut, para guru besar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":133073,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-133072","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133072","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133072"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133072\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/133073"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133072"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133072"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133072"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}