{"id":132714,"date":"2026-10-20T03:35:47","date_gmt":"2026-10-19T20:35:47","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/20\/enggak-ada-gunanya-nanti-dianggap-tukang-nyinyir\/"},"modified":"2026-10-20T03:35:47","modified_gmt":"2026-10-19T20:35:47","slug":"enggak-ada-gunanya-nanti-dianggap-tukang-nyinyir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/20\/enggak-ada-gunanya-nanti-dianggap-tukang-nyinyir\/","title":{"rendered":"&#8216;Enggak Ada Gunanya, Nanti Dianggap Tukang Nyinyir&#8217;"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Pengamat politik Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, mendesak pemerintah mengevaluasi kinerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Desakan itu disampaikan menyusul persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang disebut berlangsung selama tiga bulan serta antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Bali.<\/p>\n<p>Ray menilai kedua persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena tidak hanya berdampak terhadap masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak citra Indonesia di mata dunia.<\/p>\n<p>Pernyataan itu disampaikan Ray dalam diskusi publik bertajuk Catatan 2 Tahun Prabowo-Gibran: Capaian, Refleksi, dan Evaluasi di kawasan Tebet, Jakarta, Senin (19\/10\/2026).<\/p>\n<p>Ray secara khusus menyoroti penanganan karhutla di bawah kepemimpinan Raja Juli Antoni. Ia mempertanyakan mengapa kebakaran hutan disebut telah berlangsung selama tiga bulan tanpa penyelesaian yang dinilainya memadai.<\/p>\n<p>\u201cKita lihat itu kan kawan saya namanya Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan. Tiga bulan sudah hutan kita terbakar, ya. Terbakar apa dibakar, ya? Bahasanya lebih tepat terbakar apa dibakar? Saya enggak tahulah. Di antara dua itulah, ya,\u201d ujar Ray.<\/p>\n<p>Menurut Ray, dampak kebakaran hutan tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga turut mengganggu negara-negara tetangga. Ia pun mengaku telah menyampaikan kritik secara terbuka melalui media sosial agar Raja Juli memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.<\/p>\n<p>Ray mengungkapkan, dirinya telah mengenal Raja Juli sejak sebelum politikus tersebut bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keduanya disebut kerap berdiskusi bahkan sebelum partai tersebut didirikan.<\/p>\n<p>Ia mengaku sempat berharap PSI dapat menghadirkan wajah, gaya, dan perspektif baru dalam politik Indonesia. Namun, Ray menyayangkan perkembangan partai tersebut setelah bersentuhan dengan kekuasaan.<\/p>\n<p>\u201cDan alhamdulillah hebatnya mereka, sampai akhirnya disentuh kekuasaan. Nah, begitu disentuh kekuasaan, layu sebelum berkembang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain sektor kehutanan, Ray juga menyoroti kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait antrean panjang BBM di Bali. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena terlihat oleh wisatawan mancanegara yang berkunjung ke salah satu destinasi wisata utama Indonesia.<\/p>\n<p>Ray menilai antrean BBM di Bali berpotensi menimbulkan kesan buruk terhadap kemampuan Indonesia dalam menangani persoalan distribusi energi. Ia pun meminta pemerintah mengevaluasi kinerja menteri yang bertanggung jawab atas sektor tersebut.<\/p>\n<p>\u201cMalu kita melihat bagaimana Bali bisa panjang begitu, apa namanya itu, ya, antrean BBM dilihat semua wisatawan seluruh dunia, kan malu kita sebagai sebuah bangsa, ya, dan dievaluasi kembali ini menteri,\u201d ujar Ray.<\/p>\n<p>Menurut Ray, persoalan tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata karena menyangkut pelayanan kepada masyarakat sekaligus reputasi Indonesia di tingkat internasional.<\/p>\n<p>Ray juga menyinggung sikapnya yang kerap menyampaikan kritik terhadap para pejabat pemerintah. Ia mengatakan tidak ingin terlalu banyak memberikan nasihat karena khawatir kritik yang disampaikan justru dianggap sebagai bentuk sindiran semata.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi saya enggak terlalu mau memberi nasihat-nasihat karena enggak ada gunanya. Bagi kawan-kawan ini saya enggak nasihat sebab jika diberi nasihat, kita dianggap tukang nyinyir gitu loh,\u201d katanya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Desakan evaluasi terhadap Raja Juli Antoni dan Bahlil Lahadalia tersebut menjadi sorotan Ray terhadap kinerja pemerintah, terutama dalam penanganan persoalan lingkungan dan distribusi energi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642034\/capek-kritik-kinerja-pejabat-ray-rangkuti-enggak-ada-gunanya-nanti-dianggap-tukang-nyinyir\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Pengamat politik Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, mendesak pemerintah mengevaluasi kinerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Desakan itu disampaikan menyusul persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang disebut berlangsung selama tiga bulan serta antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Bali. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40030,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-132714","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132714","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=132714"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132714\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40030"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=132714"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=132714"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=132714"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}