{"id":132604,"date":"2026-10-19T23:04:54","date_gmt":"2026-10-19T16:04:54","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/19\/185-persen-generasi-muda-tak-bangga-jadi-warga-indonesia\/"},"modified":"2026-10-19T23:04:54","modified_gmt":"2026-10-19T16:04:54","slug":"185-persen-generasi-muda-tak-bangga-jadi-warga-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/19\/185-persen-generasi-muda-tak-bangga-jadi-warga-indonesia\/","title":{"rendered":"18,5 Persen Generasi Muda Tak Bangga Jadi Warga Indonesia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>2 Tahun Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sebuah temuan riset mengenai persepsi kebangsaan generasi muda memicu keprihatinan mendalam. Studi Lembaga Survei KedaiKOPI mengungkap fakta bahwa sebanyak 18,5 persen anak muda mengaku tidak merasa bangga sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pengamat Politik Hendri Satrio (Hensa) menegaskan bahwa persentase generasi muda yang kehilangan rasa bangga terhadap tanah airnya sendiri merupakan pekerjaan rumah (PR) yang sangat krusial dan mendesak untuk segera diselesaikan oleh Prabowo-Gibran.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641879\/2-tahun-menjabat-gibran-dibuat-tak-berdaya-prabowo-orang-sering-bilang-ban-serep\">2 Tahun Menjabat, Gibran Dibuat Tak Berdaya Prabowo: Orang Sering Bilang Ban Serep<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cAda satu pekerjaan rumah penting yang harus segera diselesaikan pemerintah. Survei Lembaga Survei KedaiKOPI tentang pemuda kita, baru 81,5 persen yang bangga menjadi Orang Indonesia. Artinya, ada sekitar 18,5 persen yang tidak bangga sebagai Indonesia,\u201d tutur Hensa di Jakarta, Senin (19\/10\/2026).<\/p>\n<p>Ia mengingatkan agar jajaran pengambil kebijakan tidak menganggap remeh angka 18,5 persen tersebut. Jika dikonversikan ke dalam jumlah riil populasi pemuda negara ini saat ini, persentase tersebut merepresentasikan angka yang sangat masif di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah perlu menghadirkan program-program yang bisa meningkatkan kebanggaan pemuda menjadi orang Indonesia. Sebab, 18,5 persen itu kalau disetarakan dengan jumlah anak muda hari ini, jumlahnya puluhan juta,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Fenomena erosinya kebanggaan nasional di kalangan generasi muda disinyalir berkaitan erat dengan berbagai tantangan ekonomi-sosial, seperti sempitnya lapangan pekerjaan, tingginya biaya hidup, hingga kekecewaan terhadap dinamika hukum dan politik nasional. Kondisi ini membuat puluhan juta pemuda merasa teralienasi dari narasi kemajuan pembangunan yang digaungkan pemerintah.<\/p>\n<p>Hensa mendesak agar pada perjalanan tahun ketiga pemerintahan, presiden tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan makroekonomi semata.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641905\/pakar-nilai-prabowo-tak-seperti-sby-gibran-tak-diberikan-kerjaan-jelas-selama-2-tahun-menjabat\">Pakar Nilai Prabowo Tak Seperti SBY: Gibran Tak Diberikan Kerjaan Jelas Selama 2 Tahun Menjabat!<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pemerintah dituntut untuk merancang program-program intervensi khusus kepemudaan yang mampu membangkitkan kembali optimisme, memberikan kepastian masa depan, serta menumbuhkan rasa memiliki (<em>sense of belonging<\/em>) generasi muda terhadap Bangsa Indonesia.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read642013\/alarm-bahaya-2-tahun-prabowo-gibran-185-persen-generasi-muda-tak-bangga-jadi-warga-indonesia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; 2 Tahun Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sebuah temuan riset mengenai persepsi kebangsaan generasi muda memicu keprihatinan mendalam. Studi Lembaga Survei KedaiKOPI mengungkap fakta bahwa sebanyak 18,5 persen anak muda mengaku tidak merasa bangga sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Pengamat Politik Hendri Satrio (Hensa) menegaskan bahwa persentase [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":132605,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-132604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=132604"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132604\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/132605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=132604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=132604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=132604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}