{"id":132113,"date":"2026-10-19T10:14:45","date_gmt":"2026-10-19T03:14:45","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/19\/tak-tahan-lagi-hadapi-kiriman-asap-pm-malaysia-minta-negara-asean-turun-tangan-urusi-karhutla-ri\/"},"modified":"2026-10-19T10:14:45","modified_gmt":"2026-10-19T03:14:45","slug":"tak-tahan-lagi-hadapi-kiriman-asap-pm-malaysia-minta-negara-asean-turun-tangan-urusi-karhutla-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/19\/tak-tahan-lagi-hadapi-kiriman-asap-pm-malaysia-minta-negara-asean-turun-tangan-urusi-karhutla-ri\/","title":{"rendered":"Tak Tahan Lagi Hadapi Kiriman Asap, PM Malaysia Minta Negara ASEAN Turun Tangan Urusi Karhutla RI!"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengusulkan penguatan kerja sama di tingkat ASEAN untuk menangani kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Ia menilai persoalan tersebut membutuhkan koordinasi dan tindakan bersama negara-negara di kawasan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Malaysia telah mengusulkan mekanisme kerja sama di tingkat ASEAN untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, dan tindakan kolektif dalam menangani kabut asap lintas batas,&#8221; kata Anwar Ibrahim, Senin (19\/10\/2026).<\/p>\n<p>Anwar mengungkapkan, kabut asap dari karhutla Indonesia telah berdampak ke sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Singapura. Di Malaysia, kondisi tersebut memengaruhi kesehatan serta aktivitas masyarakat, bahkan menyebabkan sekolah di beberapa negara bagian dan wilayah harus ditutup.<\/p>\n<p>Pemerintah Malaysia, kata Anwar, siap memberikan bantuan kepada Indonesia sebagaimana telah ditawarkan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa semangat bertetangga mengharuskan negara-negara di kawasan saling mendukung ketika menghadapi bencana.<\/p>\n<p>&#8220;Semangat bertetangga yang sesungguhnya menuntut kita untuk saling mendukung ketika menghadapi musibah, dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan senantiasa menjadi prioritas,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Anwar mengakui upaya pemerintah Indonesia dalam menangani karhutla, termasuk pengerahan personel dan penggunaan berbagai aset udara untuk memadamkan kebakaran. Ia menilai penanganan bencana tersebut menjadi tantangan besar karena luasnya wilayah terdampak dan kondisi cuaca yang tidak menentu.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641656\/bantah-tudingan-sawit-malaysia-picu-karhutla-ri-pemerintah-malaysia-evaluasi-bantuan-pemadaman\">Bantah Tudingan Sawit Malaysia Picu Karhutla RI, Pemerintah Malaysia Evaluasi Bantuan Pemadaman<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Saya mengakui kesungguhan pemerintah Indonesia yang telah mengerahkan puluhan ribu personel serta berbagai aset udara untuk mengatasi masalah yang semakin mengkhawatirkan ini,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Anwar mengatakan dirinya terus memantau perkembangan karhutla di Indonesia yang memicu kabut asap lintas batas. Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat ditangani oleh satu negara saja, melainkan membutuhkan komitmen dan tanggung jawab bersama di tingkat regional.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641801\/tak-tahan-lagi-hadapi-kiriman-asap-pm-malaysia-minta-negara-asean-turun-tangan-urusi-karhutla-ri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengusulkan penguatan kerja sama di tingkat ASEAN untuk menangani kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Ia menilai persoalan tersebut membutuhkan koordinasi dan tindakan bersama negara-negara di kawasan. &#8220;Malaysia telah mengusulkan mekanisme kerja sama di tingkat ASEAN untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60535,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-132113","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132113","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=132113"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132113\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=132113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=132113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=132113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}