{"id":132020,"date":"2026-10-19T07:45:38","date_gmt":"2026-10-19T00:45:38","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/19\/prabowo-kokoh-di-puncak-tapi-255-pemilih-masih-rahasiakan-pilihan-capresnya\/"},"modified":"2026-10-19T07:45:38","modified_gmt":"2026-10-19T00:45:38","slug":"prabowo-kokoh-di-puncak-tapi-255-pemilih-masih-rahasiakan-pilihan-capresnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/19\/prabowo-kokoh-di-puncak-tapi-255-pemilih-masih-rahasiakan-pilihan-capresnya\/","title":{"rendered":"Prabowo Kokoh di Puncak, Tapi 25,5% Pemilih Masih Rahasiakan Pilihan Capresnya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon presiden. Dalam simulasi pertanyaan terbuka, Presiden Prabowo Subianto menempati posisi teratas dengan tingkat keterpilihan mencapai 31,6 persen.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Survei tersebut dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,83 persen.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno, menjelaskan bahwa survei menggunakan pertanyaan terbuka yang memungkinkan responden menyebutkan nama calon presiden pilihannya secara spontan tanpa diberikan daftar nama.<\/p>\n<p>&#8220;Ini adalah elektabilitas presiden secara terbuka. Jadi ini adalah pertanyaan terbuka. Pertanyaannya adalah, &#8216;Jika pemilihan presiden dilaksanakan saat ini, siapakah yang akan Anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?&#8217;. Responden diminta untuk menjawab secara spontan,&#8221; ujar Adi dalam pemaparan survei secara virtual, dikutip Senin (19\/10).<\/p>\n<p>Hasilnya, Prabowo unggul jauh dibandingkan tokoh lainnya. Dedi Mulyadi menempati peringkat kedua dengan elektabilitas 11,4 persen, disusul Anies Baswedan sebesar 10,1 persen. Di bawahnya terdapat Gibran Rakabuming Raka dengan 6,9 persen dan Ganjar Pranowo sebesar 4,4 persen.<\/p>\n<p>Sejumlah nama lain yang turut masuk dalam pilihan responden antara lain Agus Harimurti Yudhoyono (2,3 persen), Mahfud Md (1,7 persen), Sherly Tjoanda (1,1 persen), serta Purbaya Yudhi Sadewa (0,8 persen). Sementara itu, tingkat responden yang belum menentukan pilihan atau belum memiliki jawaban mencapai 25,5 persen.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641735\/yunarto-wijaya-bongkar-gaya-politik-baru-prabowo-tak-lagi-seimpulsif-dulu\">Yunarto Wijaya Bongkar Gaya Politik Baru Prabowo, Tak Lagi Seimpulsif Dulu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Daftar Elektabilitas Capres Versi Survei PPI:<\/p>\n<p>Prabowo Subianto 31,6%<\/p>\n<p>Dedi Mulyadi 11,4%<\/p>\n<p>Anies Baswedan 10,1%<\/p>\n<p>Gibran Rakabuming Raka 6,9%<\/p>\n<p>Ganjar Pranowo 4,4%<\/p>\n<p>Agus Harimurti Yudhoyono 2,3%<\/p>\n<p>Mahfud Md 1,7%<\/p>\n<p>Sherly Tjoanda 1,1,%<\/p>\n<p>Purbaya Yudhi Sadewa 0,8%<\/p>\n<p>Pramono Anung 0,6%<\/p>\n<p>Muhaimin Iskandar 0,2%<\/p>\n<p>Sugiono 0,2%<\/p>\n<p>Rocky Gerung 0,1%<\/p>\n<p>Abdul Somad 0,1%<\/p>\n<p>Kaesang Pangarep 0,1%<\/p>\n<p>Erick Thohir 0,1%<\/p>\n<p>Bahlil Lahadalia 0,1%<\/p>\n<p>Yusril Ihza Mahendra 0,1%<\/p>\n<p>Lainnya 1,9%<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Tidak tahu 25,5%<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641752\/prabowo-kokoh-di-puncak-tapi-255-pemilih-masih-rahasiakan-pilihan-capresnya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon presiden. Dalam simulasi pertanyaan terbuka, Presiden Prabowo Subianto menempati posisi teratas dengan tingkat keterpilihan mencapai 31,6 persen. Survei tersebut dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122661,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-132020","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132020","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=132020"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132020\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122661"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=132020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=132020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=132020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}