{"id":131738,"date":"2026-10-18T21:38:17","date_gmt":"2026-10-18T14:38:17","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/18\/dedi-mulyadi-pilih-tunda-bayar-usai-pinjaman-jabar-ditolak-kemendagri\/"},"modified":"2026-10-18T21:38:17","modified_gmt":"2026-10-18T14:38:17","slug":"dedi-mulyadi-pilih-tunda-bayar-usai-pinjaman-jabar-ditolak-kemendagri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/18\/dedi-mulyadi-pilih-tunda-bayar-usai-pinjaman-jabar-ditolak-kemendagri\/","title":{"rendered":"Dedi Mulyadi Pilih Tunda Bayar Usai Pinjaman Jabar Ditolak Kemendagri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih mengoptimalkan anggaran yang tersedia untuk mengejar target penyelesaian pembangunan hingga 100 persen pada akhir 2026.<\/p>\n<p>Di tengah keterbatasan fiskal akibat tertundanya dana bagi hasil pajak, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempertimbangkan skema tunda bayar ketimbang mengambil pinjaman daerah.<\/p>\n<p>Langkah tersebut menjadi perhatian setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak merekomendasikan rencana pinjaman sebesar Rp3,4 triliun melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam APBD Perubahan 2026.<\/p>\n<p>Dedi mengatakan, pemerintah daerah kini berupaya memaksimalkan waktu dan anggaran yang tersedia untuk menuntaskan berbagai pekerjaan dalam sisa waktu tahun ini.<\/p>\n<p>\u201cKita sedang ngebut agar dalam 2,5 bulan ke depan semua pekerjaan dapat selesai dan targetnya tercapai hingga 100 persen. Uangnya cukup tidak? Insyaallah, kita kelola keuangan dengan baik. Meski dana bagi hasil tertunda, kita tetap ngebut membangun,\u201d ujarnya, Minggu (18\/10\/2026).<\/p>\n<p>Ia mengakui kondisi fiskal Jawa Barat tengah menghadapi keterbatasan. Meski demikian, Dedi menilai pengelolaan anggaran secara cermat dapat menjadi langkah untuk menjaga pelaksanaan pembangunan tanpa menambah beban pinjaman daerah.<\/p>\n<p>Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah menunda pembayaran sejumlah kegiatan tahun anggaran 2026 hingga 2027. Skema tersebut memungkinkan pekerjaan tetap berjalan, sementara pembayarannya dilakukan pada tahun anggaran berikutnya.<\/p>\n<p>\u201cKita optimalkan saja anggaran yang ada, paling nanti akan ada tunda bayar. Artinya, kegiatan 2026 dibayarkan pada 2027. Untung buat pemerintah, sebab tetap bisa membangun tanpa terbebani pinjaman dan bunga utang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain mengoptimalkan anggaran yang tersedia, Dedi menyoroti pentingnya penerimaan pajak kendaraan bermotor sebagai salah satu sumber pendanaan pembangunan di Jawa Barat.<\/p>\n<p>Ia menyebut kontribusi masyarakat melalui pembayaran pajak kendaraan bermotor turut menentukan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan.<\/p>\n<p>\u201cTanpa pembayar pajak kendaraan bermotor, Pemprov Jawa Barat tentu tidak bisa berdaya,\u201d tuturnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/224244\/dedi-mulyadi-pilih-tunda-bayar-usai-pinjaman-jabar-ditolak-kemendagri\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih mengoptimalkan anggaran yang tersedia untuk mengejar target penyelesaian pembangunan hingga 100 persen pada akhir 2026. Di tengah keterbatasan fiskal akibat tertundanya dana bagi hasil pajak, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempertimbangkan skema tunda bayar ketimbang mengambil pinjaman daerah. Langkah tersebut menjadi perhatian setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":102537,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-131738","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=131738"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131738\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/102537"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=131738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=131738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=131738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}