{"id":131564,"date":"2026-10-18T16:22:59","date_gmt":"2026-10-18T09:22:59","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/18\/bisnis-haram-menantu-sang-presiden\/"},"modified":"2026-10-18T16:22:59","modified_gmt":"2026-10-18T09:22:59","slug":"bisnis-haram-menantu-sang-presiden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/18\/bisnis-haram-menantu-sang-presiden\/","title":{"rendered":"Bisnis Haram Menantu Sang Presiden"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Buronan kakap asal Belanda, Jos Leijdekkers (35), mendadak jadi sorotan internasional usai laporan investigasi The Guardian dan intelijen Barat membongkar sepak terjangnya membangun kerajaan kokain di Sierra Leone.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Buronan yang telah divonis lebih dari 100 tahun penjara secara in absentia ini bahkan menikahi Agnes Bio, putri dari Presiden Sierra Leone Julius Maada Bio, hingga memicu sebutan &#8220;negara narkoba&#8221; (narco-state) bagi negara Afrika Barat tersebut.<\/p>\n<p>Penilaian intelijen Barat menyebut infiltrasi jaringan Leijdekkers ke dalam lingkaran kekuasaan Sierra Leone merupakan penguasaan negara oleh sindikat kriminal dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.<\/p>\n<p>Jaringan Kerajaan Narkoba Leijdekkers beromzet Rp2,3 Triliun per Bulan, Leijdekkers meraup keuntungan bulanan mencapai USD 150 juta (sekitar Rp2,3 triliun) angka yang melampaui seluruh biaya operasional negara Sierra Leone.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, ratusan pejabat militer, kepolisian, hingga kepala imigrasi masuk dalam daftar gajinya. Ia juga menguasai akses Dermaga Queen Elizabeth II di Pelabuhan Freetown, titik transit vital menuju pasar Eropa.<\/p>\n<p>Selain itu, sang menantu juga melakukan penyelundupan 30 Ton Kokain. Intelijen mencatat puncak aksinya terjadi pada 18 April 2026, ketika sekitar 30 ton kokain diangkut ke kapal kargo Arconian di Freetown selama empat hari berturut-turut.<\/p>\n<p>Tudingan tak kalah serius, yakni terjadi aksi Kekerasan terorganisir karena sedikitnya 14 orang tewas atas perintah Leijdekkers, termasuk sejumlah perwira polisi senior yang mencoba menghalangi jalannya.<\/p>\n<p><strong>Beli Perlindungan Negara dan Anjlokkan Pasar Eropa<\/strong><\/p>\n<p>Sejak terdeteksi berada di Sierra Leone pada 2024, Leijdekkers memanfaatkan kekayaan dan pernikahan politiknya untuk mengamankan posisi.<\/p>\n<p>Kepala imigrasi setempat bahkan memfasilitasi paspor diplomatik untuknya. Ketika Pemerintah Belanda mengajukan permintaan ekstradisi pada Januari 2025, Pemerintah Sierra Leone mengklaim tidak mengenalnya, sebuah penolakan yang memberikan perlindungan hukum penuh baginya.<\/p>\n<p>Pasokan kokain masif dari jaringannya terbukti merusak tatanan ekonomi gelap dunia. Pada 2025, banjir kiriman kokain dari Sierra Leone bahkan memotong harga grosir kokain di pasar Eropa hingga setengahnya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Intelijen Belanda dan pakar keamanan kini memperingatkan bahwa ekspansi cepat jaringan Leijdekkers mengancam stabilitas politik dan keamanan di seluruh kawasan Afrika Barat.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641665\/bisnis-haram-menantu-sang-presiden\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Buronan kakap asal Belanda, Jos Leijdekkers (35), mendadak jadi sorotan internasional usai laporan investigasi The Guardian dan intelijen Barat membongkar sepak terjangnya membangun kerajaan kokain di Sierra Leone. Buronan yang telah divonis lebih dari 100 tahun penjara secara in absentia ini bahkan menikahi Agnes Bio, putri dari Presiden Sierra Leone Julius [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":131566,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-131564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=131564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131564\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/131566"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=131564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=131564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=131564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}