{"id":130173,"date":"2026-10-16T16:44:04","date_gmt":"2026-10-16T09:44:04","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/16\/respons-msci-wamenko-perekonomian-investor-domestik-gampang-panik\/"},"modified":"2026-10-16T16:44:04","modified_gmt":"2026-10-16T09:44:04","slug":"respons-msci-wamenko-perekonomian-investor-domestik-gampang-panik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/16\/respons-msci-wamenko-perekonomian-investor-domestik-gampang-panik\/","title":{"rendered":"Respons MSCI, Wamenko Perekonomian: Investor Domestik Gampang Panik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Drajad Hari Wibowo, menilai investor domestik masih mudah panik menghadapi perkembangan pasar modal, termasuk sorotan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Ia meminta investor memperkuat analisis mandiri agar tidak hanya bergantung pada keputusan lembaga indeks global.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cJadi apa yang terjadi sekarang ini adalah karena investor domestik terlalu gampang panik karena nggak ngitung,\u201d kata Drajad di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (15\/10\/2026).\u00a0<\/p>\n<p>Drajad kemudian mengoreksi pernyataannya dengan menyebut investor domestik mungkin belum percaya diri untuk melakukan perhitungan sendiri. Menurutnya, investor perlu memperkuat analisis dan model investasi untuk memahami potensi saham di pasar Indonesia.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPerkuat analisis kalian, perkuat model-model kalian. Saya tahu banyak jago-jago matematika kok di Indonesia,\u201d kata Drajad.\u00a0<\/p>\n<p>Ia menilai, investor domestik seharusnya mampu menghitung potensi keuntungan atau return saham berdasarkan kondisi dan fundamental perusahaan, sehingga tidak langsung bereaksi berlebihan terhadap pengumuman MSCI.\u00a0<\/p>\n<p>Drajad mencontohkan analisis terhadap emiten konsumer yang menurutnya diperkirakan mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 5,9% pada kuartal III 2026. Ia menilai perkembangan tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan investor dalam membaca prospek perusahaan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKalau pendapatan emiten konsumer itu naik, artinya konsumsinya naik,\u201d katanya.\u00a0<\/p>\n<p>Meski demikian, Drajad menegaskan pemerintah tetap memperhatikan masukan MSCI, khususnya terkait pembenahan tata kelola pasar modal. Ia menyatakan reformasi tetap dilanjutkan terlepas dari keputusan yang diambil lembaga indeks tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cApa yang disampaikan MSCI itu memang perlu kita perhatikan. Kita nggak ngotot. Apa yang memang perlu kita perbaiki, akan kita perbaiki,\u201d ujarnya.\u00a0<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641408\/sentimen-negatif-msci-tekan-rupiah-hingga-ke-level-rp18027-per-dolar-as\">Sentimen Negatif MSCI Tekan Rupiah hingga ke Level Rp18.027 per Dolar AS<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641316\/apa-itu-standalone-market-msci-status-yang-mengancam-pasar-saham-ri\">Apa Itu Standalone Market MSCI? Status yang Mengancam Pasar Saham RI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Drajad juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang lebih kuat di pasar modal. Menurutnya, upaya tersebut bukan semata-mata dilakukan karena permintaan MSCI, melainkan memang menjadi kebutuhan pemerintah.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Karena itu, ia meminta investor domestik tetap tenang dan mengandalkan analisis sendiri dalam mengambil keputusan investasi, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari sentimen global.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641411\/respons-msci-wamenko-perekonomian-investor-domestik-gampang-panik\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Drajad Hari Wibowo, menilai investor domestik masih mudah panik menghadapi perkembangan pasar modal, termasuk sorotan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Ia meminta investor memperkuat analisis mandiri agar tidak hanya bergantung pada keputusan lembaga indeks global.\u00a0 \u201cJadi apa yang terjadi sekarang ini adalah karena investor domestik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":128534,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-130173","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130173","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=130173"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130173\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/128534"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=130173"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=130173"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=130173"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}