{"id":129410,"date":"2026-10-15T17:42:09","date_gmt":"2026-10-15T10:42:09","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/15\/pesan-dedi-mulyadi-soal-gibran-kembali-disorot-hati-hati-terhadap-mas-gibran\/"},"modified":"2026-10-15T17:42:09","modified_gmt":"2026-10-15T10:42:09","slug":"pesan-dedi-mulyadi-soal-gibran-kembali-disorot-hati-hati-terhadap-mas-gibran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/15\/pesan-dedi-mulyadi-soal-gibran-kembali-disorot-hati-hati-terhadap-mas-gibran\/","title":{"rendered":"Pesan Dedi Mulyadi Soal Gibran Kembali Disorot: Hati-Hati Terhadap Mas Gibran"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Video lawas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang membahas potensi politik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali beredar. Rekaman tersebut diunggah ulang oleh Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dalam video itu, Dedi mengingatkan para elite politik agar tidak memandang Gibran sebelah mata. Ia menilai putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut memiliki sejumlah modal yang bisa diperhitungkan dalam persaingan politik nasional.<\/p>\n<p>Salah satu hal yang disoroti Dedi adalah latar belakang keluarga Gibran serta pengaruh budaya Jawa dalam pembentukan sikap dan perilakunya. Ia menilai Gibran mendapatkan pendidikan mengenai etika dan tata krama dari lingkungan keluarganya.<\/p>\n<p>&#8220;Bagaimanapun dia itu adalah anak Pak Jokowi. Karena anaknya Pak Jokowi, dia ngerti betul kebudayaan Jawa. Dia ngerti betul bagaimana tradisi Solo. Mas Gibran pasti mendapat pendidikan sangat kuat tentang etika, tentang budi pekerti dalam keluarga, dalam bahasa kesehariannya tentang adab,&#8221; kata Dedi dalam video tersebut, dikutip Kamis (15\/10\/2026).<\/p>\n<p>Dedi juga menyoroti sikap Gibran ketika berinteraksi dengan orang lain. Menurutnya, sikap tenang dan penghormatan kepada orang yang lebih tua menjadi bagian dari hal yang perlu diperhatikan ketika menilai sosok wakil presiden tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Yang kedua yang diberikan oleh Mas Gibran tentang sikap, adab. Tenang. Hormat kepada semua. Selalu membungkukkan badan ketika bertemu dengan yang lebih tua, tidak kelihatan emosional,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain latar belakang keluarga dan perilaku, Dedi mengaitkan potensi Gibran dengan perjalanan politik Jokowi. Jokowi mengawali karier politik sebagai Wali Kota Solo, kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta sebelum terpilih sebagai presiden pada 2014 dan kembali memenangkan pemilihan presiden pada 2019.<\/p>\n<p>Menurut Dedi, perjalanan Jokowi menunjukkan bahwa keraguan elite politik terhadap seseorang tidak selalu menggambarkan kekuatan politik yang sebenarnya. Pengalaman memimpin daerah, membangun jaringan, dan mengelola dukungan dinilai dapat menjadi modal untuk memperluas pengaruh hingga tingkat nasional.<\/p>\n<p>Dedi juga menilai kemampuan Gibran memanfaatkan media digital menjadi faktor yang patut diperhitungkan. Ia menyebut Gibran mampu membaca tren media sosial dan menggunakan gaya komunikasi yang menarik perhatian publik.<\/p>\n<p>&#8220;Gibran memiliki literasi digital yang jauh melampaui para politisi senior. Ia piawai membaca tren media sosial, mendesain narasi, dan melahirkan celetukan unik yang secara cepat mampu menguasai perbincangan publik dan menjadi viral. Menurut saya Mas Gibran itu sudah masuk dalam tahap kemapanan itu,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Bagi Dedi, kemampuan membangun perhatian di ruang digital merupakan salah satu modal komunikasi politik. Namun, popularitas di media sosial tidak otomatis mencerminkan besarnya dukungan elektoral.<\/p>\n<p>Ia kembali mengingatkan para politisi senior agar tidak meremehkan Gibran dalam dinamika politik nasional.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641139\/andi-arief-bawa-bawa-sby-saat-bahas-pansus-ijazah-gibran-singgung-kasus-bank-century\">Andi Arief Bawa-bawa SBY Saat Bahas Pansus Ijazah Gibran, Singgung Kasus Bank Century<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Hati-hati terhadap Mas Gibran. Yang lain politisinya polos-polos, bersikap hanya dengan kata-katanya, tapi tidak dengan rasanya,&#8221; pungkas Dedi.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Video tersebut merupakan rekaman lawas yang kembali diunggah sehingga konteks awal pernyataan Dedi perlu diperhatikan. Penilaiannya mengenai kekuatan politik Gibran merupakan pandangan Dedi, bukan kepastian mengenai arah politik atau dukungan elektoral pada masa mendatang.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641163\/pesan-dedi-mulyadi-soal-gibran-kembali-disorot-hati-hati-terhadap-mas-gibran\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Video lawas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang membahas potensi politik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali beredar. Rekaman tersebut diunggah ulang oleh Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus. Dalam video itu, Dedi mengingatkan para elite politik agar tidak memandang Gibran sebelah mata. Ia menilai putra Presiden ke-7 RI [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":83348,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-129410","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 hours ago","modified":"3 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/129410","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=129410"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/129410\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83348"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=129410"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=129410"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=129410"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}