{"id":129396,"date":"2026-10-15T17:19:58","date_gmt":"2026-10-15T10:19:58","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/15\/satu-prompt-ai-butuh-energi-hingga-3-wh-komdigi-ungkap-kesiapan-infrastruktur\/"},"modified":"2026-10-15T17:19:58","modified_gmt":"2026-10-15T10:19:58","slug":"satu-prompt-ai-butuh-energi-hingga-3-wh-komdigi-ungkap-kesiapan-infrastruktur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/15\/satu-prompt-ai-butuh-energi-hingga-3-wh-komdigi-ungkap-kesiapan-infrastruktur\/","title":{"rendered":"Satu Prompt AI Butuh Energi hingga 3 Wh, Komdigi Ungkap Kesiapan Infrastruktur"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan pengembangan infrastruktur kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia perlu diimbangi dengan kesiapan pasokan energi dan pemanfaatan teknologi yang efisien. Pasalnya, peningkatan kapasitas komputasi untuk mendukung AI turut mendorong kebutuhan listrik dan air.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Nezar mengatakan pembangunan infrastruktur digital tidak cukup hanya dengan menambah kapasitas komputasi. Infrastruktur tersebut juga harus dimanfaatkan secara tepat agar mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian.<\/p>\n<p>\u201cSemua infrastruktur, semua <em>compute power<\/em> yang kita punya, maknanya akan berkurang atau mungkin juga <em>meaningless<\/em> kalau dia tidak diadopsi dengan tepat dan efisien,\u201d ujarnya dalam Digital Infrastructure Summit 2026 di Jakarta Pusat, dikutip Kamis (15\/10\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Nezar, kebutuhan energi menjadi salah satu aspek mendasar dalam pengembangan teknologi AI. Ia menyebut satu perintah atau <em>prompt<\/em> pada platform AI generatif membutuhkan energi sekitar 0,24 hingga 3 watt-jam (Wh).<\/p>\n<p>\u201cListrik dan air ini berada di basis paling bawah dari AI<em> full stack,<\/em>\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Untuk membangun ekosistem digital yang memadai, Nezar menjelaskan pemerintah mengandalkan empat lapisan utama infrastruktur, yakni komputasi (<em>compute<\/em>), energi (<em>power<\/em>), konektivitas (<em>connectivity<\/em>), dan adopsi (<em>adoption<\/em>).<\/p>\n<p>Keempat lapisan tersebut perlu dikembangkan secara terintegrasi, mulai dari penyediaan pusat data yang andal dan tata kelola data hingga penguatan jaringan serat optik, kabel laut, serta jaringan seluler.<\/p>\n<p>\u201cTarget kita bukan sekadar menambah megawatt, tetapi memastikan kapasitas itu menjadi pusat data yang andal,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Nezar menambahkan, pembangunan infrastruktur digital harus menghasilkan konektivitas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam hal ini, pemanfaatan AI diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), membantu tenaga medis mendiagnosis penyakit, serta mendukung petani dalam mengambil keputusan berdasarkan informasi cuaca.<\/p>\n<p>Teknologi tersebut, misalnya, dapat membantu petani menentukan waktu tanam, pemupukan, hingga panen. Dengan demikian, perluasan konektivitas tidak berhenti pada pembangunan jaringan, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.<\/p>\n<p>\u201cKita ingin konektivitas yang sudah terbangun ini bisa menjadi meaningful connectivity, konektivitas yang bermakna,\u201d ungkap Nezar.<\/p>\n<p>Selain kesiapan energi dan komputasi, Nezar menyoroti potensi mineral kritis Indonesia sebagai modal untuk mengembangkan industri teknologi bernilai tambah. Indonesia memiliki sejumlah komoditas, seperti nikel, timah, tembaga, bauksit, dan pasir silika, yang berpotensi mendukung pengembangan industri semikonduktor serta komponen teknologi.<\/p>\n<p>Menurutnya, potensi sumber daya mineral tersebut perlu diintegrasikan dengan penguatan energi, kapasitas komputasi, dan kualitas sumber daya manusia. Langkah ini diperlukan agar Indonesia tidak hanya berperan sebagai pemasok bahan mentah, tetapi juga dapat mengambil bagian lebih besar dalam rantai nilai industri teknologi.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cMemadukan antara mineral, energi, dan komputasi sebagai satu paket untuk meningkatkan daya saing kita,\u201d katanya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read641027\/satu-prompt-ai-butuh-energi-hingga-3-wh-komdigi-ungkap-kesiapan-infrastruktur\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan pengembangan infrastruktur kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia perlu diimbangi dengan kesiapan pasokan energi dan pemanfaatan teknologi yang efisien. Pasalnya, peningkatan kapasitas komputasi untuk mendukung AI turut mendorong kebutuhan listrik dan air. Nezar mengatakan pembangunan infrastruktur digital tidak cukup hanya dengan menambah kapasitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":129397,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-129396","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/129396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=129396"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/129396\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/129397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=129396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=129396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=129396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}