{"id":128660,"date":"2026-10-14T18:57:46","date_gmt":"2026-10-14T11:57:46","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/14\/bahlil-targetkan-ekspor-produk-olahan-nikel-tembus-us45-miliar-pada-2026\/"},"modified":"2026-10-14T18:57:46","modified_gmt":"2026-10-14T11:57:46","slug":"bahlil-targetkan-ekspor-produk-olahan-nikel-tembus-us45-miliar-pada-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/14\/bahlil-targetkan-ekspor-produk-olahan-nikel-tembus-us45-miliar-pada-2026\/","title":{"rendered":"Bahlil Targetkan Ekspor Produk Olahan Nikel Tembus US$45 Miliar pada 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Tangerang &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menargetkan nilai ekspor produk olahan nikel Indonesia mencapai US$45 miliar pada 2026.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Bahlil menjelaskan, produk nikel yang diekspor saat ini bukan lagi berupa bahan mentah, melainkan produk hasil pengolahan seperti <em>Nickel Pig Iron<\/em> (NPI), Feronikel (FeNi), Nikel Matte, <em>Mixed Hydroxide Precipitate<\/em> (MHP), serta produk turunan lainnya.<\/p>\n<p>Target tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun-tahun sebelumnya. Pada 2023, nilai ekspor produk olahan nikel tercatat mencapai US$34 miliar, kemudian meningkat menjadi US$40 miliar pada 2025.<\/p>\n<p>&#8220;Di tahun 2026 saya targetkan minimal di angka 45 miliar US dollar,&#8221; tegas Bahlil dalam agenda Trade Expo Indonesia ke-41 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (14\/10\/2026).<\/p>\n<p>Sejalan dengan target tersebut, Bahlil menyebut nilai ekspor Indonesia mencapai US$193,6 miliar sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Angka tersebut tumbuh 4,74% secara tahunan (<em>year on year\/yoy<\/em>) dan kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$7,25 miliar.<\/p>\n<p>Bahlil mengatakan capaian tersebut menunjukkan ketangguhan perekonomian Indonesia. Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di antara negara-negara G20, dengan tingkat inflasi yang tetap terjaga di bawah 3%.<\/p>\n<p>&#8220;Pada periode Januari sampai dengan Agustus 2026, surplus neraca perdagangan mencapai 7,25 miliar, dengan nilai ekspor mencapai 193,6 miliar USD atau tumbuh 4,74% <em>year-on-year<\/em>,&#8221; ujar Bahlil.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Bahlil menegaskan pemerintah akan terus mendorong peningkatan nilai ekspor melalui penguatan hilirisasi sumber daya alam. Menurutnya, hilirisasi menjadi strategi penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Hilirisasi merupakan kunci untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Bahlil juga menyampaikan pemerintah telah menyusun peta jalan hilirisasi untuk 28 komoditas strategis. Hingga 2040, investasi dalam program hilirisasi tersebut ditargetkan mencapai US$618 miliar.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ingin menyampaikan bahwa <em>master plan<\/em> ke depan hilirisasi Indonesia pada tahun 2040 target kita mencapai 618 miliar US dollar,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain penguatan hilirisasi, pemerintah juga akan memperluas akses pasar ekspor ke negara-negara nontradisional, seperti kawasan Afrika, Amerika Latin, Asia Selatan, dan Eropa Timur. Menurut Bahlil, perluasan pasar tersebut perlu didukung melalui perjanjian perdagangan bebas agar produk Indonesia memiliki daya saing lebih tinggi.<\/p>\n<p>Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan setiap nota kesepahaman (<em>memorandum of understanding\/MoU<\/em>) perdagangan yang dilakukan Indonesia harus berujung pada implementasi nyata dan tidak berhenti sebatas komitmen.<\/p>\n<p>&#8220;Setiap perjanjian perdagangan internasional harus konkret dan langsung berdampak pada rakyat. Jangan hanya teken-teken MoU, tapi harus bisa direalisasikan MoU tersebut,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640850\/bahlil-ungkap-ekspor-ri-tembus-us1936-miliar-hingga-agustus-2026\">Bahlil Ungkap Ekspor RI Tembus US$193,6 Miliar hingga Agustus 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640444\/harga-minyak-dunia-turun-kenapa-bbm-belum-ikut-murah-ini-penjelasan-bahlil\">Harga Minyak Dunia Turun, Kenapa BBM Belum Ikut Murah? Ini Penjelasan Bahlil<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Bahlil, perjanjian perdagangan bebas yang telah berlaku harus dimanfaatkan secara maksimal oleh eksportir Indonesia. Pemerintah juga akan mendorong penyederhanaan prosedur ekspor serta menghilangkan berbagai hambatan regulasi yang dapat menghambat aktivitas perdagangan.<\/p>\n<p>Selain itu, pemerintah akan memperkuat dukungan melalui akses pembiayaan ekspor dan penyediaan asuransi yang terjangkau bagi pelaku usaha.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Kita juga harus terus melakukan promosi secara intensif ke negara-negara tersebut, di antaranya dengan membuka pusat-pusat promosi,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640885\/bahlil-targetkan-ekspor-produk-olahan-nikel-tembus-us45-miliar-pada-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Tangerang &#8211; Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menargetkan nilai ekspor produk olahan nikel Indonesia mencapai US$45 miliar pada 2026. Bahlil menjelaskan, produk nikel yang diekspor saat ini bukan lagi berupa bahan mentah, melainkan produk hasil pengolahan seperti Nickel Pig Iron (NPI), Feronikel (FeNi), Nikel Matte, Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":126903,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-128660","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128660","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=128660"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128660\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/126903"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=128660"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=128660"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=128660"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}