{"id":128627,"date":"2026-10-14T18:01:49","date_gmt":"2026-10-14T11:01:49","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/14\/korupsi-terkait-bencana-hukumannya-mati\/"},"modified":"2026-10-14T18:01:49","modified_gmt":"2026-10-14T11:01:49","slug":"korupsi-terkait-bencana-hukumannya-mati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/14\/korupsi-terkait-bencana-hukumannya-mati\/","title":{"rendered":"Korupsi terkait Bencana Hukumannya Mati"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Jurnalis sekaligus pegiat media sosial Ahmad Arif menyoroti Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap 14 orang di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tengah krisis kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan dan Sumatra.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Arif mendesak agar para pihak yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan penanganan bencana dijatuhi hukuman seberat-beratnya.<\/p>\n<p>&#8220;Sakit hati nggak sih. Korupsi terkait bencana ini hukumannya mati. Begitu banyak orang yang kini terdampak kebakaran dan kabut asap,&#8221; tulisnya di akun X pribadinya, dkutp Rabu (14\/10).<\/p>\n<p>Pada Selasa (13\/10\/2026), KPK menggelar OTT di lingkungan BNPB dan mengamankan 14 orang. Salah satu yang diamankan adalah Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian.<\/p>\n<p>Selain Sestama BNPB Rustian, tim satgas KPK juga mengamankan sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan BNPB serta beberapa pihak dari unsur swast.<\/p>\n<p>OTT tersebut dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa yang sebagian menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanggulangan bencana. KPK juga tengah mendalami kemungkinan keterkaitan kasus tersebut dengan penanganan karhutla yang marak terjadi belakangan ini.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640736\/di-tengah-kabut-asap-muncul-sorotan-soal-bencana-dan-dugaan-korupsi\">Di Tengah Kabut Asap, Muncul Sorotan soal Bencana dan Dugaan Korupsi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hingga Rabu (14\/10\/2026), belasan orang yang terjaring OTT masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Pimpinan KPK menjadwalkan gelar perkara (ekspose) untuk menentukan status hukum para pihak yang diperiksa dalam waktu 1&#215;24 jam setelah penangkapan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dalam operasi yang dilakukan di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya itu, KPK turut menyita barang bukti awal berupa uang tunai sekitar Rp1,4 miliar, logam mulia dalam bentuk emas batangan, serta tabungan emas.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640879\/ott-bnpb-bikin-geram-korupsi-terkait-bencana-hukumannya-mati\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Jurnalis sekaligus pegiat media sosial Ahmad Arif menyoroti Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap 14 orang di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tengah krisis kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan dan Sumatra. Arif mendesak agar para pihak yang terbukti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32773,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-128627","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128627","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=128627"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128627\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32773"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=128627"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=128627"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=128627"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}