{"id":128385,"date":"2026-10-14T11:38:47","date_gmt":"2026-10-14T04:38:47","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/14\/filip-hrgovic-yakin-bisa-bertahan-di-puncak-tinju-selama-lima-tahun-lagi\/"},"modified":"2026-10-14T11:38:47","modified_gmt":"2026-10-14T04:38:47","slug":"filip-hrgovic-yakin-bisa-bertahan-di-puncak-tinju-selama-lima-tahun-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/14\/filip-hrgovic-yakin-bisa-bertahan-di-puncak-tinju-selama-lima-tahun-lagi\/","title":{"rendered":"Filip Hrgovic Yakin Bisa Bertahan di Puncak Tinju Selama Lima Tahun Lagi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div><span class=\"hide\">Wacana Berita &#8211;<\/span><\/p>\n<p class=\"intro\">Petinju kelas berat asal Kroasia <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/filip-hrgovic\">Filip Hrgovic<\/a> yakin masih mampu bersaing di level tertinggi selama lima tahun ke depan setelah merebut gelar juara dunia pertamanya dengan mengalahkan Moses Itauma pada 29 Agustus lalu di O2 Arena, London.<\/p>\n<p>Petinju berusia 34 tahun itu bangkit dari ketertinggalan untuk menghentikan Itauma pada ronde kesembilan.<\/p>\n<p>Kemenangan mengejutkan tersebut mengangkat rekor Hrgovic menjadi 21 kemenangan dan satu kekalahan, termasuk 16 kemenangan melalui knockout (KO).<\/p>\n<p>Filip Hrgovic menegaskan kemenangan itu bukan penutup perjalanan panjangnya di dunia tinju, melainkan awal dari periode baru. Ia juga ingin menyatukan gelar juara dunia di divisi kelas berat.<\/p>\n<p>\u201cSaya pikir masih punya banyak pertarungan tersisa. Saya ingin menyatukan gelar. Saya tidak tahu persis berapa banyak pertarungan lagi yang akan saya jalani, tetapi saya pikir bisa bertahan di sini selama lima tahun lagi,\u201d kata Hrgovic kepada sejumlah wartawan.<\/p>\n<p>Divisi kelas berat kini memasuki masa peralihan. Oleksandr Usyk, yang berusia 39 tahun, berencana pensiun tahun depan, sementara Tyson Fury dan Anthony Joshua juga mendekati akhir karier.<\/p>\n<p>Itauma, petinju Inggris berusia 21 tahun yang sebelumnya digadang-gadang menjadi penguasa baru divisi tersebut, kini harus menerima kekalahan yang menghentikan laju impresifnya.<\/p>\n<p>Hrgovic mengaku menikmati kehidupan sebagai juara dunia. Ia menjadi petinju Kroasia pertama yang meraih gelar juara dunia kelas berat.<\/p>\n<p>\u201cKehidupan sebagai juara dunia kelas berat luar biasa. Seandainya saya tahu akan sebagus ini, saya pasti berusaha memastikan bisa menjadi juara lebih cepat,\u201d ujarnya. \u201cSaya telah mewujudkan impian setelah bekerja keras dan melewati banyak hal. Sekarang saya merasa luar biasa dan ingin bertahan selama mungkin.\u201d<\/p>\n<p>Dalam duel melawan Itauma, Filip Hrgovic sebenarnya berstatus underdog besar. Itauma diunggulkan dengan peluang sekitar 9 banding 1 dan sempat mendominasi pertarungan.<\/p>\n<p>Hrgovic bahkan tertinggal 0-8 pada dua kartu juri dan 1-7 pada kartu lainnya sebelum membalikkan keadaan pada ronde kesembilan.<\/p>\n<p>Kemenangan itu disambut meriah di Kroasia. Hrgovic mengatakan banyak teman dan warga negaranya memasang taruhan untuk dirinya karena peluang yang ditawarkan sangat besar.<\/p>\n<p>Kini, ia kerap diajak berfoto dan mendapat sambutan hangat di mana pun berada. Putrinya yang berusia dua tahun bahkan telah diajari mengucapkan, \u201cAyah saya juara dunia.\u201d<\/p>\n<p>Setelah pertarungan yang membuatnya mengalami sakit kepala selama tiga hari, Hrgovic kini menikmati masa istirahat.<\/p>\n<p>Ia diperkirakan menghadapi penantang wajib Frank Sanchez berikutnya, tetapi masih membuka peluang melawan pemenang duel ulang Daniel Dubois-Fabio Wardley pada 17 Oktober atau juara WBC Agit Kabayel.<\/p>\n<p>Filip Hrgovic menilai dirinya belum mengalami kerusakan fisik berarti meski menerima sejumlah pukulan dalam pertarungan terakhir. Karena itu, ia yakin masih memiliki banyak pilihan dan belum mencapai puncak kariernya.<\/p>\n<p class=\"tag\"> Artikel Tag: <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/filip-hrgovic\" class=\"tag-link\">filip hrgovic<\/a><\/p>\n<p><span class=\"hide\">Published by Wacana Berita at https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tinju\/filip-hrgovic-yakin-bisa-bertahan-di-puncak-tinju-selama-lima-tahun-lagi<\/span><\/div>\n<p><script> (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428\"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));<\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tinju\/filip-hrgovic-yakin-bisa-bertahan-di-puncak-tinju-selama-lima-tahun-lagi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita &#8211; Petinju kelas berat asal Kroasia Filip Hrgovic yakin masih mampu bersaing di level tertinggi selama lima tahun ke depan setelah merebut gelar juara dunia pertamanya dengan mengalahkan Moses Itauma pada 29 Agustus lalu di O2 Arena, London. Petinju berusia 34 tahun itu bangkit dari ketertinggalan untuk menghentikan Itauma pada ronde kesembilan. Kemenangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":128386,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,6],"tags":[],"class_list":["post-128385","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-sports"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=128385"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128385\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/128386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=128385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=128385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=128385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}