{"id":128122,"date":"2026-10-14T03:17:46","date_gmt":"2026-10-13T20:17:46","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/14\/karhutla-tinggal-639-hektare-prabowo-siapkan-70-000-polisi-hutan\/"},"modified":"2026-10-14T03:17:46","modified_gmt":"2026-10-13T20:17:46","slug":"karhutla-tinggal-639-hektare-prabowo-siapkan-70-000-polisi-hutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/14\/karhutla-tinggal-639-hektare-prabowo-siapkan-70-000-polisi-hutan\/","title":{"rendered":"Karhutla Tinggal 639 Hektare, Prabowo Siapkan 70.000 Polisi Hutan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Pemerintah menyiapkan langkah besar untuk memperkuat pengawasan hutan setelah Presiden Prabowo Subianto menyebut luas wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi kini tersisa 639,23 hektare. Di saat angka kebakaran diklaim menyusut drastis, Prabowo justru meminta penyiapan 70.000 polisi hutan untuk memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Rencana tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin penanganan karhutla berhenti pada pemadaman api. Prabowo juga mendorong penguatan mitigasi agar kebakaran dapat dicegah sejak dini, termasuk dengan melibatkan aparat di tingkat desa.<\/p>\n<p>Instruksi mengenai penyiapan puluhan ribu polisi hutan itu disampaikan Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12\/10\/2026). Ia meminta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini menyiapkan kebutuhan personel tersebut.<\/p>\n<p>Besarnya jumlah personel yang diminta menjadi salah satu poin penting dalam rencana pemerintah menjaga hutan. Namun, pernyataan tersebut masih berupa instruksi penyiapan, sehingga belum dapat diartikan bahwa 70.000 polisi hutan sudah tersedia atau seluruhnya telah bertugas di lapangan.<\/p>\n<p>Prabowo menjelaskan, dirinya semula mengira wilayah yang mengalami karhutla masih mencapai puluhan ribu hingga ratusan ribu hektare. Perkiraan itu berubah setelah dirinya menerima laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto.<\/p>\n<p>&#8220;Tadinya saya mengira masih ratusan ribu, masih puluhan ribu, ternyata sudah jauh ya,&#8221; ucap Prabowo.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan yang diterimanya, luas karhutla di enam provinsi tersisa 639,23 hektare. Prabowo kemudian mengaitkan penurunan tersebut dengan keterlibatan pemerintah dalam penanganan kebakaran secara besar-besaran.<\/p>\n<p>&#8220;Alam kita berat. Tetapi, dari ratusan ribu beberapa minggu lalu, kita sekarang di bawah 1.000. Saya kira ini kalau enggak kita turun tangan secara besar-besaran, enggak bisa. Apalagi nanti kita mau adakan mitigasi kan ke depan,&#8221; kata Prabowo.<\/p>\n<p>Meski demikian, angka tersebut perlu dipahami sesuai cakupan laporan yang disampaikan, yakni karhutla di enam provinsi. Informasi itu tidak dengan sendirinya menjelaskan seluruh perkembangan kebakaran di setiap wilayah maupun risiko kebakaran yang mungkin muncul setelahnya.<\/p>\n<p>Karena itu, Prabowo meminta pengawasan hutan tetap diperkuat. Ia ingin penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan pengerahan petugas ketika api sudah muncul, tetapi juga melalui langkah pencegahan yang disiapkan lebih awal.<\/p>\n<p>Salah satu upaya yang disoroti ialah mitigasi sejak tingkat desa. Menurut Prabowo, masyarakat dan personel yang berada dekat dengan kawasan rawan perlu mendapatkan pelatihan agar bisa mendukung upaya pencegahan maupun penanganan awal.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640678\/pemerintah-intensifkan-penanganan-karhutla-operasi-darat-dan-udara-terus-dioptimalkan\">Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ya minta dilatih lah oleh polisi atau oleh tentara. Namanya saja polisi hutan, ya kan? Kapolri nanti bisa bantu ya didik polisi hutan ya,&#8221; ujar Prabowo.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut memperlihatkan rencana pelibatan kepolisian dan TNI dalam pelatihan polisi hutan. Namun, rincian mengenai mekanisme perekrutan, penempatan personel, kebutuhan anggaran, serta jadwal pelaksanaannya belum dijelaskan dalam pernyataan yang disampaikan Presiden.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah terlibat dalam pemadaman karhutla. Ia mengucapkan terima kasih kepada para panglima, kepala kepolisian daerah, dan pejabat di daerah atas upaya yang telah dilakukan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Rencana menyiapkan 70.000 polisi hutan kini menjadi bagian penting dari arah kebijakan yang disampaikan Prabowo. Tantangan berikutnya bukan hanya memenuhi kebutuhan personel, melainkan memastikan pengawasan dan mitigasi berjalan efektif agar penurunan luas karhutla dapat dipertahankan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640692\/karhutla-tinggal-639-hektare-prabowo-siapkan-70000-polisi-hutan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Pemerintah menyiapkan langkah besar untuk memperkuat pengawasan hutan setelah Presiden Prabowo Subianto menyebut luas wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi kini tersisa 639,23 hektare. Di saat angka kebakaran diklaim menyusut drastis, Prabowo justru meminta penyiapan 70.000 polisi hutan untuk memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan. Rencana tersebut menunjukkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":128021,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-128122","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=128122"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128122\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/128021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=128122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=128122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=128122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}