{"id":127806,"date":"2026-10-13T18:05:55","date_gmt":"2026-10-13T11:05:55","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/13\/kemenperin-perkuat-perlindungan-tenun-daerah-ulos-ragidup-silindung-jadi-contoh\/"},"modified":"2026-10-13T18:05:55","modified_gmt":"2026-10-13T11:05:55","slug":"kemenperin-perkuat-perlindungan-tenun-daerah-ulos-ragidup-silindung-jadi-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/13\/kemenperin-perkuat-perlindungan-tenun-daerah-ulos-ragidup-silindung-jadi-contoh\/","title":{"rendered":"Kemenperin Perkuat Perlindungan Tenun Daerah, Ulos Ragidup Silindung Jadi Contoh"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong perlindungan produk tenun tradisional melalui sertifikasi Indikasi Geografis (IG). Langkah ini ditujukan untuk menjaga kekhasan produk daerah sekaligus memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin Reni Yanita mengatakan, salah satu produk tenun ulos yang telah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis adalah Tenun Ulos Ragidup Silindung dari Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.<\/p>\n<p>&#8220;Produk ulos yang telah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis adalah Tenun Ulos Ragidup Silindung dari Tapanuli Utara. Ini merupakan aset bagi masyarakat Tapanuli Utara dan khususnya perajin ulos,&#8221; kata Reni dalam pembukaan Pameran Tenun Ulos di Jakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>\n<p>Sertifikasi Indikasi Geografis merupakan instrumen perlindungan bagi produk yang memiliki karakteristik, reputasi, atau kualitas tertentu yang berkaitan dengan asal geografisnya. Dalam industri kerajinan, perlindungan ini dapat membantu mempertahankan identitas produk sekaligus membedakannya dari produk lain di pasar.<\/p>\n<p>Bagi industri tenun tradisional, kekhasan tersebut menjadi salah satu modal untuk mempertahankan nilai budaya dan mengembangkan pasar. Namun, perlindungan identitas produk perlu diikuti upaya memperkuat kapasitas produksi, kualitas, serta pemasaran agar manfaat ekonominya dapat dirasakan oleh para perajin.<\/p>\n<h2>Regenerasi Perajin Masih Jadi Tantangan<\/h2>\n<p>Reni mengakui industri tenun tradisional masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keberlanjutan keterampilan menenun, regenerasi perajin, inovasi desain, hingga peningkatan kualitas produk.<\/p>\n<p>Persoalan regenerasi menjadi penting karena keberlangsungan industri bergantung pada kemampuan meneruskan keterampilan produksi kepada generasi berikutnya. Tanpa regenerasi yang memadai, pengembangan pasar berisiko tidak diikuti ketersediaan tenaga terampil.<\/p>\n<p>Untuk memperkuat ekosistem IKM, Kemenperin menjalankan program pengembangan sumber daya manusia dan kewirausahaan melalui pelatihan, webinar, diskusi, serta penumbuhan wirausaha baru.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640511\/menperin-dorong-ulos-naik-kelas-peluang-bisnisnya-tak-boleh-berhenti-di-kain-tradisional\">Menperin Dorong Ulos Naik Kelas, Peluang Bisnisnya Tak Boleh Berhenti di Kain Tradisional<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640522\/menperin-ungkap-rencana-akuisisi-perusahaan-tekstil-oleh-danantara\">Menperin Ungkap Rencana Akuisisi Perusahaan Tekstil oleh Danantara<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640436\/kemenperin-bidik-ikm-masuk-rantai-pasok-domestik-daya-saing-jadi-taruhan\">Kemenperin Bidik IKM Masuk Rantai Pasok Domestik, Daya Saing Jadi Taruhan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas dan produktivitas IKM melalui revitalisasi sentra, restrukturisasi mesin dan peralatan, jaminan bahan baku, serta pemanfaatan teknologi dalam proses produksi.<\/p>\n<p>Di sisi pemasaran, fasilitasi promosi dan pameran di dalam maupun luar negeri menjadi salah satu upaya memperluas akses pasar produk tenun tradisional.<\/p>\n<h2>Ulos Berpeluang Masuk Pasar yang Lebih Luas<\/h2>\n<p>Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji sebelumnya menyebut terdapat 43 sentra tenun ulos di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara, berdasarkan data BPS tahun 2020 yang disampaikannya.<\/p>\n<p>Ulos juga telah dikembangkan menjadi berbagai produk, mulai dari busana siap pakai, aksesori fesyen, dekorasi interior, hingga cenderamata.<\/p>\n<p>Diversifikasi tersebut membuka peluang bagi produk tenun tradisional untuk menjangkau konsumen di luar penggunaan adat. Meski demikian, pengembangan pasar tetap membutuhkan inovasi desain dan kemampuan pelaku usaha mengikuti kebutuhan konsumen.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Melalui penguatan perlindungan produk, pembinaan IKM, dan perluasan akses pasar, Kemenperin berharap industri tenun tradisional dapat berkembang tanpa kehilangan karakter budaya yang menjadi identitasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640558\/kemenperin-perkuat-perlindungan-tenun-daerah-ulos-ragidup-silindung-jadi-contoh\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong perlindungan produk tenun tradisional melalui sertifikasi Indikasi Geografis (IG). Langkah ini ditujukan untuk menjaga kekhasan produk daerah sekaligus memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM). Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin Reni Yanita mengatakan, salah satu produk tenun ulos yang telah memperoleh sertifikat Indikasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":127693,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-127806","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127806","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=127806"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127806\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/127693"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=127806"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=127806"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=127806"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}