{"id":126987,"date":"2026-10-12T17:31:38","date_gmt":"2026-10-12T10:31:38","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/12\/menperin-sentil-pemda-lahan-dan-infrastruktur-jadi-kunci-kawasan-industri\/"},"modified":"2026-10-12T17:31:38","modified_gmt":"2026-10-12T10:31:38","slug":"menperin-sentil-pemda-lahan-dan-infrastruktur-jadi-kunci-kawasan-industri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/12\/menperin-sentil-pemda-lahan-dan-infrastruktur-jadi-kunci-kawasan-industri\/","title":{"rendered":"Menperin Sentil Pemda, Lahan dan Infrastruktur Jadi Kunci Kawasan Industri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Surabaya &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Pengembangan kawasan industri membutuhkan kesiapan lahan dan infrastruktur di daerah. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting agar kawasan industri dapat mendorong industrialisasi dan menarik kegiatan manufaktur.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Menurut Sarmuji, kawasan industri menawarkan fasilitas yang terintegrasi bagi perusahaan. Namun, pengembangannya tetap membutuhkan dukungan daerah, terutama dalam penyediaan lahan dan infrastruktur pendukung.<\/p>\n<p>\u201cKawasan industri itu sebenarnya sesuatu yang bagus untuk mendorong industrialisasi, karena di dalamnya itu paket lengkap. Hanya perlu dukungan dari pemerintah daerah untuk menyiapkan infrastrukturnya, lahan, dan lain sebagainya,\u201d kata Sarmuji di Surabaya dalam keterangannya, Senin (12\/10\/2026).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640227\/menperin-akui-produktivitas-manufaktur-jadi-pr-target-2029-naik-188\">Menperin Akui Produktivitas Manufaktur Jadi PR, Target 2029 Naik 18,8%<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya kesiapan daerah dalam pengembangan kawasan industri. Keberadaan kawasan yang menyediakan fasilitas terintegrasi perlu diimbangi dengan ketersediaan lahan dan infrastruktur agar kegiatan industri dapat berkembang.<\/p>\n<p>Meski demikian, Sarmuji belum merinci jenis infrastruktur yang perlu diprioritaskan maupun kendala yang selama ini dihadapi pemerintah daerah dalam menyiapkan kawasan industri.<\/p>\n<h2>Potensi Daerah Jadi Pertimbangan<\/h2>\n<p>Terkait kemungkinan pembangunan kawasan industri baru di Jawa Timur, Sarmuji mengatakan pengembangannya perlu mempertimbangkan potensi masing-masing wilayah.<\/p>\n<p>\u201cNanti tergantung mana potensi yang bisa dijadikan kawasan industri,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut belum mengarah pada penetapan lokasi tertentu. Potensi wilayah menjadi pertimbangan untuk menentukan daerah yang sesuai bagi pengembangan kawasan industri.<\/p>\n<p>Dalam konteks tersebut, dukungan pemerintah daerah diperlukan untuk menyiapkan kebutuhan dasar pengembangan kawasan. Namun, penentuan lokasi dan pembangunan kawasan juga membutuhkan perhitungan mengenai kesesuaian lahan, kebutuhan infrastruktur, serta potensi kegiatan industri yang akan dikembangkan.<\/p>\n<p>Kesiapan tersebut penting agar pengembangan kawasan tidak berhenti pada penyediaan lahan, tetapi juga mampu mendukung kegiatan produksi dan operasional perusahaan.<\/p>\n<p>Pemerintah daerah memiliki peran dalam menyiapkan kondisi wilayah, sedangkan pengembangan industrialisasi membutuhkan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait.<\/p>\n<h2>Kawasan Industri Sebagai Pendorong Industrialisasi<\/h2>\n<p>Sarmuji menyampaikan pandangannya setelah menerima penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kategori emas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Upacara Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama, Sarmuji mengapresiasi kinerja Pemprov Jawa Timur. Ia menilai data yang disampaikan Khofifah menunjukkan pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut berada di atas rata-rata nasional dan menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.<\/p>\n<p>\u201cItu menunjukkan kerja keras yang luar biasa dari pemerintah provinsi. Selamat juga kepada Provinsi Jawa Timur yang sudah mencapai hari jadi ke-81, dan prestasinya makin lama makin baik,\u201d jelas Sarmuji.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read639903\/menperin-sarmuji-sentil-dunia-industri-perusahaan-besar-bisa-kalah-dari-yang-gesit\">Menperin Sarmuji Sentil Dunia Industri: Perusahaan Besar Bisa Kalah dari yang Gesit<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640189\/menperin-soroti-segudang-masalah-kawasan-industri-lahan-hingga-perizinan-jadi-kendala\">Menperin Soroti Segudang Masalah Kawasan Industri, Lahan hingga Perizinan Jadi Kendala<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Meski demikian, pengembangan kawasan industri membutuhkan langkah yang lebih konkret daripada sekadar mengidentifikasi potensi wilayah. Kesiapan lahan dan infrastruktur perlu diterjemahkan menjadi perencanaan yang jelas agar pengembangan kawasan dapat berjalan sesuai kebutuhan industri.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Hingga kini, Sarmuji belum menyebut target pembangunan kawasan industri baru di Jawa Timur maupun wilayah yang menjadi prioritas. Ia juga belum merinci bentuk dukungan yang diharapkan dari pemerintah daerah.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640290\/menperin-sentil-pemda-lahan-dan-infrastruktur-jadi-kunci-kawasan-industri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Surabaya &#8211; Pengembangan kawasan industri membutuhkan kesiapan lahan dan infrastruktur di daerah. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting agar kawasan industri dapat mendorong industrialisasi dan menarik kegiatan manufaktur. Menurut Sarmuji, kawasan industri menawarkan fasilitas yang terintegrasi bagi perusahaan. Namun, pengembangannya tetap membutuhkan dukungan daerah, terutama dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":126988,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-126987","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=126987"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126987\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/126988"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=126987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=126987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=126987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}