{"id":126968,"date":"2026-10-12T17:02:54","date_gmt":"2026-10-12T10:02:54","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/12\/modus-penipuan-berkedok-jual-beli-bebek-online-korban-rugi-rp-22-juta\/"},"modified":"2026-10-12T17:02:54","modified_gmt":"2026-10-12T10:02:54","slug":"modus-penipuan-berkedok-jual-beli-bebek-online-korban-rugi-rp-22-juta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/12\/modus-penipuan-berkedok-jual-beli-bebek-online-korban-rugi-rp-22-juta\/","title":{"rendered":"Modus Penipuan Berkedok Jual Beli Bebek Online, Korban Rugi Rp 2,2 Juta"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013Tawaran harga murah di media sosial bisa menjadi celah terjadinya dugaan penipuan transaksi online.<\/p>\n<p>Modusnya beragam, mulai dari menawarkan barang dengan harga terjangkau, menjanjikan pengiriman, hingga meminta biaya tambahan dengan alasan administrasi dan dokumen resmi.<\/p>\n<p>Dugaan penipuan dengan pola tersebut dialami Muhammad Sopian, warga Kampung Awi Mekar, Desa Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.<\/p>\n<blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/223925\/kemarau-picu-perhatian-terhadap-kebutuhan-air-bersih-santri-pesantren-di-purwakarta\/\">Kemarau Picu Perhatian terhadap Kebutuhan Air Bersih Santri Pesantren di Purwakarta<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 2,2 juta setelah membeli bebek melalui akun TikTok bernama Peternak Jaya Farm.<\/p>\n<p>Sopian mengaku awalnya tertarik setelah menemukan akun tersebut menawarkan bebek seharga Rp 55 ribu per ekor. Komunikasi kemudian berlanjut melalui WhatsApp untuk membahas proses pembelian.<\/p>\n<p>\u201cSaya awalnya mencari bebek dengan harga murah di media sosial. Setelah menemukan akun itu, saya mencoba menghubungi penjualnya untuk menanyakan harga dan cara pembelian,\u201d ujar Sopian.<\/p>\n<p>Ia sempat menanyakan kemungkinan pembayaran menggunakan sistem cash on delivery (COD). Namun, penjual menyatakan metode tersebut tidak bisa dilakukan sehingga Sopian diminta membayar uang muka sebesar Rp 300 ribu.<\/p>\n<p>Setelah pembayaran dilakukan, penjual mengabarkan bahwa bebek telah dikirim dan mengirimkan foto dokumen pengiriman tanpa nomor resi. Tak lama berselang, seseorang yang mengaku sebagai pihak ekspedisi menghubungi Sopian dan meminta transfer Rp 950 ribu dengan alasan biaya surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dan asuransi.<\/p>\n<p>Permintaan transfer tambahan kembali muncul dengan alasan pengiriman harus dipisahkan. Sopian diminta membayar Rp 575 ribu untuk pengiriman serta Rp 375 ribu untuk SKKH dan asuransi.<\/p>\n<p>Total transfer kepada pihak yang mengaku sebagai ekspedisi disebut mencapai Rp 1,9 juta. Dana tersebut dijanjikan kembali sekitar 30 menit setelah dokumen diterbitkan. Namun, uang tak kunjung dikembalikan dan nomor WhatsApp Sopian justru diblokir.<\/p>\n<p>\u201cTotal kerugian saya sekitar Rp 2,2 juta, termasuk uang muka pembelian bebek. Saya berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran agar masyarakat lebih berhati-hati saat bertransaksi online,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran harga murah maupun dokumen pengiriman yang belum terverifikasi. Identitas penjual dan jasa ekspedisi perlu diperiksa sebelum pembayaran dilakukan.<\/p>\n<p>Hingga berita ini disusun, belum ada konfirmasi dari pemilik akun Peternak Jaya Farm maupun pihak yang mengaku sebagai ekspedisi. Dugaan penipuan tersebut masih berdasarkan keterangan Sopian.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/223928\/modus-penipuan-berkedok-jual-beli-bebek-online-korban-rugi-rp-22-juta\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013Tawaran harga murah di media sosial bisa menjadi celah terjadinya dugaan penipuan transaksi online. Modusnya beragam, mulai dari menawarkan barang dengan harga terjangkau, menjanjikan pengiriman, hingga meminta biaya tambahan dengan alasan administrasi dan dokumen resmi. Dugaan penipuan dengan pola tersebut dialami Muhammad Sopian, warga Kampung Awi Mekar, Desa Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":126969,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-126968","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"2 hours ago","modified":"2 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126968","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=126968"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126968\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/126969"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=126968"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=126968"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=126968"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}