{"id":126054,"date":"2026-10-11T11:33:15","date_gmt":"2026-10-11T04:33:15","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/11\/pemprov-dki-buka-akses-kesetaraan-bagi-penyandang-disabilitas\/"},"modified":"2026-10-11T11:33:15","modified_gmt":"2026-10-11T04:33:15","slug":"pemprov-dki-buka-akses-kesetaraan-bagi-penyandang-disabilitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/11\/pemprov-dki-buka-akses-kesetaraan-bagi-penyandang-disabilitas\/","title":{"rendered":"Pemprov DKI Buka Akses Kesetaraan Bagi Penyandang Disabilitas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperluas layanan bagi penyandang disabilitas, mulai dari pendidikan, kesehatan, mobilitas, perlindungan sosial, hingga kesempatan kerja. Kebijakan tersebut diarahkan agar penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, bekerja, dan berpartisipasi dalam kehidupan kota.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pembukaan Special Kids Expo atau Neurodiversity Expo (SPEKIX) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (10\/10\/2026).<\/p>\n<p>\u201cJakarta ingin bergerak dari sekadar memberikan akses menjadi membuka kesempatan, sehingga penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk belajar, bekerja, berkembang, dan berpartisipasi dalam kehidupan kota,\u201d ujar Pramono.<\/p>\n<p>Di bidang pendidikan, Jakarta memiliki 88 Sekolah Luar Biasa (SLB), terdiri atas 13 SLB negeri dan 75 SLB swasta. Pemprov DKI juga menyalurkan KJP Plus Tahap II Tahun 2026 kepada 2.764 siswa SLB.<\/p>\n<p>Sementara pada sektor kesehatan, layanan ramah disabilitas telah tersedia di 44 Puskesmas dan 31 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Untuk mendukung mobilitas, Pemprov DKI mengoperasikan 37 bus sekolah ramah disabilitas pada 10 rute.<\/p>\n<p>Per September 2026, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) telah disalurkan kepada 20.890 penerima. Pemprov DKI juga menyediakan berbagai alat bantu fisik, termasuk kursi roda, alat bantu dengar, dan tongkat.<\/p>\n<p>\u201cSecara khusus Pemerintah DKI Jakarta juga mengeluarkan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) dengan penerima saat ini mencapai 20.890 orang, serta menyediakan 37 unit bus sekolah ramah disabilitas khusus untuk anak-anak dan keluarga disabilitas,\u201d kata Pramono.<\/p>\n<p>Perluasan kesempatan juga diarahkan ke sektor ketenagakerjaan dan kemandirian ekonomi. Saat ini tercatat 4.324 pekerja penyandang disabilitas di Jakarta. Pemprov DKI juga menggelar bursa kerja khusus yang menyediakan 500 lowongan pekerjaan serta melibatkan 133 penyandang disabilitas sebagai mitra binaan Jakpreneur.<\/p>\n<p>\u201cInklusi harus sampai pada kesempatan bekerja dan mandiri, bukan semata-mata membangun gedung tinggi melainkan sentuhan keberpihakan seperti inilah yang membuat Jakarta lebih nyaman, aman, dan kolaboratif,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Menurut Gubernur Pramono, penyelenggaraan SPEKIX menjadi salah satu ruang kolaborasi untuk memastikan kebijakan inklusi terus berkembang dan tidak berhenti pada pemberian fasilitas.<\/p>\n<p>\u201cSPEKIX menjadi ruang bersama untuk memperkuat inklusi bagi individu berkebutuhan khusus, di mana tema tahun ini \u2018Sustaining Inclusion, Empowering Future\u2019 menekankan bahwa inklusi harus menjadi komitmen berkelanjutan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan bahwa langkah Pemprov DKI dalam pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus dapat dikembangkan sebagai percontohan.<\/p>\n<p>\u201cDKI Jakarta bisa menjadi pilot project bagaimana Pemerintah DKI Jakarta mencoba dan berusaha memberikan akses yang sama untuk anak-anak kita tumbuh dan berkembang dalam pemenuhan hak-haknya,\u201d ujar Arifatul.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638242\/bri-peduli-gelar-pelatihan-dan-magang-bagi-penyandang-disabilitas\">BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Magang bagi Penyandang Disabilitas<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640077\/pramono-pastikan-pemprov-dki-tetap-pegang-saham-mayoritas-pasca-ipo-bank-jakarta-dan-pam-jaya\">Pramono Pastikan Pemprov DKI Tetap Pegang Saham Mayoritas Pasca IPO Bank Jakarta dan PAM Jaya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Arifatul menilai pembangunan ekosistem inklusi membutuhkan kesinambungan kebijakan serta kerja sama lintas sektor.<\/p>\n<p>\u201cInklusi tidak boleh berhenti sebagai sebuah program, kegiatan, atau momentum, karena membangun ekosistem inklusi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja sehingga kolaborasi menjadi kunci utama,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>SPEKIX 2026 sendiri berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan 35 seminar dan lokakarya, pameran dari 129 tenant, panggung pertunjukan, serta layanan konsultasi gratis bersama psikolog dan terapis.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640118\/pemprov-dki-buka-akses-kesetaraan-bagi-penyandang-disabilitas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperluas layanan bagi penyandang disabilitas, mulai dari pendidikan, kesehatan, mobilitas, perlindungan sosial, hingga kesempatan kerja. Kebijakan tersebut diarahkan agar penyandang disabilitas memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, bekerja, dan berpartisipasi dalam kehidupan kota. Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pembukaan Special [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":116867,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-126054","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126054","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=126054"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126054\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=126054"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=126054"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=126054"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}