{"id":125718,"date":"2026-10-10T22:30:56","date_gmt":"2026-10-10T15:30:56","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/10\/di-balik-senyum-guru-di-kelas-p2g-ungkap-kondisi-yang-memprihatinkan\/"},"modified":"2026-10-10T22:30:56","modified_gmt":"2026-10-10T15:30:56","slug":"di-balik-senyum-guru-di-kelas-p2g-ungkap-kondisi-yang-memprihatinkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/10\/di-balik-senyum-guru-di-kelas-p2g-ungkap-kondisi-yang-memprihatinkan\/","title":{"rendered":"Di Balik Senyum Guru di Kelas, P2G Ungkap Kondisi yang Memprihatinkan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri, mengungkap penderitaan para guru akibat keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk periode Juli hingga September 2026.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Menurut Iman, banyak guru terpaksa berutang demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, meski tetap dituntut untuk menjalankan tugas mengajar secara profesional.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Para guru yang tidak kunjung cair TPG berbulan-bulan, sudah hancur harga dirinya karena berhutang kesana kemari, namun tetap dituntut mengajar dengan bermartabat,&#8221; tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Sabtu (10\/10).<\/p>\n<p>Ia menggambarkan kondisi yang dialami para guru di tengah belum cairnya tunjangan profesi tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Mungkin sepatu mereka klimis, seragam mereka lancip, tapi perut tidak bohong, lambung tegang, pikiran kesana-kemari, sambil senyum masam, berharap para murid tidak mengenali kenyataan yang terlalu pahit ini,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Iman bahkan mengajak para guru untuk melakukan aksi mogok mengajar secara nasional sebagai bentuk protes atas kondisi yang terjadi.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan rayakan hari guru di bulan Oktober ini. Kita semua layak untuk mogok secara nasional. Ini bukan kondisi normal,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read639918\/guru-smkn-27-diduga-lecehkan-siswa-pramono-orang-tua-boleh-tempuh-jalur-hukum\">Guru SMKN 27 Diduga Lecehkan Siswa, Pramono: Orang Tua Boleh Tempuh Jalur Hukum<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebagai informasi, pemerintah pusat tidak dapat mencairkan dana TPG secara serentak kepada jutaan guru di Indonesia. Proses verifikasi, penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), hingga Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dilakukan secara bertahap.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengonfirmasi bahwa penyaluran susulan serta penyelesaian administrasi bagi guru yang belum menerima TPG ditargetkan rampung sepanjang Oktober 2026.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read640068\/di-balik-senyum-guru-di-kelas-p2g-ungkap-kondisi-yang-memprihatinkan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri, mengungkap penderitaan para guru akibat keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk periode Juli hingga September 2026. Menurut Iman, banyak guru terpaksa berutang demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, meski tetap dituntut untuk menjalankan tugas mengajar secara profesional.\u00a0 &#8220;Para guru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":34926,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-125718","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125718","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=125718"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/125718\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34926"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=125718"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=125718"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=125718"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}