{"id":124841,"date":"2026-10-09T17:32:51","date_gmt":"2026-10-09T10:32:51","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/09\/penjaminan-jamkrindo-tembus-rp235-triliun-disabilitas-didorong-punya-usaha-mandiri\/"},"modified":"2026-10-09T17:32:51","modified_gmt":"2026-10-09T10:32:51","slug":"penjaminan-jamkrindo-tembus-rp235-triliun-disabilitas-didorong-punya-usaha-mandiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/09\/penjaminan-jamkrindo-tembus-rp235-triliun-disabilitas-didorong-punya-usaha-mandiri\/","title":{"rendered":"Penjaminan Jamkrindo Tembus Rp235 Triliun, Disabilitas Didorong Punya Usaha Mandiri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo mencatat volume penjaminan konsolidasi sebesar Rp235,44 triliun hingga Agustus 2026, dengan jumlah 2,6 juta UMKM terjamin. Di luar bisnis penjaminan, perusahaan memperkuat pemberdayaan penyandang disabilitas melalui program peningkatan keterampilan dan pengembangan produk kreatif untuk membuka peluang kemandirian ekonomi.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Salah satu inisiatif tersebut diwujudkan melalui program Harmoni Karya Inklusif yang berlangsung pada 3\u20134 Oktober 2026 di Karawang Mall Resinda, Karawang. Kegiatan ini menghadirkan pelatihan membatik dan menjahit, peragaan busana batik, serta pameran produk karya penyandang disabilitas.<\/p>\n<p>Program tersebut merupakan kelanjutan kegiatan yang digelar pada 21\u201323 Agustus 2026 di Taman Cimanuk Adiarsa, Kabupaten Karawang. Rangkaian kegiatan dirancang untuk menghubungkan peningkatan keterampilan dengan kesempatan memperkenalkan karya kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan pemberdayaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar peningkatan keterampilan dapat berkembang menjadi peluang ekonomi.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan berdaya. Karena itu, pemberdayaan perlu didukung dengan ruang untuk menunjukkan karya, membangun kepercayaan diri, mendapatkan apresiasi, dan membuka peluang untuk berkembang,\u201d ujar Abdul Bari.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan sebelumnya, sebanyak 20 penyandang disabilitas mengikuti pelatihan membatik dengan materi pengembangan motif khas Karawang.<\/p>\n<p>Program tersebut juga mempertemukan peserta pelatihan membatik dan menjahit melalui pendekatan\u00a0<em>business matching<\/em>. Kolaborasi ini diarahkan untuk mengembangkan hasil keterampilan menjadi produk bernilai tambah, seperti pakaian, tas, aksesori, dan produk kreatif lainnya.<\/p>\n<p>Pada kegiatan lanjutan awal Oktober, peserta mendapat kesempatan memamerkan hasil karya mereka. Pameran tersebut menjadi sarana memperkenalkan produk kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan pasar.<\/p>\n<p>Sementara itu, peragaan busana batik memberikan ruang bagi peserta untuk menampilkan karya yang dihasilkan melalui kegiatan pemberdayaan.<\/p>\n<p>Abdul Bari menilai tersedianya ruang untuk menunjukkan hasil karya menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang inklusif.<\/p>\n<p>\u201cInklusi berarti menghadirkan kesetaraan, penghargaan, dan ruang yang sama untuk tumbuh. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi teman-teman penyandang disabilitas untuk semakin percaya diri dalam menunjukkan kemampuan dan karya mereka,\u201d katanya.<\/p>\n<h3>Dari Pelatihan hingga Dukungan Usaha<\/h3>\n<p>Harmoni Karya Inklusif melanjutkan sejumlah program Jamkrindo yang sebelumnya berfokus pada peningkatan kapasitas dan kemandirian penyandang disabilitas.<\/p>\n<p>Pada 2022, perusahaan memberikan pelatihan\u00a0<em>public speaking<\/em>\u00a0serta bantuan kaki palsu. Jamkrindo juga menjalankan program Kreasi Kopi Sunyi melalui penyediaan gerobak kopi, pelatihan, dan pendampingan usaha bagi penyandang disabilitas tunarungu dan tunawicara.<\/p>\n<p>Rangkaian program tersebut mencakup pendekatan yang beragam, mulai dari pengembangan keterampilan hingga dukungan sarana usaha. Melalui kegiatan terbaru, Jamkrindo turut memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk memperkenalkan produk dan mengembangkan potensi ekonominya.<\/p>\n<h3>Penjaminan UMKM Capai Rp235,44 Triliun<\/h3>\n<p>Sebagai perusahaan penjaminan yang tergabung dalam ekosistem Danantara dan holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo juga berperan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.<\/p>\n<p>Melalui layanan penjaminan, perusahaan membantu menjembatani kebutuhan pembiayaan pelaku usaha dengan lembaga keuangan. Akses tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, dan membuka peluang penciptaan lapangan kerja.<\/p>\n<p>Hingga Agustus 2026, volume penjaminan konsolidasi Jamkrindo mencapai Rp235,44 triliun dengan jumlah 2,6 juta UMKM terjamin.<\/p>\n<p>Abdul Bari mengatakan penguatan ekonomi inklusif membutuhkan kolaborasi antara pemberdayaan masyarakat dan perluasan akses terhadap sumber pembiayaan.<\/p>\n<p>\u201cSebagai perusahaan penjaminan, Jamkrindo memiliki peran untuk menjembatani akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Kami ingin memastikan semakin banyak pelaku usaha memiliki kesempatan untuk berkembang, memperkuat usahanya, menciptakan lapangan pekerjaan, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637204\/ifg-gandeng-jamkrindo-dorong-umkm-naik-kelas\">IFG Gandeng Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637471\/kemendagri-ungkap-376-kabupatenkota-belum-miliki-aturan-perlindungan-disabilitas\">Kemendagri Ungkap 376 Kabupaten\/Kota Belum Miliki Aturan Perlindungan Disabilitas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menambahkan, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) memiliki tujuan yang sejalan dengan bisnis penjaminan, yakni memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang dan mandiri.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>\u201cPemberdayaan masyarakat dan perluasan akses pembiayaan memiliki tujuan yang sejalan, yaitu membuka kesempatan agar semakin banyak masyarakat dapat tumbuh, mandiri, dan berdaya. Inilah yang terus kami dorong melalui peran Jamkrindo, baik melalui bisnis penjaminan maupun program TJSL,\u201d kata Abdul Bari.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read639919\/penjaminan-jamkrindo-tembus-rp235-triliun-disabilitas-didorong-punya-usaha-mandiri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo mencatat volume penjaminan konsolidasi sebesar Rp235,44 triliun hingga Agustus 2026, dengan jumlah 2,6 juta UMKM terjamin. Di luar bisnis penjaminan, perusahaan memperkuat pemberdayaan penyandang disabilitas melalui program peningkatan keterampilan dan pengembangan produk kreatif untuk membuka peluang kemandirian ekonomi. Salah satu inisiatif tersebut diwujudkan melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":124842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-124841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=124841"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124841\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/124842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=124841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=124841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=124841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}