{"id":124726,"date":"2026-10-09T14:22:17","date_gmt":"2026-10-09T07:22:17","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/09\/meski-kuasai-60-persen-kursi-dpr-psi-disebut-tetap-tak-bisa-ajukan-capres-pada-2029\/"},"modified":"2026-10-09T14:22:17","modified_gmt":"2026-10-09T07:22:17","slug":"meski-kuasai-60-persen-kursi-dpr-psi-disebut-tetap-tak-bisa-ajukan-capres-pada-2029","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/09\/meski-kuasai-60-persen-kursi-dpr-psi-disebut-tetap-tak-bisa-ajukan-capres-pada-2029\/","title":{"rendered":"Meski Kuasai 60 Persen Kursi DPR, PSI Disebut Tetap Tak Bisa Ajukan Capres pada 2029"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Akademisi Ali Syarief menilai bahwa meski Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meraih 60 persen kursi parlemen pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029, partai tersebut tetap tidak akan bisa mengusung pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres)<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Menurut Ali, pencalonan presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2029 tetap bergantung pada partai politik yang saat ini memiliki kursi di DPR atau merupakan peserta yang lolos ke Senayan pada Pemilu 2024.<\/p>\n<p>Diketahui, dalam Pileg 2024, PSI gagal lolos ke DPR setelah hanya meraih 2,81 persen suara, di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau umpamanya\/sekiranya pada pemilu 2029, PSI dapat 60% kursi di parlemen, PSI tetap tidak bisa menyalonkan presiden\/wapres. Mengapa? Capres dan cawapres, 2029, diusulkan oleh parpol-parpol yang ada di Senayan saat ini (hasil Pemilu 2024),&#8221; tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (9\/20).<\/p>\n<p>Sebagai informasi, dalam survei nasional Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) yang dilakukan pada 8 hingga 20 September 2026, PSI mencatat elektabilitas sebesar 4,3 persen, setara dengan Partai Amanat Nasional (PAN).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read639770\/di-tengah-polemik-pendidikan-gibran-psi-habibie-tidak-memiliki-ijazah-sarjana\">Di Tengah Polemik Pendidikan Gibran, PSI: Habibie Tidak Memiliki Ijazah Sarjana<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Perolehan tersebut menempatkan PSI di atas Partai Demokrat yang memperoleh elektabilitas 4,1 persen. Dengan hasil itu, PSI juga berhasil melampaui ambang batas parlemen sebesar 4 persen.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Meski demikian, posisi teratas masih ditempati Partai Gerindra dengan elektabilitas 17,3 persen, disusul PDI Perjuangan di peringkat kedua dengan 16,8 persen.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read639842\/meski-kuasai-60-persen-kursi-dpr-psi-disebut-tetap-tak-bisa-ajukan-capres-pada-2029\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Akademisi Ali Syarief menilai bahwa meski Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meraih 60 persen kursi parlemen pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029, partai tersebut tetap tidak akan bisa mengusung pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) Menurut Ali, pencalonan presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2029 tetap bergantung pada partai politik yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":52030,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-124726","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124726","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=124726"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124726\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52030"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=124726"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=124726"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=124726"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}