{"id":123449,"date":"2026-10-07T21:57:48","date_gmt":"2026-10-07T14:57:48","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/07\/pp-tunas-sudah-berjalan-6-bulan-tiktok-klaim-telah-blokir-lebih-dari-9-juta-akun-anak\/"},"modified":"2026-10-07T21:57:48","modified_gmt":"2026-10-07T14:57:48","slug":"pp-tunas-sudah-berjalan-6-bulan-tiktok-klaim-telah-blokir-lebih-dari-9-juta-akun-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/07\/pp-tunas-sudah-berjalan-6-bulan-tiktok-klaim-telah-blokir-lebih-dari-9-juta-akun-anak\/","title":{"rendered":"PP TUNAS Sudah Berjalan 6 Bulan, TikTok Klaim Telah Blokir Lebih dari 9 Juta Akun Anak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap progres penindakan platform digital terhadap akun anak di bawah usia 16 tahun setelah enam bulan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>TikTok menjadi salah satu platform yang mencatat jumlah penindakan terbesar. Meutya mengatakan TikTok telah menonaktifkan lebih dari 9 juta akun anak di platform tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;TikTok yang melaporkan bahwa saat ini mereka sudah melakukan kemarin dari 4 juta lebih sekarang menjadi 9 juta akun yang telah dinonaktifkan,&#8221; kata Meutya dalam konferensi pers, Rabu (7\/10\/2026).<\/p>\n<p>Angka itu meningkat signifikan dibandingkan laporan mandiri pertama TikTok yang mencatat sekitar 4 juta akun anak telah dinonaktifkan.<\/p>\n<p>Selain TikTok, Meta juga melaporkan penindakan terhadap pengguna di bawah 16 tahun pada sejumlah platformnya. Meutya menyebut sebanyak 85 ribu akun Instagram dan 99 ribu akun Facebook telah diblokir.<\/p>\n<p>Meta juga melakukan langkah berbeda dengan memindahkan 22,5 juta akun anak ke dalam kategori Teen Account atau Akun Remaja.<\/p>\n<p>Meski langkah tersebut dinilai sebagai progres, Meutya menegaskan keberadaan Teen Account belum membuat Instagram dan Facebook masuk dalam kategori platform berisiko rendah.<\/p>\n<p>&#8220;Namun demikian, tentu ini kita lihat sebagai progres tapi kita juga mencatat bahwa teen account untuk Instagram dan Facebook belum kita anggap sebagai platform dengan risiko rendah, jadi kategorinya masuk platform risiko tinggi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read634584\/komdigi-pasang-denda-6-persen-untuk-platform-digital-yang-langgar-pp-tunas\">Komdigi Pasang Denda 6 Persen untuk Platform Digital yang Langgar PP Tunas<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read634571\/pp-tunas-jalan-enam-bulan-komdigi-klaim-28-juta-akun-anak-sudah-terlindungi\">PP Tunas Jalan Enam Bulan, Komdigi Klaim 28 Juta Akun Anak Sudah Terlindungi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Meutya, pemutusan akses terhadap akun anak bukan satu-satunya instrumen dalam penerapan PP TUNAS. Pemerintah juga menyoroti kewajiban platform untuk memberikan edukasi kepada pengguna dan orang tua.<\/p>\n<p>&#8220;Satu lagi yang kita tuntut adalah edukasi, jadi PP ini juga memastikan bahwa ada kewajiban edukasi yang dilakukan oleh platform, jadi tidak hanya men-<em>take down<\/em>,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Ia menilai keterlibatan orang tua tetap dibutuhkan untuk mengurangi risiko anak ketika menggunakan layanan digital. Pengawasan dan edukasi dari keluarga dinilai perlu berjalan beriringan dengan mekanisme penindakan yang dilakukan platform.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read639438\/pp-tunas-sudah-berjalan-6-bulan-tiktok-klaim-telah-blokir-lebih-dari-9-juta-akun-anak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap progres penindakan platform digital terhadap akun anak di bawah usia 16 tahun setelah enam bulan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). TikTok menjadi salah satu platform yang mencatat jumlah penindakan terbesar. Meutya mengatakan TikTok [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":123450,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-123449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123449"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123449\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}