{"id":122909,"date":"2026-10-07T07:18:23","date_gmt":"2026-10-07T00:18:23","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/07\/indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026-4-media-asing-soroti-hal-berbeda\/"},"modified":"2026-10-07T07:18:23","modified_gmt":"2026-10-07T00:18:23","slug":"indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026-4-media-asing-soroti-hal-berbeda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/07\/indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026-4-media-asing-soroti-hal-berbeda\/","title":{"rendered":"Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, 4 Media Asing Soroti Hal Berbeda"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Timnas Indonesia mencatat sejarah dengan menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti. Kemenangan tersebut langsung mendapat perhatian sejumlah media asing yang menyoroti sisi berbeda dari keberhasilan skuad Garuda.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Indonesia mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5\/10\/2026). Sejumlah media dari Bangladesh, Spanyol, Vietnam, dan Malaysia kemudian mengangkat cerita berbeda dari final tersebut.<\/p>\n<p>Media Bangladesh, The Daily Star, menyoroti keberhasilan Indonesia mengakhiri penantian panjang saat menghadapi Thailand. Dalam laporan berjudul \u201cIndonesia down 10-man Thailand on penalties to clinch FIFA ASEAN Cup title\u201d, media tersebut mencatat Indonesia akhirnya memutus catatan delapan pertandingan dan 10 tahun tanpa kemenangan atas Thailand.<\/p>\n<p>The Daily Star juga menyoroti drama yang terjadi sepanjang pertandingan. Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson mendapat kartu merah pada menit ke-81, tetapi skuad asuhan Anthony Hudson tetap mampu memberikan perlawanan hingga pertandingan berakhir 2-2 setelah perpanjangan waktu.<\/p>\n<p>Media tersebut turut menyoroti perubahan skor yang terjadi pada laga final. Indonesia sempat unggul setelah tendangan bebas Dean James membentur Iklas Sanron, Thailand kemudian menyamakan kedudukan, lalu berbalik unggul lewat Peeradol Chamrasamee sebelum Elkan Baggott membuat skor kembali imbang.<\/p>\n<p>Sorotan berbeda datang dari media Spanyol, Diario AS. Media tersebut mengangkat sosok Emil Audero melalui judul \u201cAudero lleva a Indonesia a la gloria\u201d atau \u201cAudero membawa Indonesia menuju kejayaan\u201d.<\/p>\n<p>Diario AS menempatkan Audero sebagai salah satu tokoh utama di balik keberhasilan Indonesia meraih gelar. Kiper Rayo Vallecano itu menjadi penentu dalam adu penalti setelah menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya, sementara eksekusi Sarach Yooyen sebelumnya membentur tiang.<\/p>\n<p>Media Spanyol tersebut juga mencatat perjalanan Audero bersama Timnas Indonesia di turnamen. Audero awalnya menjadi pelapis, tetapi kemudian dipercaya tampil pada laga-laga penting hingga akhirnya menjadi salah satu pemain yang menentukan keberhasilan Indonesia mengangkat trofi.<\/p>\n<p>Sementara itu, media Vietnam VnExpress menyoroti keberhasilan Indonesia sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup sekaligus terputusnya catatan tanpa kemenangan atas Thailand selama satu dekade. VnExpress juga mencatat pertandingan berlangsung dramatis setelah Thailand kehilangan Mickelson akibat kartu merah, tetapi tetap mampu mencetak gol dan memaksa Indonesia bermain hingga adu penalti.<\/p>\n<p>VnExpress menggambarkan final sebagai pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. Indonesia baru memastikan gelar setelah seluruh drama 120 menit berakhir dengan skor 2-2 dan skuad Garuda kemudian menang 4-2 dalam adu penalti.<\/p>\n<p>Media Malaysia, Bernama, memberikan sorotan yang berbeda lagi. Selain mencatat kemenangan Indonesia 4-2 atas Thailand melalui adu penalti, Bernama menggambarkan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai \u201csea of red\u201d atau lautan merah saat tuan rumah merayakan gelar perdana FIFA ASEAN Cup.<\/p>\n<p>Bernama juga mencatat pertandingan final disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto dan Presiden FIFA Gianni Infantino. Media Malaysia tersebut turut memberitakan kemenangan Indonesia sebagai bagian dari malam yang berakhir dengan perayaan besar di Jakarta.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read639205\/timnas-indonesia-juara-fifa-asean-cup-ranking-fifa-naik-ke-posisi-117-dunia\">Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Ranking FIFA Naik ke Posisi 117 Dunia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Drama final memang menjadi salah satu alasan kemenangan Indonesia mendapat perhatian luas. Setelah tertinggal 1-2 pada babak tambahan waktu, skuad Garuda mampu menyamakan kedudukan melalui Elkan Baggott sebelum akhirnya mengatasi Thailand dalam adu penalti.<\/p>\n<p>Dari berbagai pemberitaan tersebut, setiap media membawa sudut pandang masing-masing terhadap kemenangan Indonesia. The Daily Star menyoroti berakhirnya penantian atas Thailand, Diario AS mengangkat peran Emil Audero, VnExpress mencatat sejarah gelar perdana dan putusnya rekor, sedangkan Bernama memberi perhatian pada atmosfer SUGBK.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Kemenangan atas Thailand pun tidak hanya menghasilkan trofi perdana FIFA ASEAN Cup bagi Indonesia. Final di SUGBK menjadi penutup turnamen dengan sejumlah cerita sekaligus, mulai dari drama kartu merah, dua kali perubahan keunggulan, penyelamatan Audero dalam adu penalti, hingga perayaan di hadapan puluhan ribu pendukung Indonesia.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read639206\/indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026-4-media-asing-soroti-hal-berbeda\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Timnas Indonesia mencatat sejarah dengan menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti. Kemenangan tersebut langsung mendapat perhatian sejumlah media asing yang menyoroti sisi berbeda dari keberhasilan skuad Garuda. Indonesia mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122220,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-122909","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122909","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122909"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122909\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122220"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122909"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122909"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122909"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}