{"id":122708,"date":"2026-10-06T23:20:42","date_gmt":"2026-10-06T16:20:42","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/06\/5-200-siswa-ikuti-kemah-budaya-sako-pasundan-dorong-implementasi-uu-sisdiknas\/"},"modified":"2026-10-06T23:20:42","modified_gmt":"2026-10-06T16:20:42","slug":"5-200-siswa-ikuti-kemah-budaya-sako-pasundan-dorong-implementasi-uu-sisdiknas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/06\/5-200-siswa-ikuti-kemah-budaya-sako-pasundan-dorong-implementasi-uu-sisdiknas\/","title":{"rendered":"5.200 Siswa Ikuti Kemah Budaya, Sako Pasundan Dorong Implementasi UU Sisdiknas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Sumedang &#8211; <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">SUMEDANG, &#8211; Lebih dari 5.200 siswa dari Jawa Barat, terutama wilayah Bandung Raya dan Sumedang, mengikuti Kemah Budaya Satuan Komunitas (Sako) Paguyuban Pasundan IV Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kabupaten Sumedang.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan peserta didik di luar lingkungan sekolah sekaligus sarana menerapkan tujuan pendidikan nasional, khususnya dalam pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Ketua Mabi Sako Pramuka Paguyuban Pasundan sekaligus Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Didi Turmudzi, mengatakan kegiatan kemah merupakan salah satu bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Menurut dia, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan peserta didik agar memiliki karakter dan kepribadian yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">&#8220;Kegiatan ini adalah implementasi dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam tujuan pendidikan itu adalah melahirkan anak didik yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta mandiri, bertanggung jawab, disiplin, dan demokratis,&#8221; ujar Prof. Didi di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kabupaten Sumedang, Selasa (6\/10\/2026).<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Besarnya jumlah peserta, kata Didi, menunjukkan antusiasme siswa dan tenaga pendidik dalam mengikuti kegiatan pembinaan karakter. Para peserta datang dari sejumlah sekolah di bawah naungan pendidikan Pasundan di wilayah Jawa Barat.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Ia menilai pengalaman mengikuti kegiatan di alam terbuka dapat menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menghadapi tantangan, membangun kerja sama, sekaligus menumbuhkan sikap mandiri.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">&#8220;Apa pun yang dilakukan di sini adalah dalam rangka pembinaan karakter bangsa sesuai cita-cita kemerdekaan, bahwa kita harus punya karakter pantang menyerah, pemberani, petarung, dan bertanggung jawab. Insyaallah anak-anak kita akan menjadi anak yang saleh dan salihah,&#8221; katanya.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Sementara itu, Ketua Puseur Sako Pramuka Paguyuban Pasundan sekaligus Sekretaris Jenderal PB Paguyuban Pasundan, Prof. Budiana, mengatakan Kemah Budaya IV tidak hanya menjadi kegiatan kepramukaan, tetapi juga ruang pembinaan mental bagi siswa.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">&#8220;Kegiatan ini menjadi wahana, terutama hari ini sangat penting sebagai self healing atau pembinaan mental bagi siswa-siswa di lingkungan sekolah Pasundan. Selain itu, ini menjadi ajang silaturahmi antarsiswa agar kelak mereka bisa menjadi kader-kader bangsa yang berkualitas,&#8221; ujar Budiana.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Ia menjelaskan, penggunaan tema kebudayaan dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya Paguyuban Pasundan mempertahankan sekaligus mengenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Rangkaian Kemah Budaya IV diisi dengan sejumlah aktivitas, mulai dari perlombaan bertema budaya, permainan edukatif, hingga kegiatan penanaman budi pekerti yang dipandu instruktur dari lingkungan Pasundan.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Dengan melibatkan lebih dari 5.200 siswa, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang mempertemukan pendidikan karakter, aktivitas kepramukaan, dan pengenalan budaya dalam satu kegiatan.<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Paguyuban Pasundan sendiri telah bergerak dalam bidang pendidikan dasar dan menengah sejak dekade 1930-an. Dalam perkembangannya, Sako Pramuka Paguyuban Pasundan menjadi bagian dari pembinaan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan di lingkungan pendidikan Pasundan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\">Kegiatan Kemah Budaya IV 2026 sekaligus memperlihatkan peran pendidikan nonkelas dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik sebagaimana diarahkan dalam tujuan Sistem Pendidikan Nasional.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read639077\/5200-siswa-ikuti-kemah-budaya-sako-pasundan-dorong-implementasi-uu-sisdiknas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Sumedang &#8211; SUMEDANG, &#8211; Lebih dari 5.200 siswa dari Jawa Barat, terutama wilayah Bandung Raya dan Sumedang, mengikuti Kemah Budaya Satuan Komunitas (Sako) Paguyuban Pasundan IV Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan peserta didik di luar lingkungan sekolah sekaligus sarana menerapkan tujuan pendidikan nasional, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":122709,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-122708","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 hours ago","modified":"4 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122708"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122708\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}