{"id":122240,"date":"2026-10-06T09:03:58","date_gmt":"2026-10-06T02:03:58","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/06\/yang-sangat-bersemangat-mau-jatuhkan-presiden-atau-wapres-itu-namanya\/"},"modified":"2026-10-06T09:03:58","modified_gmt":"2026-10-06T02:03:58","slug":"yang-sangat-bersemangat-mau-jatuhkan-presiden-atau-wapres-itu-namanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/06\/yang-sangat-bersemangat-mau-jatuhkan-presiden-atau-wapres-itu-namanya\/","title":{"rendered":"Yang Sangat Bersemangat Mau Jatuhkan Presiden atau Wapres Itu Namanya&#8230;"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Polemik gugatan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) terus mendapat sorotan. Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menyinggung pihak yang dinilai terlalu bersemangat ingin menjatuhkan Presiden atau Wakil Presiden.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dedy menilai, secara konstitusional, mekanisme untuk menjatuhkan Presiden maupun Wakil Presiden berada pada lembaga legislatif. Karena itu, ia menyebut pihak di luar lembaga tersebut tidak memiliki kewenangan untuk mengambil langkah serupa.<\/p>\n<p>&#8220;Biasanya, yang sangat bersemangat mau jatuhkan Presiden atau Wakil Presiden itu namanya lembaga Legislatif karena memang secara konstitusional mereka punya mekanismenya,&#8221; tulisnya di akun X, dikutip Selasa (6\/10\/2026).<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638973\/menko-polkam-bicara-gugatan-mk-saya-sudah-dapat-arahan-dari-presiden\">Menko Polkam Bicara Gugatan MK: Saya Sudah Dapat Arahan dari Presiden&#8230;<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Di luar lembaga itu tidak memiliki kewenangan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Dedy di tengah bergulirnya perkara yang mempersoalkan posisi Gibran sebagai Wakil Presiden RI. Sebelumnya, ia juga menegaskan bahwa upaya untuk memundurkan Gibran dari jabatannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak segampang itu memundurkan seorang Wakil Presiden,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Dedy juga menyinggung kewenangan MK dalam persoalan tersebut. Menurutnya, MK tidak memiliki kewenangan untuk memundurkan Gibran dari posisi sebagai Wakil Presiden.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638970\/eks-hakim-mk-soal-gugatan-ijazah-gibran-semestinya-ini\">Eks Hakim MK soal Gugatan Ijazah Gibran: Semestinya Ini&#8230;<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;MK juga sama sekali ngga punya kewenangan itu,&#8221; lanjut Dedy.<\/p>\n<p>Atas dasar itu, Dedy menegaskan keyakinannya bahwa Gibran akan tetap menjalankan tugas sebagai Wakil Presiden sesuai dengan konstitusi.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi, Gibran Rakabuming Raka akan tetap jadi Wapres RI sesuai dengan amanat konstitusi,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Perkara yang disoroti adalah polemik yang diajukan Denny Indrayana bersama para pemohon lainnya dengan Nomor 01\/PHPU.PRES-XXIV\/2026. Para pemohon meminta MK menyatakan Gibran didiskualifikasi karena tidak memenuhi syarat pendidikan saat maju sebagai cawapres di Pilpres 2024 dan membatalkan pelantikannya.\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638976\/psi-yang-sangat-bersemangat-mau-jatuhkan-presiden-atau-wapres-itu-namanya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Polemik gugatan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) terus mendapat sorotan. Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menyinggung pihak yang dinilai terlalu bersemangat ingin menjatuhkan Presiden atau Wakil Presiden. Dedy menilai, secara konstitusional, mekanisme untuk menjatuhkan Presiden maupun Wakil Presiden berada pada lembaga legislatif. Karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":68657,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-122240","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122240","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122240"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122240\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}