{"id":122102,"date":"2026-10-06T04:12:41","date_gmt":"2026-10-05T21:12:41","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/06\/sony-terdepan-untuk-garap-film-battlefield\/"},"modified":"2026-10-06T04:12:41","modified_gmt":"2026-10-05T21:12:41","slug":"sony-terdepan-untuk-garap-film-battlefield","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/06\/sony-terdepan-untuk-garap-film-battlefield\/","title":{"rendered":"Sony Terdepan untuk Garap Film Battlefield"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>Sony Pictures disebut berada di posisi terdepan untuk memperoleh hak adaptasi film dari waralaba gim <em>Battlefield<\/em> milik Electronic Arts (EA). Studio tersebut masih bernegosiasi untuk mendapatkan paket proyek yang kini diperebutkan sejumlah perusahaan besar Hollywood.<\/p>\n<p>Laporan <em>TheWrap<\/em> menyebut Sony bersaing dengan Warner Bros. Discovery, Amazon MGM Studios, Universal, dan Netflix. Meski muncul sebagai kandidat terkuat, belum ada kepastian bahwa hak produksi film tersebut telah resmi berpindah tangan. Proses negosiasi masih berlangsung.<\/p>\n<h2>McQuarrie dan Michael B. Jordan Terlibat<\/h2>\n<p>Proyek ini telah memiliki nama besar di jajaran kreatif. Christopher McQuarrie akan menangani film sebagai penulis naskah, sutradara, sekaligus produser. Ia dikenal luas melalui keterlibatannya dalam sejumlah film <em>Mission: Impossible<\/em> yang dibintangi Tom Cruise.<\/p>\n<p>Aktor Michael B. Jordan juga dipastikan menjadi produser. Ia bahkan berpeluang memerankan tokoh utama dalam film tersebut. Jordan sebelumnya mendapat perhatian melalui film <em>Sinners<\/em>, serta dikenal lewat perannya dalam <em>Black Panther<\/em> dan seri <em>Creed<\/em>.<\/p>\n<p>Namun, rincian cerita maupun karakter yang akan dihadirkan masih dirahasiakan. Film ini diposisikan sebagai proyek aksi berskala besar dengan latar peperangan yang terinspirasi dari dunia <em>Battlefield<\/em>. Belum ada informasi mengenai periode konflik atau alur spesifik yang akan digunakan.<\/p>\n<h2>Dari Gim Perang ke Layar Lebar<\/h2>\n<p><em>Battlefield<\/em> pertama kali dirilis pada 2002 melalui gim <em>Battlefield 1942<\/em>. Sejak itu, waralaba tersebut menghadirkan beragam latar konflik, mulai dari perang dunia, peperangan modern, hingga skenario futuristis.<\/p>\n<p>Seri terbarunya, <em>Battlefield 6<\/em>, disebut menjadi salah satu gim terlaris setelah dirilis pada 2025. Keberhasilan tersebut ikut mendorong meningkatnya minat Hollywood untuk mengembangkan waralaba itu menjadi film layar lebar.<\/p>\n<p>Rencana adaptasi ini juga mempertemukan <em>Battlefield<\/em> dengan rival utamanya, <em>Call of Duty<\/em>, dalam persaingan baru di luar industri gim. Waralaba milik Activision tersebut tengah dikembangkan menjadi film oleh Paramount. Proyek itu menunjuk Peter Berg sebagai sutradara, sementara Taylor Sheridan terlibat dalam penulisan.<\/p>\n<p>Bagi EA, film layar lebar dapat menjadi jalur untuk memperluas jangkauan <em>Battlefield<\/em> di luar video game. Namun, Sony Pictures masih perlu menuntaskan pembicaraan sebelum kesepakatan hak adaptasi tersebut dapat dinyatakan resmi.<\/p>\n<p><a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/times.co.id\/sony-jadi-kandidat-terdepan-untuk-garap-film-battlefield\">Source link<\/a><\/p>\n<p>\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t\t\t\t<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/portalberita.info\/2026\/10\/05\/sony-terdepan-untuk-garap-film-battlefield\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sony Pictures disebut berada di posisi terdepan untuk memperoleh hak adaptasi film dari waralaba gim Battlefield milik Electronic Arts (EA). Studio tersebut masih bernegosiasi untuk mendapatkan paket proyek yang kini diperebutkan sejumlah perusahaan besar Hollywood. Laporan TheWrap menyebut Sony bersaing dengan Warner Bros. Discovery, Amazon MGM Studios, Universal, dan Netflix. Meski muncul sebagai kandidat terkuat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31685,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-122102","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122102"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122102\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31685"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}