{"id":121747,"date":"2026-10-05T17:57:00","date_gmt":"2026-10-05T10:57:00","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/05\/baru-sebulan-dana-kelolaan-etf-emas-meledak-jadi-rp10563-miliar\/"},"modified":"2026-10-05T17:57:00","modified_gmt":"2026-10-05T10:57:00","slug":"baru-sebulan-dana-kelolaan-etf-emas-meledak-jadi-rp10563-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/05\/baru-sebulan-dana-kelolaan-etf-emas-meledak-jadi-rp10563-miliar\/","title":{"rendered":"Baru Sebulan, Dana Kelolaan ETF Emas Meledak Jadi Rp105,63 Miliar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Minat investor terhadap instrumen investasi berbasis emas terus meningkat. Dalam waktu kurang dari dua bulan sejak diluncurkan, dana kelolaan Exchange Traded Fund (ETF) Emas sudah menembus Rp105,63 miliar.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total Asset Under Management (AUM) atau dana kelolaan ETF Emas hingga akhir September 2026 mencapai Rp105,63 miliar. Angka ini meningkat cukup signifikan dibandingkan posisi akhir Agustus 2026 yang masih sebesar Rp93,90 miliar.<\/p>\n<p>Artinya, dalam waktu kurang dari satu bulan, dana yang dihimpun melalui ETF Emas bertambah sekitar Rp11,73 miliar.<\/p>\n<p>Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan hingga akhir September 2026 sudah terdapat tujuh produk ETF Emas yang diterbitkan oleh tujuh manajer investasi.<\/p>\n<p>\u201cSejak diluncurkannya Exchange Traded Fund atau ETF Emas pada 10 Agustus 2026 lalu hingga akhir September 2026 telah terdapat tujuh produk ETF Emas yang diterbitkan oleh tujuh manajer investasi dengan total dana kelolaan\u201d ungkap Hasan dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK September 2026 di Jakarta, Senin (5\/10\/2026).<\/p>\n<p>Pertumbuhan dana kelolaan tersebut menunjukkan respons positif investor terhadap ETF Emas yang tergolong sebagai instrumen baru di pasar modal Indonesia.<\/p>\n<p>ETF sendiri merupakan produk investasi yang diperdagangkan di bursa seperti saham. Dengan ETF berbasis emas, investor bisa mendapatkan eksposur terhadap harga emas melalui instrumen pasar modal tanpa harus membeli dan menyimpan emas secara fisik.<\/p>\n<p>ETF Emas pertama kali diperkenalkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Agustus 2026. Pada tahap awal, BEI meluncurkan lima produk ETF berbasis emas yang diterbitkan oleh lima manajer investasi, yakni PT Trimegah Asset Management, PT BRI Manajemen Investasi, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT Syailendra Capital, dan PT Indo Premier Investment Management.<\/p>\n<p>Kelima produk tersebut mencatatkan sekitar 63,80 juta unit penyertaan dengan total Nilai Aktiva Bersih (NAB) awal mencapai Rp21,68 miliar.<\/p>\n<p>Kehadiran ETF Emas menjadi bagian dari upaya memperdalam pasar modal sekaligus memperluas pilihan investasi bagi masyarakat. Instrumen ini juga menjadi salah satu langkah dalam pengembangan pasar bullion atau ekosistem perdagangan emas di Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638844\/ojk-bidik-38796-rekening-judi-online-bank-diminta-perluas-pemblokiran\">OJK Bidik 38.796 Rekening Judi Online, Bank Diminta Perluas Pemblokiran<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638826\/ojk-catat-29-penawaran-umum-antre-rp2647-triliun-per-september-2026\">OJK Catat 29 Penawaran Umum Antre Rp26,47 Triliun per September 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan ETF Emas menjadi bagian dari agenda reformasi pasar modal, khususnya dalam memperdalam pasar secara terintegrasi dan memperluas akses investasi.<\/p>\n<p>\u201cYang pertama adalah reformasi tata kelola dan transparansi memperkuat daya saing pasar modal Indonesia. Kemudian fondasi ekonomi dan pasar modal Indonesia tetap kuat, dan terakhir ETF emas akan membuka akses investasi yang lebih inklusif,\u201d kata Friderica di gedung BEI, Senin (10\/8\/2026).<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Selain memperluas pilihan investasi, produk ETF Emas yang diluncurkan juga telah memenuhi prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Dengan demikian, instrumen tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi investor yang mempertimbangkan prinsip syariah dalam berinvestasi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638851\/baru-sebulan-dana-kelolaan-etf-emas-meledak-jadi-rp10563-miliar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Minat investor terhadap instrumen investasi berbasis emas terus meningkat. Dalam waktu kurang dari dua bulan sejak diluncurkan, dana kelolaan Exchange Traded Fund (ETF) Emas sudah menembus Rp105,63 miliar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total Asset Under Management (AUM) atau dana kelolaan ETF Emas hingga akhir September 2026 mencapai Rp105,63 miliar. Angka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":113753,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-121747","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121747","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121747"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121747\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113753"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}