{"id":121421,"date":"2026-10-05T09:31:55","date_gmt":"2026-10-05T02:31:55","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/05\/byd-sealion-5-terjegal-uji-keselamatan-cuma-dapat-3-bintang\/"},"modified":"2026-10-05T09:31:55","modified_gmt":"2026-10-05T02:31:55","slug":"byd-sealion-5-terjegal-uji-keselamatan-cuma-dapat-3-bintang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/05\/byd-sealion-5-terjegal-uji-keselamatan-cuma-dapat-3-bintang\/","title":{"rendered":"BYD Sealion 5 Terjegal Uji Keselamatan, Cuma Dapat 3 Bintang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>BYD Sealion 5 harus puas dengan peringkat tiga bintang dalam pengujian keselamatan Australia New Car Assessment Program (ANCAP). Peringkat tersebut tertahan bukan karena buruknya perlindungan penumpang saat kecelakaan, melainkan karena keterbatasan sejumlah teknologi pencegahan kecelakaan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dalam pengujian berdasarkan kriteria baru ANCAP, BYD Sealion 5 mencatat skor 48 persen untuk kategori Safe Driving dan 51 persen pada Crash Avoidance. Kedua aspek tersebut menjadi bagian yang membuat mobil plug-in hybrid (PHEV) ini gagal mencapai peringkat keselamatan lebih tinggi.<\/p>\n<p>ANCAP menilai perlindungan kecelakaan pada Sealion 5 sebenarnya cukup untuk mendapatkan empat bintang. Pada kategori Crash Protection, mobil ini memperoleh skor 79 persen, sedangkan Post-Crash mencapai 74 persen.<\/p>\n<p>Namun, performa teknologi bantuan pengemudi menjadi titik lemah. ANCAP menemukan Sealion 5 belum mampu mendeteksi dan mengklasifikasikan postur penumpang di kursi depan, termasuk penggunaan sabuk pengaman yang tidak tepat serta posisi duduk yang berisiko, seperti menempatkan kaki di atas dasbor.<\/p>\n<p>Kemampuan sistem pengereman darurat otonom atau autonomous emergency braking (AEB) juga dinilai terbatas dalam sejumlah skenario. Pada kondisi kecepatan rendah, sistem tersebut belum konsisten menghindari tabrakan.<\/p>\n<p>Hal serupa terlihat pada fitur AEB saat kendaraan bergerak mundur. Menurut ANCAP, fitur tersebut hanya berhasil mencegah tabrakan dalam sebagian skenario pengujian.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638590\/byd-mulai-produksi-lokal-tkdn-60-persen-masih-pr\">BYD Mulai Produksi Lokal, TKDN 60 Persen Masih PR<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638452\/mobil-byd-diretas-celah-keamanan-bikin-pemilik-waspada\">Mobil BYD Diretas, Celah Keamanan Bikin Pemilik Waspada<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Untuk mendapatkan peringkat lima bintang berdasarkan aturan baru ANCAP, kendaraan harus memenuhi sejumlah ambang minimum. Skor yang disyaratkan mencapai setidaknya 80 persen untuk Crash Protection dan Post-Crash, 60 persen untuk Safe Driving, serta 70 persen untuk Crash Avoidance.<\/p>\n<p>Dengan skor 48 persen pada Safe Driving dan 51 persen pada Crash Avoidance, Sealion 5 masih berada di bawah dua ambang tersebut.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Peringkat tiga bintang ini juga berpotensi memengaruhi pasar kendaraan armada di Australia. Sejumlah pembeli armada di negara tersebut mensyaratkan kendaraan dengan peringkat keselamatan lima bintang, sehingga hasil pengujian ANCAP dapat membatasi pilihan Sealion 5 di segmen tersebut.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638721\/byd-sealion-5-terjegal-uji-keselamatan-cuma-dapat-3-bintang\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; BYD Sealion 5 harus puas dengan peringkat tiga bintang dalam pengujian keselamatan Australia New Car Assessment Program (ANCAP). Peringkat tersebut tertahan bukan karena buruknya perlindungan penumpang saat kecelakaan, melainkan karena keterbatasan sejumlah teknologi pencegahan kecelakaan. Dalam pengujian berdasarkan kriteria baru ANCAP, BYD Sealion 5 mencatat skor 48 persen untuk kategori Safe [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":121422,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-121421","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121421","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=121421"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/121421\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121422"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=121421"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=121421"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=121421"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}