{"id":120242,"date":"2026-10-03T19:10:53","date_gmt":"2026-10-03T12:10:53","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/03\/5-rekomendasi-podcast-seru-untuk-menemani-perjalanan\/"},"modified":"2026-10-03T19:11:20","modified_gmt":"2026-10-03T12:11:20","slug":"5-rekomendasi-podcast-seru-untuk-menemani-perjalanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/03\/5-rekomendasi-podcast-seru-untuk-menemani-perjalanan\/","title":{"rendered":"5 rekomendasi podcast seru untuk menemani perjalanan"},"content":{"rendered":"<div>\n<p>Jakarta (ANTARA) &#8211; Perjalanan jauh kadang terasa lebih singkat kalau ada sesuatu yang bisa menemani. Selain musik, podcast menjadi salah satu pilihan yang semakin banyak diputar untuk mengisi waktu ketika berada di kendaraan, berjalan kaki, atau bahkan saat menunggu keberangkatan.<\/p>\n<p>Berbeda dengan musik yang biasanya menemani lewat lagu, podcast menawarkan sesuatu yang lebih beragam. Ada obrolan santai, komedi, cerita kehidupan, wawancara, hingga pembahasan berbagai hal yang dekat dengan keseharian.<\/p>\n<p>Perkembangan podcast di Indonesia juga tidak bisa dilepaskan dari perubahan cara masyarakat mengonsumsi media. Populix dalam laporan mengenai kebiasaan menikmati podcast di Indonesia menyebut fleksibilitas menjadi salah satu alasan podcast cocok dikonsumsi ketika melakukan aktivitas lain, termasuk saat dalam perjalanan, berolahraga, atau bekerja.<\/p>\n<p>Podcast pun kini tidak selalu berbentuk audio saja. Sejumlah program hadir dalam format video sehingga pendengar dapat memilih untuk menyimaknya lewat layar atau cukup menggunakan <em>earphone<\/em> ketika sedang beraktivitas.<\/p>\n<p>Spotify sendiri menyediakan fitur untuk mengunduh sejumlah podcast sehingga episode dapat didengarkan secara <em>offline<\/em>. Beberapa podcast juga tersedia dalam format video.<\/p>\n<p>Di Indonesia, pilihan podcast juga semakin beragam. Spotify bahkan pernah mencatat PODKESMAS dan Rapot sebagai bagian dari delapan podcast Indonesia yang termasuk dalam jajaran podcast dengan jumlah <em>streaming<\/em> tinggi ketika Spotify memperluas kerja sama dengan podcaster Indonesia pada 2020.<\/p>\n<p><span class=\"baca-juga\"><b>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/5579473\/spotify-akan-memungkinkan-pengguna-buat-podcast-pakai-ai\" title=\"Spotify akan memungkinkan pengguna buat podcast pakai AI\">Spotify akan memungkinkan pengguna buat podcast pakai AI<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p>Bagi yang sedang mencari teman perjalanan, berikut lima podcast yang bisa masuk daftar putar.<\/p>\n<p><strong>1. PODKESMAS<\/strong><\/p>\n<p>Kalau perjalanan ingin ditemani obrolan yang ramai dan tidak terlalu serius, PODKESMAS bisa menjadi salah satu pilihan.<\/p>\n<p>PODKESMAS dibawakan oleh Ananda Omesh, Imam Darto, Surya Insomnia, dan Angga Nggok. Keempatnya memiliki latar belakang sebagai penyiar dan figur hiburan sehingga percakapan yang muncul terasa seperti obrolan antarteman.<\/p>\n<p>Topiknya juga cukup luas. Mulai dari kehidupan sehari-hari, pengalaman pribadi, pekerjaan, keluarga, sampai kedatangan sejumlah bintang tamu dari dunia hiburan.<\/p>\n<p>PODKESMAS juga sudah berkembang ke format video. Episode-episodenya di Spotify menampilkan percakapan para host, sehingga bisa ditonton ketika sedang tidak berkendara atau cukup didengarkan ketika perjalanan berlangsung.<\/p>\n<p>Tidak mengherankan jika podcast ini sudah cukup lama menjadi salah satu nama yang dikenal dalam perkembangan podcast Indonesia. Pada 2020, ANTARA mencatat PODKESMAS sempat menempati posisi teratas daftar podcast populer di Spotify Indonesia.<\/p>\n<p><span class=\"baca-juga\"><b>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/5766505\/podcast-kian-diminati-saat-ini-mari-tengok-sejarahnya\" title=\"Podcast kian diminati saat ini, mari tengok sejarahnya\">Podcast kian diminati saat ini, mari tengok sejarahnya<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p><strong>2. Rapot<\/strong><\/p>\n<p>Buat yang suka obrolan sehari-hari dengan humor yang terasa dekat, Rapot bisa menjadi pilihan.<\/p>\n<p>Podcast ini dibawakan oleh Reza Chandika, Ankatama, Radhini, dan Nastasha Abigail. Keempatnya juga memiliki pengalaman di dunia radio sehingga percakapan menjadi salah satu kekuatan utama program tersebut.<\/p>\n<p>Topiknya bisa berubah-ubah. Mulai dari pengalaman hidup, hubungan, musik, pekerjaan, nostalgia, sampai hal-hal kecil yang sebenarnya sering dialami banyak orang.<\/p>\n<p>Salah satu daya tarik Rapot adalah cara mereka mengembangkan sebuah topik menjadi percakapan yang panjang dan tidak terlalu kaku. Jadi, cocok didengarkan ketika perjalanan membutuhkan teman ngobrol, meski orang yang diajak ngobrol sebenarnya berada di dalam <em>earphone<\/em>.<\/p>\n<p>Buat perjalanan beberapa jam, podcast seperti ini juga cukup membantu karena episodenya dapat mengisi waktu tanpa harus terus-menerus mengganti lagu.<\/p>\n<p><strong>3. The Catch Up Club<\/strong><\/p>\n<p>Kalau ingin sesuatu yang lebih ringan, hangat, dan terasa seperti mendengarkan tiga teman lama sedang ngobrol, The Catch Up Club bisa dicoba.<\/p>\n<p>Podcast ini dibawakan oleh Agatha Pricilla, Ify Alyssa, dan SIVIA. Ketiganya mengangkat cerita mengenai kehidupan, kenangan, hubungan, kesibukan, hingga berbagai pengalaman yang mereka lalui.<\/p>\n<p>Konsepnya memang dekat dengan namanya. Tiga sahabat yang sudah tumbuh bersama kembali berbagi cerita dan membicarakan berbagai hal dalam kehidupan mereka. Deskripsi resmi podcast tersebut menyebut suasananya sebagai perpaduan antara nostalgia, humor, dan cerita emosional.<\/p>\n<p>Topiknya juga cukup beragam. Ada pembahasan mengenai perjalanan, hubungan, hobi, kesehatan fisik dan mental, hingga cerita horor.<\/p>\n<p>Format seperti ini cocok untuk perjalanan sore atau malam ketika suasana ingin dibuat lebih santai. Tidak perlu mengikuti pembahasan dari awal sampai akhir untuk bisa menikmatinya.<\/p>\n<p><span class=\"baca-juga\"><b>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/5769644\/podcast-vs-radio-mana-yang-lebih-relevan-dan-diminati-saat-ini\" title=\"Podcast vs radio: Mana yang lebih relevan dan diminati saat ini?\">Podcast vs radio: Mana yang lebih relevan dan diminati saat ini?<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p><strong>4. Podkesan CUR<\/strong><\/p>\n<p>Nama ini mungkin sudah tidak asing bagi pendengar lama Podcast Ancur.<\/p>\n<p>Podkesan CUR merupakan kelanjutan dari Podcast Ancur dan dibawakan oleh Patra Gumala, Diaz Danar, dan Randhika Djamil. Konsepnya tetap mempertahankan nuansa tongkrongan dengan obrolan komedi dan curhatan.<\/p>\n<p>Yang menarik, topik yang dibicarakan bisa sangat beragam. Mulai dari pengalaman pribadi, hubungan, nostalgia, kehidupan anak muda, sampai cerita dari para tamu.<\/p>\n<p>Salah satu episode terbarunya bahkan membahas pengalaman melakukan <em>live<\/em> podcast setelah cukup lama tidak melakukannya. Ada pula episode yang mengangkat nostalgia masa muda dan cerita seputar kehidupan Gen Z.<\/p>\n<p>Podcast ini cocok untuk perjalanan yang membutuhkan suasana lebih ramai. Kalau sedang sendirian di dalam kendaraan dan butuh suara orang ngobrol agar perjalanan tidak terasa sepi, Podkesan CUR bisa menjadi salah satu pilihan.<\/p>\n<p><strong>5. Podcast Seminggu<\/strong><\/p>\n<p>Terakhir ada Podcast Seminggu yang dibawakan oleh Awwe dan Pican.<\/p>\n<p>Berbeda dengan podcast yang punya satu tema khusus, Podcast Seminggu cenderung membicarakan berbagai hal yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Topiknya bisa berpindah dari pengalaman pribadi, pekerjaan, keluarga, kehidupan komika, sampai cerita bersama bintang tamu.<\/p>\n<p>Formatnya juga cukup panjang. Sejumlah episode Podcast Seminggu berdurasi lebih dari satu jam sehingga cocok untuk perjalanan yang membutuhkan teman ngobrol dalam waktu cukup lama. Episode yang tersedia di platform podcast juga menunjukkan mereka rutin menghadirkan bintang tamu dari berbagai latar belakang.<\/p>\n<p>Awwe dan Pican juga pernah berkolaborasi dengan Podcast Ancur dalam berbagai kegiatan, termasuk program &#8220;Seminggu Anda Curhat&#8221; pada 2024.<\/p>\n<p>Bagi yang akan melakukan perjalanan antarkota atau perjalanan darat selama beberapa jam, podcast dengan durasi panjang seperti ini bisa menjadi alternatif ketika playlist musik mulai terasa membosankan.<\/p>\n<p><span class=\"baca-juga\"><b>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/5741476\/early-party-tren-pesta-yang-selesai-sebelum-tengah-malam\" title=\"Early party, tren pesta yang selesai sebelum tengah malam\">Early party, tren pesta yang selesai sebelum tengah malam<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p><strong>Podcast bukan sekadar pengisi waktu<\/strong><\/p>\n<p>Lima podcast tersebut menunjukkan bagaimana beragamnya pilihan konten yang tersedia saat ini. Ada yang mengandalkan komedi dan obrolan antarteman, ada yang lebih banyak membahas kehidupan, ada pula yang menghadirkan cerita dan pengalaman personal.<\/p>\n<p>Fenomena tersebut sebenarnya bukan hanya terjadi di Indonesia. Di luar negeri, podcast seperti The Joe Rogan Experience, Call Her Daddy, The Daily, hingga The Diary of a CEO juga memiliki pendengar dengan karakter dan ketertarikan yang berbeda.<\/p>\n<p>Artinya, podcast sudah berkembang menjadi medium dengan banyak wajah. Pendengar tidak lagi hanya mencari &#8220;podcast yang bagus&#8221;, tetapi bisa memilih berdasarkan suasana yang sedang dibutuhkan.<\/p>\n<p>Ingin tertawa di tengah perjalanan? Ada podcast komedi.<\/p>\n<p>Ingin mendengar cerita kehidupan? Pilih podcast obrolan.<\/p>\n<p>Ingin mendapatkan perspektif baru? Ada podcast wawancara dan diskusi.<\/p>\n<p>Bahkan, ketika perjalanan terasa panjang dan membosankan, podcast bisa membuat waktu berjalan sedikit lebih cepat karena perhatian tidak hanya tertuju pada pemandangan di luar jendela.<\/p>\n<p>Namun, satu hal yang tetap perlu diperhatikan adalah keselamatan. Bagi pengendara, podcast sebaiknya cukup didengarkan dan tidak ditonton. Layar ponsel tetap sebaiknya disimpan agar perjalanan tidak terganggu.<\/p>\n<p><span class=\"baca-juga\"><b>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/5760773\/sound-horeg-di-persimpangan-hiburan-rakyat-dan-tantangan-pengawasan\" title=\"Sound horeg di persimpangan hiburan rakyat dan tantangan pengawasan\">Sound horeg di persimpangan hiburan rakyat dan tantangan pengawasan<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p><span class=\"baca-juga\"><b>Baca juga: <a href=\"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/5769810\/robot-hiburan-jepang-kian-beragam-tawarkan-kenyamanan-berkat-ai\" title=\"Robot hiburan Jepang kian beragam, tawarkan kenyamanan berkat AI\">Robot hiburan Jepang kian beragam, tawarkan kenyamanan berkat AI<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p class=\"text-muted mt-2 small\">Pewarta: Raihan Fadilah<br \/>Editor: Suryanto<br \/>Copyright \u00a9 ANTARA 2026<\/p>\n<p class=\"alert alert-info mt-2 small\">Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/5770034\/5-rekomendasi-podcast-seru-untuk-menemani-perjalanan\">Source<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta (ANTARA) &#8211; Perjalanan jauh kadang terasa lebih singkat kalau ada sesuatu yang bisa menemani. Selain musik, podcast menjadi salah satu pilihan yang semakin banyak diputar untuk mengisi waktu ketika berada di kendaraan, berjalan kaki, atau bahkan saat menunggu keberangkatan. Berbeda dengan musik yang biasanya menemani lewat lagu, podcast menawarkan sesuatu yang lebih beragam. Ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120243,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,3,16],"tags":[],"class_list":["post-120242","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-entertainment","category-news"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120242"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120242\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":120244,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120242\/revisions\/120244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}