{"id":119312,"date":"2026-10-02T14:56:47","date_gmt":"2026-10-02T07:56:47","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/02\/influenza-a-naik-di-bandung-65-kasus-terdeteksi-pemkot-belum-terapkan-pjj\/"},"modified":"2026-10-02T14:56:47","modified_gmt":"2026-10-02T07:56:47","slug":"influenza-a-naik-di-bandung-65-kasus-terdeteksi-pemkot-belum-terapkan-pjj","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/02\/influenza-a-naik-di-bandung-65-kasus-terdeteksi-pemkot-belum-terapkan-pjj\/","title":{"rendered":"Influenza A Naik di Bandung, 65 Kasus Terdeteksi: Pemkot Belum Terapkan PJJ"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya aktivitas influenza di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Meski demikian, pemerintah belum mengambil kebijakan penghentian pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.<\/p>\n<p>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia).<\/p>\n<p>\u201cMeminta seluruh warga meningkatkan kewaspadaan, terutama anak-anak dan lansia. Gejalanya meliputi demam, batuk, bersin, disertai nyeri badan dan diare. Jaga kebersihan diri dan lingkungan,\u201d ujar Farhan, Jumat (2\/10\/2026).<\/p>\n<blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/223544\/terungkap-pencurian-kabel-jadi-biang-lampu-merah-bandung-padam\/\">Terungkap, Pencurian Kabel Jadi Biang Lampu Merah Bandung Padam<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Peningkatan kasus di Bandung bukan sekadar kekhawatiran pemerintah. Dinas Kesehatan Jawa Barat sebelumnya melaporkan sedikitnya 65 kasus positif Influenza A di Kota Bandung hingga 25 September 2026 berdasarkan pemeriksaan <em>Whole Genome Sequencing<\/em> (WGS) di Laboratorium Kesehatan Jawa Barat.<\/p>\n<p>Namun, angka tersebut bukan gambaran keseluruhan kasus influenza di Kota Bandung. Kepala Dinkes Jabar Raden Vini Adiani Dewi menjelaskan, 65 kasus tersebut berasal dari pasien yang menjalani pemeriksaan swab dan WGS. Artinya, angka itu tidak dapat langsung dibaca sebagai total kasus Influenza A di Bandung.<\/p>\n<p>Di tingkat nasional, Kementerian Kesehatan mencatat aktivitas influenza memang meningkat. Pada minggu ke-38 2026, sebanyak 148 dari 265 spesimen yang diperiksa melalui surveilans sentinel positif influenza, atau <em>positivity rate<\/em> 56 persen.<\/p>\n<p>Meski demikian, Kemenkes menegaskan angka tersebut merupakan proporsi spesimen yang diperiksa, bukan berarti 56 persen penduduk Indonesia terinfeksi influenza. Aktivitas influenza di layanan primer berada pada kategori sedang, sedangkan surveilans di rumah sakit masih berada pada kategori rendah. Kemenkes juga menyatakan peningkatan tersebut belum menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan dan masih berada dalam pola musiman yang umum.<\/p>\n<p>Dengan kondisi tersebut, pemerintah belum menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Kota Bandung.<\/p>\n<p>Farhan mengatakan kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara tatap muka selama kondisi penyebaran influenza dapat dikendalikan.<\/p>\n<p>\u201cLebih diutamakan pemakaian masker dan cuci tangan. Tetap jaga kesehatan dan makan bergizi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Bandung juga melaporkan peningkatan kunjungan masyarakat ke fasilitas pelayanan kesehatan, terutama instalasi gawat darurat (IGD), seiring meningkatnya kasus influenza.<\/p>\n<p>Kepala Dinkes Kota Bandung Sony Adam mengatakan influenza pada umumnya dapat ditangani di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas, klinik pratama maupun dokter praktik.<\/p>\n<h3>PJJ Belum Diterapkan, Pengawasan Sekolah Jadi Kunci<\/h3>\n<p>Belum diterapkannya PJJ bukan berarti persoalan selesai. Pemerintah daerah tetap perlu memastikan pemantauan kasus di lingkungan sekolah berjalan dan memiliki mekanisme respons apabila terjadi peningkatan kasus pada satuan pendidikan tertentu.<\/p>\n<p>Dinas Pendidikan Kota Bandung sebelumnya menyatakan kemungkinan PJJ tetap terbuka apabila kasus Influenza A di lingkungan sekolah terus meningkat. Kebijakan tersebut akan mempertimbangkan evaluasi bersama Dinas Kesehatan serta tingkat risiko di masing-masing wilayah atau sekolah.<\/p>\n<p>Dengan demikian, kebijakan pendidikan tidak semestinya menggunakan pendekatan seragam untuk seluruh sekolah. Pemantauan berbasis data diperlukan untuk menentukan apakah suatu sekolah atau wilayah membutuhkan intervensi khusus.<\/p>\n<p>Kemenkes sendiri menganjurkan masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker ketika sakit atau berada di keramaian, mengurangi kontak dekat saat mengalami gejala, serta mempertimbangkan imunisasi influenza tahunan untuk mengurangi risiko gejala berat.<\/p>\n<p>Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan tanda bahaya seperti demam tinggi yang tidak membaik lebih dari tiga hari, sesak atau napas cepat, nyeri dada, sangat lemas, sulit dibangunkan, tanda dehidrasi, atau kondisi yang sempat membaik tetapi kemudian memburuk.<\/p>\n<p>Bagi Pemkot Bandung, tantangannya kini bukan sekadar mengimbau masyarakat agar memakai masker dan mencuci tangan. Yang lebih penting adalah memastikan data kasus diperbarui secara terbuka, pemantauan di sekolah berjalan, fasilitas kesehatan siap menangani peningkatan pasien, dan keputusan PJJ benar-benar didasarkan pada perkembangan epidemiologis.<\/p>\n<p>Sebab, di tengah adanya peningkatan kasus, masyarakat membutuhkan dua hal sekaligus: kewaspadaan tanpa kepanikan dan kebijakan yang berbasis data, bukan sekadar respons setelah kasus bertambah.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/223547\/influenza-a-naik-di-bandung-65-kasus-terdeteksi-pemkot-belum-terapkan-pjj\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya aktivitas influenza di tengah masyarakat. Meski demikian, pemerintah belum mengambil kebijakan penghentian pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia). \u201cMeminta seluruh warga meningkatkan kewaspadaan, terutama anak-anak dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119313,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-119312","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119312","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119312"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119312\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}