{"id":118598,"date":"2026-10-01T19:07:34","date_gmt":"2026-10-01T12:07:34","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/bahlil-bongkar-alasan-prabowo-bentuk-menko-hilirisasi-dan-transisi-energi-ada-geopolitik-dunia\/"},"modified":"2026-10-01T19:07:34","modified_gmt":"2026-10-01T12:07:34","slug":"bahlil-bongkar-alasan-prabowo-bentuk-menko-hilirisasi-dan-transisi-energi-ada-geopolitik-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/bahlil-bongkar-alasan-prabowo-bentuk-menko-hilirisasi-dan-transisi-energi-ada-geopolitik-dunia\/","title":{"rendered":"Bahlil Bongkar Alasan Prabowo Bentuk Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Ada Geopolitik Dunia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bahlil Lahadalia mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto membentuk posisi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Menurut Bahlil, keputusan tersebut tidak lepas dari kondisi geopolitik dan dinamika ekonomi global yang terus berubah, sementara tuntutan terhadap penggunaan energi bersih tetap berjalan.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bahlil mengatakan kondisi global membuat agenda hilirisasi dan transisi energi perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Menurutnya, Presiden Prabowo melihat dua agenda tersebut sebagai program prioritas yang tidak bisa dijalankan secara terpisah.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">\u201cKenapa ini penting, kita tahu bahwa dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu dan konstelasi dinamika ekonomi dunia juga yang menuntut untuk terjadinya energi yang bersih. Maka Bapak Presiden memandang penting untuk program-program prioritas terkait dengan hilirisasi, terkait dengan transisi energi sebagai komitmen global dari Paris Agreement,\u201d kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Kamis (1\/10\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Karena itu, pemerintah ingin memastikan kebijakan hilirisasi dan transisi energi berjalan dalam satu arah. Bahlil menyebut Presiden Prabowo menginginkan pelaksanaan agenda tersebut dilakukan secara komprehensif dan memiliki ukuran yang jelas.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">\u201cMaka ini tidak bisa dilakukan dengan cara parsial, tapi harus dilakukan dengan komprehensif, terukur, dan betul-betul dapat diwujudkan dengan target apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menurut Bahlil, pendekatan tersebut menjadi penting karena hilirisasi dan transisi energi memiliki kaitan dengan agenda strategis Indonesia di tengah perubahan ekonomi dunia. Pemerintah tidak hanya dituntut meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, tetapi juga tetap memperhatikan arah perubahan sistem energi global.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pembentukan posisi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi kemudian menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi agenda tersebut. Bahlil kini mendapat tugas untuk mengoordinasikan kebijakan hilirisasi dan transisi energi, selain tetap menjalankan tugasnya sebagai Menteri ESDM.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sebelumnya, pemerintah juga telah menekankan bahwa hilirisasi mineral dan transisi energi perlu berjalan beriringan. Kementerian ESDM menyebut kedua agenda tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dengan struktur baru itu, Bahlil mengatakan dirinya akan menjalankan seluruh mandat yang diberikan Presiden Prabowo. Ia menegaskan akan bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugas sebagai Menko sekaligus Menteri ESDM.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">\u201cInsyaAllah sebagai pembantu presiden akan berusaha sekuat tenaga dengan totalitas untuk menjalankan tugas ini dengan baik. Baik adalah sebagai Menko maupun sebagai Menteri ESDM. Karena ini adalah sebagai bentuk panggilan pengabdian kepada Ibu Pertiwi dan harus kita jadikan ini sebagai bagian momentum untuk memberikan yang terbaik kepada Ibu Pertiwi,\u201d katanya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638157\/emban-jabatan-ganda-di-kabinet-bahlil-hak-prerogatif-presiden\">Emban Jabatan Ganda di Kabinet, Bahlil: Hak Prerogatif Presiden<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bahlil resmi dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1\/10\/2026). Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 yang ditetapkan pada 30 September 2026.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dalam pelantikan tersebut, Bahlil mengucapkan sumpah jabatan dan kemudian menandatangani berita acara pelantikan. Presiden Prabowo setelah itu memberikan ucapan selamat kepada Bahlil dan sejumlah pejabat lain yang dilantik pada hari yang sama.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Posisi baru tersebut membuat Bahlil menjadi Menko pertama yang menangani bidang hilirisasi dan transisi energi. Di saat yang sama, ia tetap mempertahankan jabatan sebagai Menteri ESDM sehingga koordinasi kebijakan energi dan agenda hilirisasi berada dalam lingkup tugas yang sama.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Pemerintah kini menempatkan hilirisasi dan transisi energi sebagai agenda yang membutuhkan koordinasi lintas sektor. Bahlil pun diminta memastikan kebijakan tersebut tidak berjalan parsial, tetapi memiliki target yang terukur sesuai arahan Presiden Prabowo.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read638188\/bahlil-bongkar-alasan-prabowo-bentuk-menko-hilirisasi-dan-transisi-energi-ada-geopolitik-dunia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Bahlil Lahadalia mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto membentuk posisi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Menurut Bahlil, keputusan tersebut tidak lepas dari kondisi geopolitik dan dinamika ekonomi global yang terus berubah, sementara tuntutan terhadap penggunaan energi bersih tetap berjalan. Bahlil mengatakan kondisi global membuat agenda hilirisasi dan transisi energi perlu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118599,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-118598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118598"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118598\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118599"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}