{"id":117019,"date":"2026-09-29T23:06:42","date_gmt":"2026-09-29T16:06:42","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/29\/bukan-senjata-jadi-china-diduga-kirim-barang-pritilan-ke-iran\/"},"modified":"2026-09-29T23:06:42","modified_gmt":"2026-09-29T16:06:42","slug":"bukan-senjata-jadi-china-diduga-kirim-barang-pritilan-ke-iran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/29\/bukan-senjata-jadi-china-diduga-kirim-barang-pritilan-ke-iran\/","title":{"rendered":"Bukan Senjata jadi, China Diduga Kirim Barang &#8216;Pritilan&#8217; ke Iran"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Sejumlah pemasok asal China diduga mengirim sekitar 1.300 pengiriman komponen dwiguna kepada Kementerian Pertahanan Iran sepanjang enam bulan pertama 2026. Pengiriman tersebut mencakup perangkat yang memiliki fungsi sipil, tetapi juga dapat digunakan dalam pengembangan drone dan sistem pemandu rudal.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Temuan tersebut berdasarkan catatan kepabeanan Iran yang dianalisis sejumlah media barat. Laporan itu menunjukkan adanya aliran berbagai komponen dari China ke Iran di tengah tekanan Amerika Serikat terhadap Teheran dan upaya Washington membatasi jalur pasokan yang dapat mendukung kemampuan militer Iran.<\/p>\n<p>Komponen yang tercatat antara lain perangkat elektronik, sistem GPS, motor listrik hingga bagian-bagian mesin pesawat. Barang-barang tersebut masuk dalam kategori <em>dual-use<\/em> karena dapat digunakan untuk kebutuhan sipil sekaligus memiliki aplikasi dalam teknologi militer.<\/p>\n<p>Catatan perdagangan sejak Januari 2025 hingga Juni 2026 juga memperlihatkan ribuan pengiriman serupa kepada Kementerian Pertahanan Iran maupun perusahaan-perusahaan Iran. Sejumlah pengiriman tercatat menggunakan ketentuan Pasal 119 dalam regulasi kepabeanan Iran, yang memberikan pembebasan tarif terhadap impor tertentu untuk kebutuhan pertahanan.<\/p>\n<p>Salah satu pengiriman menjadi perhatian karena tiba di Teheran pada 17 Juni 2026, bertepatan dengan kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran.<\/p>\n<p>Dua hari kemudian, lebih dari selusin pengiriman tambahan tiba di Iran. Nilai komponen dalam pengiriman tersebut disebut mencapai lebih dari 6 juta dolar AS dan mencakup bagian yang dapat digunakan dalam produksi drone.<\/p>\n<p>Temuan tersebut menunjukkan bahwa jalur pasokan komponen dari China tetap berjalan ketika Iran berada dalam tekanan militer dan ekonomi. Pengiriman melalui udara juga disebut meningkat seiring tekanan terhadap jalur perdagangan laut Iran.<\/p>\n<p>Salah satu jalur yang mendapat perhatian adalah Mahan Air, maskapai asal Iran yang telah dikenai sanksi Amerika Serikat. Data pelacakan penerbangan yang dikutip dalam laporan menunjukkan peningkatan penerbangan antara sejumlah kota di China dan Teheran setelah konflik berlangsung.<\/p>\n<p>Melalui jalur tersebut, berbagai komponen elektronik, GPS, motor listrik dan bagian mesin pesawat dapat dikirim ke Iran. Barang-barang itu memiliki aplikasi sipil, tetapi juga dapat digunakan dalam sistem drone maupun rudal.<\/p>\n<p>Laporan mengenai rantai pasokan China-Iran juga mencakup bahan kimia yang dapat digunakan dalam program rudal Iran.<\/p>\n<p>Salah satu bahan yang disorot adalah natrium perklorat. Bahan tersebut dapat digunakan sebagai prekursor dalam pembuatan amonium perklorat, yang merupakan komponen penting dalam propelan rudal berbahan bakar padat.<\/p>\n<p>Dalam laporan sebelumnya, The Wall Street Journal menyebut sekitar 1.000 ton natrium perklorat dimuat di China untuk dikirim ke Iran.<\/p>\n<p>Namun, temuan mengenai pengiriman dari perusahaan atau pemasok China tidak secara otomatis menunjukkan bahwa seluruh aktivitas tersebut diarahkan atau disetujui secara resmi oleh pemerintah China. Laporan mengenai aliran barang tersebut juga membedakan antara aktivitas entitas komersial China dan kebijakan resmi Beijing.<\/p>\n<p>Pemerintah China membantah tuduhan bahwa negaranya secara resmi memberikan dukungan militer kepada Iran yang melanggar ketentuan pengendalian ekspor. Beijing menyatakan menerapkan kontrol terhadap ekspor dan menentang penggunaan sanksi sepihak oleh Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Di sisi lain, hubungan perdagangan China dan Iran tetap berlangsung erat, termasuk dalam sektor energi. China merupakan tujuan utama ekspor minyak Iran dan disebut menyerap sekitar 80 persen ekspor minyak Iran dalam laporan terkait.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637725\/trump-tolak-tawaran-iran-pilih-obral-kesepakatan-dengan-china\">Trump Tolak Tawaran Iran, Pilih &#8216;Obral&#8217; Kesepakatan dengan China<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Situasi tersebut membuat hubungan perdagangan kedua negara tetap menjadi salah satu jalur penting bagi Iran ketika menghadapi tekanan ekonomi dan sanksi dari Washington.<\/p>\n<p>Temuan sekitar 1.300 pengiriman tersebut dengan demikian memperlihatkan adanya aliran komponen dwiguna dari pemasok China kepada Kementerian Pertahanan Iran pada paruh pertama 2026. Komponen yang dikirim memiliki sejumlah aplikasi yang dapat mendukung teknologi drone dan rudal.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Namun, data pengiriman tersebut perlu dibedakan dari klaim mengenai kebijakan resmi pemerintah China untuk memasok senjata kepada Iran. Persoalan tersebut menjadi perhatian Amerika Serikat di tengah upaya Washington membatasi kemampuan Iran mempertahankan program drone dan rudalnya, sekaligus ketika hubungan Washington-Beijing memasuki agenda pembahasan strategis.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637728\/bukan-senjata-jadi-china-diduga-kirim-barang-pritilan-ke-iran\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Sejumlah pemasok asal China diduga mengirim sekitar 1.300 pengiriman komponen dwiguna kepada Kementerian Pertahanan Iran sepanjang enam bulan pertama 2026. Pengiriman tersebut mencakup perangkat yang memiliki fungsi sipil, tetapi juga dapat digunakan dalam pengembangan drone dan sistem pemandu rudal. Temuan tersebut berdasarkan catatan kepabeanan Iran yang dianalisis sejumlah media barat. Laporan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":117020,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-117019","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=117019"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117019\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/117020"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=117019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=117019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=117019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}