{"id":116728,"date":"2026-09-29T15:34:41","date_gmt":"2026-09-29T08:34:41","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/29\/ya-pastilah-ada-kurangnya-tapi-kita-sebagai-manusia-harus\/"},"modified":"2026-09-29T15:34:41","modified_gmt":"2026-09-29T08:34:41","slug":"ya-pastilah-ada-kurangnya-tapi-kita-sebagai-manusia-harus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/29\/ya-pastilah-ada-kurangnya-tapi-kita-sebagai-manusia-harus\/","title":{"rendered":"Ya Pastilah Ada Kurangnya, Tapi Kita sebagai Manusia Harus&#8230;"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan penilaian terbuka mengenai sosok dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Di tengah berbagai penilaian terhadap mantan presiden tersebut, ia meminta publik tidak hanya melihat sisi kekurangannya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Menurut Luhut, Jokowi merupakan manusia yang tentu memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Namun, kekurangan tersebut tidak seharusnya menjadi satu-satunya dasar untuk menilai seseorang secara keseluruhan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637580\/psi-bakal-merasakan-berkah-jokowi-punya-efek-underdog-nantinya-kantongi-efek-bandwagon\">PSI Bakal Merasakan &#8216;Berkah&#8217; Jokowi: Punya Efek Underdog, Nantinya Kantongi Efek Bandwagon<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKarena saya pikir orang ini orang baik yang patut dicontoh. Kurang? Ya pastilah ada kurangnya. Kita sebagai manusia harus juga melihat orang utuh, jangan hanya melihat kurangnya saja,\u201d ujar Luhut, dikutip Selasa (29\/9\/2026).<\/p>\n<p>Bagi Luhut, Jokowi merupakan salah satu tokoh yang memberikan kepercayaan besar kepadanya untuk menjalankan berbagai tugas negara.<\/p>\n<p>Luhut tidak menempatkan mantan presiden itu sebagai sosok yang sempurna. Ia secara terbuka mengakui bahwa mantan presiden tersebut tetap memiliki kekurangan.<\/p>\n<p>Namun, menurutnya, penilaian terhadap seseorang harus dilakukan secara menyeluruh. Kelebihan, kontribusi, serta kekurangan seseorang sebaiknya ditempatkan dalam konteks yang utuh.<\/p>\n<p>Pandangan tersebut sekaligus menjadi pesannya agar masyarakat tidak terjebak pada penilaian yang hanya berfokus pada satu sisi. Di Jokowi misalnya, ia melihat ada sejumlah kualitas yang patut dijadikan contoh.<\/p>\n<p>Bagi Luhut, salah satu hal yang paling berkesan adalah kepercayaan yang pernah diberikan mantan presiden itu kepadanya selama berada di pemerintahan.<\/p>\n<p>\u201cDi Pak Jokowi saya enggak bisa lupa karena beliau memberi saya kesempatan untuk mengeluarkan potensi yang ada di saya,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637565\/kubu-jokowi-curigai-wacana-revisi-aturan-pemilu-semua-memang-diarahkan-untuk-jegal-gibran-dan-psi\">Kubu Jokowi Curigai Wacana Revisi Aturan Pemilu: Semua Memang Diarahkan untuk Jegal Gibran dan PSI<\/a><\/strong><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Kepercayaan itu menjadi bagian penting dalam perjalanan politikus itu menjalankan berbagai tanggung jawab strategis di pemerintahan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637612\/luhut-ungkap-sikap-jokowi-ya-pastilah-ada-kurangnya-tapi-kita-sebagai-manusia-harus\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan penilaian terbuka mengenai sosok dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Di tengah berbagai penilaian terhadap mantan presiden tersebut, ia meminta publik tidak hanya melihat sisi kekurangannya. Menurut Luhut, Jokowi merupakan manusia yang tentu memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Namun, kekurangan tersebut tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40931,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-116728","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116728","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116728"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116728\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116728"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116728"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116728"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}