{"id":115725,"date":"2026-09-28T10:51:38","date_gmt":"2026-09-28T03:51:38","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/28\/inps-bidik-rp125-miliar-lewat-private-placement-andry-hakim-terancam-terdilusi-6579\/"},"modified":"2026-09-28T10:51:38","modified_gmt":"2026-09-28T03:51:38","slug":"inps-bidik-rp125-miliar-lewat-private-placement-andry-hakim-terancam-terdilusi-6579","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/28\/inps-bidik-rp125-miliar-lewat-private-placement-andry-hakim-terancam-terdilusi-6579\/","title":{"rendered":"INPS Bidik Rp125 Miliar Lewat Private Placement, Andry Hakim Terancam Terdilusi 65,79%"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) menyiapkan aksi\u00a0<em>private placement<\/em>\u00a0dengan nilai maksimal\u00a0Rp125 miliar\u00a0untuk memperbaiki posisi keuangan perseroan. Aksi tersebut berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan pemegang saham hingga\u00a065,79%.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada\u00a03 November 2026.<\/p>\n<p>Harga pelaksanaan\u00a0<em>private placement<\/em>\u00a0ditetapkan sebesar\u00a0Rp100 per saham, jauh di bawah harga saham INPS yang tercatat sebesar\u00a0Rp1.065\u00a0per saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).<\/p>\n<p>Aksi korporasi tersebut berlangsung setelah masuknya investor individu\u00a0Andry Hakim, yang kini menguasai\u00a010,02% saham INPS.<\/p>\n<p>Andry tercatat membeli\u00a065 juta saham INPS pada 16 September 2026. Sehari kemudian, ia kembali membeli\u00a0132 ribu saham. Transaksi tersebut membuat kepemilikannya mencapai 10,02%.<\/p>\n<p>Pembelian saham oleh Andry terjadi setelah pemegang saham pengendali INPS,\u00a0PT Graha Inti Guna Persada, melepas\u00a067,30 juta saham\u00a0pada 16 September 2026. Transaksi tersebut menurunkan kepemilikan Graha Inti Guna Persada dari\u00a076,54% menjadi 66,19%.<\/p>\n<p>Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan,\u00a0<em>private placement<\/em>\u00a0dilakukan dalam rangka memperbaiki posisi keuangan sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK Nomor 32\/POJK.04\/2015.<\/p>\n<p>Perseroan menyebut kondisi keuangan per\u00a030 Juni 2026\u00a0memenuhi kriteria untuk melakukan aksi tersebut.<\/p>\n<p>Dana hasil\u00a0<em>private placement<\/em>, setelah dikurangi biaya-biaya, akan digunakan untuk sejumlah kebutuhan. Di antaranya\u00a0penyertaan modal kepada entitas anak untuk belanja modal, pelunasan utang kepada pihak ketiga, serta tambahan modal kerja perseroan.<\/p>\n<p>Manajemen menyatakan penggunaan dana tersebut diarahkan untuk memperkuat struktur permodalan, mengurangi beban utang, sekaligus meningkatkan likuiditas perseroan secara bertahap.<\/p>\n<p>Dalam aksi tersebut, PT Graha Inti Guna Persada selaku pemegang saham pengendali INPS menyatakan\u00a0siaga sebagai calon pemodal\u00a0untuk mengambil bagian atas saham baru yang diterbitkan melalui\u00a0<em>private placement<\/em>.<\/p>\n<p>Rencana aksi korporasi ini juga berlangsung ketika saham INPS masih berada dalam status\u00a0penghentian sementara perdagangan\u00a0di BEI.<\/p>\n<p>Perseroan mengatakan tetap akan menyampaikan informasi material secara tepat waktu, lengkap, dan setara kepada seluruh pemegang saham selama masa penghentian perdagangan.<\/p>\n<p>Pemegang saham publik juga tetap diberikan kesempatan untuk mempelajari keterbukaan informasi dan menggunakan hak suaranya dalam RUPSLB.<\/p>\n<p>\u201cKami memahami perhatian investor dalam masa penghentian sementara perdagangan saham ini, dan karena itu kami memilih untuk terbuka. Prioritas kami adalah memperbaiki posisi keuangan Perseroan secara bertahap dan terukur, dan seluruh rinciannya kami sampaikan dalam Keterbukaan Informasi untuk dimintakan persetujuan pemegang saham,\u201d ujar Direktur INPS Budiarto.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635361\/bei-suspensi-saham-inps-setelah-setahun-di-papan-pemantauan-khusus\">BEI Suspensi Saham INPS Setelah Setahun di Papan Pemantauan Khusus<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637282\/goto-ambruk-dari-gocap-saham-terjun-bebas-ke-rp43\">GOTO Ambruk dari Gocap, Saham Terjun Bebas ke Rp43<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637242\/mulai-hari-ini-bei-ubah-batas-bawah-harga-saham-jadi-rp1-ini-daftarnya\">Mulai Hari Ini, BEI Ubah Batas Bawah Harga Saham Jadi Rp1, Ini Daftarnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>RUPSLB akan dihadiri pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada\u00a09 Oktober 2026, sedangkan pemanggilan RUPSLB dijadwalkan pada\u00a012 Oktober 2026.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dengan nilai maksimal Rp125 miliar dan potensi dilusi 65,79%,\u00a0<em>private placement<\/em> menjadi salah satu langkah utama INPS untuk memperbaiki struktur permodalan dan kondisi likuiditas perseroan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read637286\/inps-bidik-rp125-miliar-lewat-private-placement-andry-hakim-terancam-terdilusi-6579\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) menyiapkan aksi\u00a0private placement\u00a0dengan nilai maksimal\u00a0Rp125 miliar\u00a0untuk memperbaiki posisi keuangan perseroan. Aksi tersebut berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan pemegang saham hingga\u00a065,79%. Rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada\u00a03 November [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32706,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-115725","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 days ago","modified":"2 days ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115725"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115725\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}