{"id":114317,"date":"2026-09-26T09:05:10","date_gmt":"2026-09-26T02:05:10","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/26\/pierre-emile-hojbjerg-minta-maaf-usai-kritik-taktik-brian-riemer\/"},"modified":"2026-09-26T09:05:10","modified_gmt":"2026-09-26T02:05:10","slug":"pierre-emile-hojbjerg-minta-maaf-usai-kritik-taktik-brian-riemer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/26\/pierre-emile-hojbjerg-minta-maaf-usai-kritik-taktik-brian-riemer\/","title":{"rendered":"Pierre-Emile Hojbjerg Minta Maaf Usai Kritik Taktik Brian Riemer"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div><span class=\"hide\">Wacana Berita &#8211;<\/span><\/p>\n<p class=\"intro\">Berita Sepak Bola: Kapten Timnas <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/denmark\">Denmark<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/pierre-emile-hojbjerg\">Pierre-Emile Hojbjerg<\/a>, diwartakan telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pelatih <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/brian-riemer\">Brian Riemer<\/a>. Gelandang Marseille tersebut menyesali pernyataan kritisnya terkait taktik lini tengah tim nasional usai kekalahan 2-3 dari Norwegia di ajang <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/uefa-nations-league\">UEFA Nations League<\/a>.<\/p>\n<p>Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Hojbjerg mengutarakan penyesalannya karena telah melontarkan tanggapan taktis secara terbuka ke publik. Ia menyadari bahwa komentarnya mengenai duet lini tengah bersama Morten Hjulmand telah memicu dinamika dan kegaduhan media di luar tim nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Saya melakukan kesalahan, dan saya meminta maaf kepada rekan satu tim saya, pelatih, dan semua orang yang terlibat. Anda seharusnya tidak berbicara secara terbuka tentang rekan satu tim atau keputusan taktis pelatih,&#8221; tulis Pierre-Emile Hojbjerg memberikan permohonan maaf resminya di media sosial.<\/p>\n<p>Gelandang senior tersebut sebelumnya sempat mempertanyakan efektivitas skema lini tengah racikan Riemer yang menduetkan dirinya dengan Hjulmand. Hojbjerg menilai kesamaan tipikal permainan di antara keduanya justru menyulitkan tim untuk tampil optimal pada pertandingan internasional yang sangat ketat tersebut.<\/p>\n<p>Hojbjerg menegaskan bahwa luapan emosi usai kekalahan pahit serta kegagalan menembus ajang Piala Dunia menjadi pemicu utama dirinya melontarkan komentar tanpa berpikir panjang. Pihak media lokal juga menyoroti bahwa sang kapten sebenarnya memiliki hubungan emosional yang sangat dekat dengan Riemer dan Hjulmand.<\/p>\n<p>&#8220;Saya manusia. Manusia yang mencintai tim nasional, Denmark, dan sepak bola. Ketika saya kecewa dengan kekalahan&#8230; emosi dapat menguasai saya, dan saya akhirnya mengatakan sesuatu tanpa memikirkannya secara matang,&#8221; ujar Hojbjerg menjelaskan alasan di balik pernyataan kontroversialnya tersebut.<\/p>\n<p>Pemain Marseille itu juga meluruskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki masalah pribadi untuk berduet kembali bersama Hjulmand di laga-laga mendatang. Ia siap menjalankan instruksi Riemer serta mengevaluasi pergerakan posisi di lapangan demi memberikan kontribusi terbaik bagi negara.<\/p>\n<p>Denmark kini langsung mengalihkan fokus untuk bangkit dari kekalahan pada laga lanjutan UEFA Nations League berikutnya. Skuad asuhan Brian Riemer dijadwalkan menjamu Wales di Stadion Parken pada Ahad (27\/9\/2026) malam WIB dengan target mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.<\/p>\n<p class=\"tag\"> Artikel Tag: <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/denmark\" class=\"tag-link\">denmark<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/pierre-emile-hojbjerg\" class=\"tag-link\">pierre-emile hojbjerg<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/uefa-nations-league\" class=\"tag-link\">uefa nations league<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/tag\/brian-riemer\" class=\"tag-link\">brian riemer<\/a><\/p>\n<p><span class=\"hide\">Published by Wacana Berita at https:\/\/www.ligaolahraga.com\/bola\/pierre-emile-hojbjerg-minta-maaf-usai-kritik-taktik-brian-riemer<\/span><\/div>\n<p><script> (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428\"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));<\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.ligaolahraga.com\/bola\/pierre-emile-hojbjerg-minta-maaf-usai-kritik-taktik-brian-riemer\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita &#8211; Berita Sepak Bola: Kapten Timnas Denmark, Pierre-Emile Hojbjerg, diwartakan telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pelatih Brian Riemer. Gelandang Marseille tersebut menyesali pernyataan kritisnya terkait taktik lini tengah tim nasional usai kekalahan 2-3 dari Norwegia di ajang UEFA Nations League. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Hojbjerg mengutarakan penyesalannya karena telah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":114318,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,6],"tags":[],"class_list":["post-114317","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-sports"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114317","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114317"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114317\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114318"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114317"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114317"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114317"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}