{"id":112913,"date":"2026-09-24T15:30:29","date_gmt":"2026-09-24T08:30:29","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/24\/kemarau-panjang-mulai-cekik-warga-cilegong-air-bersih-jadi-barang-sulit\/"},"modified":"2026-09-24T15:30:29","modified_gmt":"2026-09-24T08:30:29","slug":"kemarau-panjang-mulai-cekik-warga-cilegong-air-bersih-jadi-barang-sulit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/24\/kemarau-panjang-mulai-cekik-warga-cilegong-air-bersih-jadi-barang-sulit\/","title":{"rendered":"Kemarau Panjang Mulai Cekik Warga Cilegong, Air Bersih Jadi Barang Sulit"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\">KORAN MANDALA<\/a><\/strong> \u2013Kemarau panjang mulai menyulitkan warga Kampung Cilegong, Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, mendapatkan air bersih.<\/p>\n<p>Persediaan air yang selama ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari terus menipis. Warga pun harus mencari sumber air agar kebutuhan dasar seperti minum, memasak, mandi hingga mencuci tetap terpenuhi.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut terlihat di Kampung Cilegong RT 14\/RW 04. Di tengah cuaca panas yang berlangsung cukup lama, keterbatasan pasokan membuat air bersih menjadi kebutuhan yang semakin penting bagi warga.<\/p>\n<blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/223089\/becak-listrik-sudah-datang-kesiapan-pemkot-bandung-justru-dipertanyakan\/\">Becak Listrik Sudah Datang, Kesiapan Pemkot Bandung Justru Dipertanyakan<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Situasi ini kemudian mendapat perhatian Polsek Jatiluhur Polres Purwakarta bersama Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur. Keduanya menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat setempat pada Kamis (24\/9\/2026).<\/p>\n<p>Bagi warga yang sumber airnya mulai berkurang, tambahan pasokan tersebut menjadi bantuan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah kondisi sumber air yang belum kembali normal.<\/p>\n<p>Kapolsek Jatiluhur Polres Purwakarta Kompol A. Abdul Kodir mengatakan, penyaluran dilakukan karena air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang perlu mendapat perhatian ketika kemarau berlangsung panjang.<\/p>\n<p>\u201cAir bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui sinergi dengan PJT II, kami berupaya membantu warga yang mengalami keterbatasan air akibat kemarau panjang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.<\/p>\n<p>Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas IPTU Tini Yutini mengatakan, persoalan air bersih membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak.<\/p>\n<p>\u201cPolri akan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian bersama, termasuk dalam memenuhi kebutuhan air bersih saat kemarau,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Warga juga diimbau menggunakan air secara bijak dan menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia. Imbauan tersebut penting agar persediaan yang tersisa dapat dimanfaatkan selama kondisi kemarau masih berlangsung.<\/p>\n<p>Kondisi di Kampung Cilegong menjadi gambaran dampak kemarau yang mulai menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat. Ketika sumber air semakin terbatas, pasokan tambahan menjadi penopang sementara agar kebutuhan sehari-hari warga tetap dapat terpenuhi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.koranmandala.com\/daerah\/223100\/kemarau-panjang-mulai-cekik-warga-cilegong-air-bersih-jadi-barang-sulit\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORAN MANDALA \u2013Kemarau panjang mulai menyulitkan warga Kampung Cilegong, Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, mendapatkan air bersih. Persediaan air yang selama ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari terus menipis. Warga pun harus mencari sumber air agar kebutuhan dasar seperti minum, memasak, mandi hingga mencuci tetap terpenuhi. Kondisi tersebut terlihat di Kampung Cilegong RT 14\/RW 04. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":112914,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-112913","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112913","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112913"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112913\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112914"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112913"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112913"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112913"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}