{"id":112769,"date":"2026-09-24T12:02:41","date_gmt":"2026-09-24T05:02:41","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/24\/gibran-udah-jadi-wapres-sampai-2029-kalau-kecewa-jangan-dipilih-lagi\/"},"modified":"2026-09-24T12:02:41","modified_gmt":"2026-09-24T05:02:41","slug":"gibran-udah-jadi-wapres-sampai-2029-kalau-kecewa-jangan-dipilih-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/24\/gibran-udah-jadi-wapres-sampai-2029-kalau-kecewa-jangan-dipilih-lagi\/","title":{"rendered":"Gibran Udah Jadi Wapres sampai 2029, Kalau Kecewa Jangan Dipilih Lagi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p>Polemik mengenai dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menyita perhatian publik. Di tengah perdebatan tersebut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengingatkan masyarakat agar tidak terus larut dalam satu persoalan dan melihat dinamika politik dengan sudut pandang yang lebih luas.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Jimly menyebut pendekatan tersebut sebagai helikopter view, yakni melihat persoalan dari jarak yang lebih luas sehingga masalah yang terlihat besar dapat ditempatkan secara lebih proporsional. Menurutnya, Indonesia masih menghadapi banyak persoalan lain sehingga energi publik sebaiknya tidak habis hanya untuk memperdebatkan satu isu.<\/p>\n<p>Ia kemudian menyinggung polemik dokumen pendidikan Gibran yang belakangan ramai diperbincangkan. Jimly meminta masyarakat tidak terbawa emosi dan percaya bahwa setiap persoalan memiliki jalan penyelesaian.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read636598\/psi-kalau-mau-gugat-sengketa-pilpres-bukan-ke-gibran-tapi-parpol-karena-mereka-yang-bermain\">PSI: Kalau Mau Gugat Sengketa Pilpres, Bukan ke Gibran, tapi Parpol Karena Mereka yang &#8216;Bermain&#8217;<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kita akan menemukan solusinya, gak usah baper. Apalagi di zaman kayak sekarang ini banyak sekali masalah,&#8221; kata Jimly.<\/p>\n<p>&#8220;Ada orang ngabisin waktunya ngurusin urusan ijazah misalnya gitu loh. Jadi ini ngabisin waktu,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Jimly juga menilai perbedaan pilihan politik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Namun, setelah pemilu selesai dan seseorang telah ditetapkan sebagai pejabat negara, hasil tersebut menjadi bagian dari realitas sistem ketatanegaraan yang perlu diterima.<\/p>\n<p>Ia memahami masih ada masyarakat yang kecewa dengan posisi Gibran sebagai Wakil Presiden. Meski begitu, menurut Jimly, rasa kecewa tersebut tidak semestinya membuat publik terus terjebak dalam polemik politik yang telah berlalu.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read636596\/kader-psi-bilang-kejengkelan-politik-pada-gibran-disebabkan-satu-hal-saja\">Kader PSI Bilang Kejengkelan Politik pada Gibran Disebabkan Satu Hal Saja&#8230;<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ada yang masih kecewa kepada Gibran, terus lah bagaimana, dia udah jadi wapres ya kan, terserah Anda setuju, tidak setuju dan apa, milih, tidak milih kan dia udah jadi wapres, dan jadi wapres sampai 2029,&#8221; ungkap Jimly.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Jimly menjelaskan bahwa posisi Wakil Presiden tetap memiliki mekanisme konstitusional apabila hendak diberhentikan sebelum masa jabatan berakhir. Namun, pemberhentian tersebut tidak cukup hanya didasarkan pada rasa tidak puas atau perbedaan pilihan politik.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau mau diberhentiin sekarang, ya bisa, gampang sekali, cari alasan, cari pasal, gampang. Tapi proses politiknya, ya nggak mungkin,&#8221; tegas Jimly.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, mekanisme pemberhentian Presiden atau Wakil Presiden melibatkan DPR, MPR, dan MK. DPR terlebih dahulu harus mengajukan pendapat mengenai dugaan pelanggaran yang menjadi dasar pemberhentian. Selanjutnya, proses tersebut berlanjut ke MK untuk pembuktian sebelum keputusan politik diambil melalui MPR.<\/p>\n<p>Karena itu, Jimly menyebut masyarakat yang tidak puas dengan seorang pejabat negara tetap memiliki ruang politik melalui pemilu berikutnya.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>&#8220;Nanti jangan dipilih lagi kalau nggak mau gitu,&#8221; sambung dia.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read636605\/eks-ketua-mk-gibran-udah-jadi-wapres-sampai-2029-kalau-kecewa-jangan-dipilih-lagi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Polemik mengenai dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menyita perhatian publik. Di tengah perdebatan tersebut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengingatkan masyarakat agar tidak terus larut dalam satu persoalan dan melihat dinamika politik dengan sudut pandang yang lebih luas. Jimly menyebut pendekatan tersebut sebagai helikopter view, yakni [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58564,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-112769","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 hours ago","modified":"4 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112769"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112769\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58564"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}