{"id":110519,"date":"2026-09-21T16:59:30","date_gmt":"2026-09-21T09:59:30","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/21\/dedi-mulyadi-targetkan-54-juta-keluarga-dapat-asuransi-premi-dibayar-pemerintah\/"},"modified":"2026-09-21T16:59:30","modified_gmt":"2026-09-21T09:59:30","slug":"dedi-mulyadi-targetkan-54-juta-keluarga-dapat-asuransi-premi-dibayar-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/21\/dedi-mulyadi-targetkan-54-juta-keluarga-dapat-asuransi-premi-dibayar-pemerintah\/","title":{"rendered":"Dedi Mulyadi Targetkan 5,4 Juta Keluarga Dapat Asuransi, Premi Dibayar Pemerintah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pekerja informal di Jawa Barat yang selama ini tidak memiliki perlindungan ketenagakerjaan bakal menjadi sasaran perluasan program asuransi pemerintah daerah. Premi kepesertaan tersebut ditargetkan tidak menjadi beban para pekerja karena pembayarannya dilakukan pemerintah.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Program ini menyasar berbagai kelompok pekerja, mulai dari petani, nelayan, buruh bangunan, sopir, pengemudi ojek online, pedagang asongan hingga asisten rumah tangga dan kuli pikul. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten\/kota disebut akan membiayai premi bagi para pekerja tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan sebanyak 5,4 juta kepala keluarga pekerja informal mendapatkan jaminan asuransi ketenagakerjaan pada 2027. Target itu menjadi perluasan dari program yang telah berjalan pada tahun ini.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">\u201cDi tahun 2027 kami menargetkan 5,4 juta kepala keluarga pekerja informal mendapat jaminan asuransi ketenagakerjaan,\u201d kata Dedi dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @dedimulyadi71, dikutip Senin (21\/9\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menurut Dedi, pada 2026 pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten dan kota telah mengasuransikan sekitar 1 juta pekerja informal. Program tersebut kemudian akan diperluas hingga mencakup jutaan kepala keluarga pada tahun berikutnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dedi mengatakan perlindungan tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian kepada pekerja informal yang memiliki risiko kecelakaan saat menjalankan pekerjaannya. Dengan kepesertaan asuransi, biaya pengobatan akibat kecelakaan kerja dapat ditanggung melalui jaminan ketenagakerjaan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Tidak hanya pekerja, manfaat program tersebut juga dapat dirasakan keluarga ketika peserta meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Keluarga penerima manfaat disebut akan mendapatkan santunan sekaligus perlindungan pendidikan bagi anak.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dedi mencontohkan salah satu penerima manfaat di Bekasi yang disebut telah memperoleh pembayaran hingga Rp500 juta. Contoh tersebut menjadi gambaran manfaat perlindungan yang diberikan ketika risiko yang dijamin terjadi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk kematian akibat kecelakaan kerja, keluarga peserta mendapatkan santunan sebesar Rp72 juta. Selain itu, dua anak peserta juga mendapatkan jaminan pendidikan mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635597\/kuda-hitam-pilgub-jabar-2029-eks-menkeu-purbaya-yudhi-sadewa-masuk-radar-siap-tantang-dedi-mulyadi\">Kuda Hitam Pilgub Jabar 2029: Eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Masuk Radar, Siap Tantang Dedi Mulyadi<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sementara itu, apabila peserta meninggal dunia karena sakit, keluarga disebut tetap mendapatkan santunan hingga Rp42 juta. Dedi menyebut keseluruhan anggota keluarga yang mendapatkan perlindungan dari program tersebut mencapai sekitar 17 juta orang.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Besarnya cakupan program tersebut membuat pemerintah daerah perlu memperluas kepesertaan secara bertahap. Dedi mengatakan akses kepesertaan bagi kepala keluarga pekerja informal akan dilakukan melalui aplikasi yang diberi nama Asuransi Aing.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dengan target 5,4 juta kepala keluarga pada 2027, program ini diarahkan untuk memperluas perlindungan ketenagakerjaan kepada kelompok pekerja yang sebagian besar bekerja di sektor informal. Skema pembiayaan premi oleh pemerintah membuat pekerja sasaran tidak harus menanggung sendiri biaya kepesertaannya.<\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p>Dedi menempatkan program tersebut sebagai salah satu bentuk perlindungan bagi masyarakat pekerja di Jawa Barat. Pemerintah daerah akan menjadi pihak yang membayarkan premi, sementara pekerja dan keluarganya menjadi penerima manfaat perlindungan sesuai ketentuan program.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635956\/dedi-mulyadi-targetkan-54-juta-keluarga-dapat-asuransi-premi-dibayar-pemerintah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; Pekerja informal di Jawa Barat yang selama ini tidak memiliki perlindungan ketenagakerjaan bakal menjadi sasaran perluasan program asuransi pemerintah daerah. Premi kepesertaan tersebut ditargetkan tidak menjadi beban para pekerja karena pembayarannya dilakukan pemerintah. Program ini menyasar berbagai kelompok pekerja, mulai dari petani, nelayan, buruh bangunan, sopir, pengemudi ojek online, pedagang asongan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33320,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-110519","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110519"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110519\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}