{"id":110440,"date":"2026-09-21T14:41:11","date_gmt":"2026-09-21T07:41:11","guid":{"rendered":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/21\/indonesia-perlu-bersiap-hadapi-masyarakat-menua\/"},"modified":"2026-09-21T14:41:11","modified_gmt":"2026-09-21T07:41:11","slug":"indonesia-perlu-bersiap-hadapi-masyarakat-menua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/2026\/09\/21\/indonesia-perlu-bersiap-hadapi-masyarakat-menua\/","title":{"rendered":"Indonesia Perlu Bersiap Hadapi Masyarakat Menua"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n            <span class=\"float-start fw-bold me-1\">Wacana Berita, Jakarta &#8211; <\/span><\/p>\n<p><span>DBS Foundation meluncurkan riset berjudul \u201cIndonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?\u201d. Riset ini menyoroti kesiapan Indonesia dalam menghadapi transisi demografi menuju populasi menua, dengan memanfaatkan bonus demografi saat ini sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masyarakat menua di masa depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p><span>Populasi menua (ageing society) artinya 10 persen populasi telah berusia di atas 60 tahun. Di Indonesia, populasi lansia telah mencapai 12 persen di tahun 2025, dan diproyeksikan mencapai lebih dari 20 persen di tahun 2045.<\/span><\/p>\n<p><span>Karena itu, kebutuhan dukungan terhadap populasi lansia akan turut meningkat dan memperbesar tekanan bagi generasi produksi saat ini dan di masa depan. Pertanyaannya, bukan seberapa banyak lansia, tetapi bagaimana Indonesia membangun kesiapan seluruh generasi agar setiap orang dapat hidup dan menua dengan sehat, produktif, mandiri dan sejahtera.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span>Menghadapi tren ini, DBS Foundation mempertegas komitmennya dalam membantu kesiapan sosial dan finansial masyarakat rentan lintas generasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span>&#8220;Untuk itu, kami berkomitmen untuk mendukung kesiapan masyarakat rentan agar lebih tangguh secara sosial dan finansial melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, literasi dan inklusi keuangan hingga persiapan pensiun. Kami ingin setiap orang dapat dapat menjalani proses menua dengan sehat, produktif, sejahtera, dan mandiri,\u201d ujar Head of Group Marketing &amp; Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span>Artist, Entrepreneur and Founder of Cinta Laura Foundation Cinta Laura Kiehl juga melihat kesiapan masa depan sebagai bagian dari keputusan yang dapat dibangun sejak usia produktif termasuk membangun kebiasaan sehat, terus mengembangkan diri, dan mulai memikirkan kebutuhan finansial sejak dini.<\/span><\/p>\n<p><span>\u201cKemandirian di masa depan dibangun dari keinginan untuk terus belajar. Namun, kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan mengembangkan kapasitas diri belum dimiliki semua orang. Karena itu, Cinta Laura Foundation mendukung mahasiswa menyelesaikan pendidikan sekaligus mengembangkan leadership, communication, financial literacy, problem solving, dan career readiness agar mereka lebih siap membangun masa depan yang mereka inginkan,\u201d ujar Cinta.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read632048\/dbs-indonesia-resmi-bentuk-konglomerasi-keuangan-kuasai-99-saham-dbs-vickers-sekuritas\">DBS Indonesia Resmi Bentuk Konglomerasi Keuangan, Kuasai 99% Saham DBS Vickers Sekuritas<\/a><\/strong><br \/><\/span><\/p>\n<p><span><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635386\/kemenperin-bidik-generasi-muda-untuk-jadi-penggerak-industri-masa-depan\">Kemenperin Bidik Generasi Muda untuk Jadi Penggerak Industri Masa Depan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span>Temuan riset menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi populasi menua perlu dibangun sepanjang siklus kehidupan dan di berbagai sektor. Pemerintah memiliki peran penting dalam penguatan kebijakan lintas sektor, sebagai agenda pembangunan jangka panjang, mulai dari akses pendidikan dan kesehatan, kesempatan kerja, perlindungan sosial, hingga layanan yang mendukung kualitas hidup di usia lanjut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span>Pendekatan life-course menjadi penting agar kebutuhan masyarakat dapat saling terhubung dan manfaatnya dirasakan lintas generasi.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><!-- \/\/.adInArticle --><\/p>\n<p><span>\u201cDengan pendekatan ini, kita tidak hanya mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi usia lanjut, tetapi juga membangun fondasi agar mereka dapat menjalani kehidupan yang sehat, produktif, dan sejahtera sejak dini,\u201d ujar Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK RI Woro Srihastuti Sulistyaningrum.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/wartaekonomi.co.id\/read635936\/riset-dbs-foundation-indonesia-perlu-bersiap-hadapi-masyarakat-menua\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacana Berita, Jakarta &#8211; DBS Foundation meluncurkan riset berjudul \u201cIndonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?\u201d. Riset ini menyoroti kesiapan Indonesia dalam menghadapi transisi demografi menuju populasi menua, dengan memanfaatkan bonus demografi saat ini sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masyarakat menua di masa depan.\u00a0 Populasi menua (ageing society) artinya 10 persen populasi telah berusia di atas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110441,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,2],"tags":[],"class_list":["post-110440","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-breaking-news","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110440","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110440"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110440\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110441"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110440"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110440"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wacanaberita.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110440"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}